7 Tempat Wisata Unik di Makassar yang Layak Dikunjungi Saat Liburan




Malino Highland - makassar.tribunnews.com
Malino Highland - makassar.tribunnews.com

Masyarakat Indonesia selama ini hanya mengenal Losari, Fort Rotterdam, dan beberapa objek populer lainnya di Makassar, Sulawesi Selatan. Padahal Makassar memiliki banyak unik lainnya yang tak kalah memukau dan layak untuk dikunjungi. Di mana saja lokasinya? Yuk, simak ulasan lengkap tempat wisata unik di Makassar berikut ini!

Pegunungan Karst

Jika Anda ingin mengagumi keindahan alam ciptaan Tuhan, cobalah untuk sejenak mampir ke Pegunungan Karst terkenal di Makassar yang berlokasi di daerah Maros Pangkep. Tempat ini termasuk objek wisata unik yang dimiliki oleh Makassar. Karst Makassar menawarkan udara yang sejuk dengan pemandangan hutan, sungai, goa, dan danau.

Tak cukup sampai di situ, Karst Maros yang terletak di Makassar ini merupakan pegunungan kapur satu-satunya di Indonesia yang termasuk karst terluas dan terbesar nomor 2 di dunia setelah Tsingy yang berlokasi di Madagaskar. Keren sekali bukan? Jika dari pusat Kota Makassar, Anda membutuhkan waktu sekitar 2 jam untuk menuju Karst lewat darat sejauh 40 km.

Pegunungan Karst - dolandolen.com
Pegunungan Karst – dolandolen.com

Malino Highland

Tempat wisata unik di Makassar berikutnya adalah Malino Highlands. Tempat satu ini disebut-sebut sebagai New Zealand-nya Indonesia. Wah, kira-kira seperti apa ya uniknya? Malino Highland ternyata merupakan kawasan perkebunan teh yang hijau dan subur serta terletak di ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut dengan luas kebun mencapai 200 hektare.

Kesejukan kawasan kebun teh di Malino Highland kabarnya tak kalah dengan kebun teh di Puncak, . Saat berada di Malino Highland, Anda bisa menikmati pemandangan matahari terbenam yang benar-benar menakjubkan serta mencicipi sebuah cafe dengan nuansa arsitektur Jepang yang menyajikan teh hangat olahan kebun teh di sana.

Malino Highland - makassar.tribunnews.com
Malino Highland – makassar.tribunnews.com

Ke’te Kesu

Lain lagi dengan Anda yang menyukai kunjungan wisata berbau etnik atau budaya, Anda pasti bakal girang mampir ke Ke’te Kesu. Ke’te Kesu sendiri artinya adalah pusat kegiatan. Wilayah Ke’te Kesu terdiri dari kawasan perkampungan, kuburan, dan tempat kerajinan ukir khas Makassar. Pusat kegiatan di Ke’te Kesu disebut dengan nama Tongkonan, yakni berupa deretan rumah adat yang benar-benar eksotis.

Lihat Juga:   Info Terbaru Fasilitas & Harga Tiket Masuk Pemandian Air Panas Cisolong Pandeglang

Uniknya lagi, di sekitar Ke’te Kesu kabarnya masih terdapat bangunan megalitikum dan lumbung padi. Anda juga dapat menemukan situs pemakaman unik yang terletak di tebing. Berbeda dari makam pada umumnya, kuburan di Ke’te Kesu dibuat layaknya kuburan gantung. Luar biasa sekali bukan?

Ke’te Kesu - tourtoraja.com
Ke’te Kesu – tourtoraja.com

Masjid Terapung

Warga Makassar dan sekitarnya pasti sudah tak asing lagi dengan ikon wisata religi berupa masjid terapung. Masjid yang mempunyai nama asli Masjid Amirul Mukminin ini berbeda dari masjid pada umumnya yang berdiri di atas sebuah lahan seluas sekian hektare. Masjid Amirul Mukminin dinamai masjid terapung karena memang dibangun di atas perairan yang terletak di Jalan Penghibur No. 289, Losari, Makassar, tepatnya di dekat Pantai Losari.

Kita pun patut bangga karena Masjid Amirul Mukminin dikenal sebagai masjid terapung pertama di kawasan Asia Tenggara. Suasana Masjid Amirul Mukminin terasa begitu tenang, bersih, dan nyaman. Waktu terbaik untuk beribadah maupun hunting foto adalah saat menjelang ibadah salat magrib. Pasalnya Anda bisa salat jemaah sekaligus menikmati ‘bonus’ berupa pemandangan matahari terbenam atau sunset yang benar-benar memukau.

Lae Lae Island

Pulau Lae-Lae Kecil atau yang kerap dijuluki Gussung Tallang adalah salah satu tempat wisata unik di Makassar yang berjarak 1,6 km dari daratan. Lae Lae Island bisa Anda lihat secara jelas dari Pantai Losari. Untuk menuju Lae Lae Island, Anda bisa naik speed boat atau perahu motor nelayan hanya dalam waktu 5 menit dari Dermaga Popsa Makassar. Tenang saja, harga karcis penyeberangan ke Lae Lae Island cukup murah kok, hanya Rp 15 ribuan per orang.

Di Lae Lae Island Anda bisa menikmati hamparan pulau dengan pasir putih yang eksotis dan memanjakan mata. Tak hanya hamparan laut yang indah, di Lae Lae Island juga tersedia banyak gazebo yang bisa Anda gunakan sebagai tempat bersantai sembari memandangi laut. Saat berada di Lae Lae Island, Anda juga bisa berenang, snorkeling, maupun menyelam (diving).

Lihat Juga:   Jero Sading Guest House, Penginapan Bernuansa Bali di Kota Malang

Pantai Akkarena

Selain Pantai Losari, Pantai Akkarena saat ini juga termasuk pantai yang cukup populer di Makassar. Pantai ini tergolong unik karena memiliki pasir pantai yang berwarna hitam. Di Pantai Akkarena Anda dapat berekreasi sembari melakukan berbagai kegiatan seperti olahraga air (water sport) layaknya naik banana boat, jet sky, hingga mencoba naik kendaraan ATV di tepi pantai.

Jangan khawatir, di Pantai Akkarena sudah disediakan pula arena bermain untuk anak-anak serta aneka sajian kuliner khas Makassar yang bisa Anda coba satu per satu. Karena sudah dikelola dengan baik, Pantai Akkarena pun dilengkapi tempat parkir yang luas bagi Anda yang membawa kendaraan pribadi saat bepergian ke sana.

Pulau Kodingareng Keke

Bila berwisata ke Maldives terlalu jauh dan menguras kantong, coba saja wisata ke Pulau Kodingareng Keke yang berada di Makassar. Pulau yang berjarak sekitar 14 km dari Pantai Losari ini dikenal sebagai salah satu surga wisata tersembunyi di Makassar.

Satu hal yang unik dari Pulau Kodingareng Keke adalah, pulau ini ternyata merupakan pulau tidak berpenghuni. Sudah bisa membayangkan kan betapa eksotisnya ke tempat ini? Pasir pantai di Pulau Kodingareng Keke berwarna putih bersih dengan air laut warna biru tosca yang masih jernih. Meski tak berpenghuni, di Pulau Kodingareng Keke terdapat beberapa gazebo untuk bersantai.

Jika dari Kota Makassar, Anda bisa berkendara ke Dermaga Kayu Bangkoa yang ada di depan Benteng Fort Rotterdam, kemudian menyewa perahu motor dengan biaya sekitar Rp 500 ribuan (kapasitas 10 orang). Bagaimana? Tertarik mengunjunginya?




Tentang Dian Kartika1089 Articles
Solo traveler. Menyukai akomodasi murah, tapi tidak anti dengan yang mahal.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan