Info Tiket Masuk ke Masjid Tiban Turen-Malang, Masjid Indah Berarsitektur Eropa

Masjid Tiban Turen Malang - masjid-malang-ajaib-tiban.blogspot.co.id

Jika berwisata ke , rasanya belum lengkap jika Anda belum mengunjungi sebuah masjid dengan arsitektur unik bergaya Eropa, yakni Masjid Tiban Turen. Masjid Tiban terletak di Jl. KH Wahid Hasyim Gang Anggur, Sananrejo, Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65175. Masjid unik ini masih berada dalam satu dengan Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Bihaaru Bahri’ Asali Fadlaailir Rahman. Jangan khawatir, untuk masuk ke Masjid Tiban Anda tak perlu membayar , alias gratis.

Masjid Tiban Turen Malang - masjid-malang-ajaib-tiban.blogspot.co.id

Masjid Tiban Turen Malang – masjid-malang-ajaib-tiban.blogspot.co.id

Pengunjung yang hendak menikmati keindahan Masjid Tiban dari dekat hanya dikenai karcis parkir saja. Untuk parkir kendaraan roda dua atau sepeda motor akan ditarik sebesar Rp 2.000, sedangkan untuk parkir roda 4 tarifnya Rp 5.000. Untuk menuju Masjid Tiban Turen, Anda bisa naik kendaraan pribadi atau naik angkutan umum.

Jika ingin naik angkutan umum dari pusat Kota Malang, Anda bisa naik angkutan kota (angkot) jurusan AG atau LG yang mengantarkan Anda ke Terminal Gadang (Hamid Rusdi). Setelah sampai di Terminal Gadang, Anda bisa melanjutkan dengan naik bus rute Malang – Turen – Dampit. yang dikenakan untuk naik bus arah ke Turen sekitar Rp 7.000 per orang. Nantinya Anda bisa minta sang sopir untuk menurunkan Anda di Masjid Tiban Turen agar Anda bisa diturunkan di tempat yang strategis.

Lihat Juga:   Info Harga Tiket Masuk & Fasilitas Candi Prambanan

Setelah sampai di pemberhentian tersebut, Anda bisa naik ojek dengan biaya sekitar Rp 15.000. Jangan lupa untuk menanyakan nomor sang tukang ojek agar bersedia menjemput Anda lagi saat hendak pulang nanti. Pasalnya dari Masjid Tiban tidak ada angkutan umum yang dapat mengantarkan Anda ke jalan besar.

Satu kisah yang cukup fenomenal dari Masjid Tiban Turen adalah isu yang menyebutkan bahwa masjid ini dibangun berkat bantuan pasukan jin dalam semalam. Namun rupanya pihak pengurus membantah kabar tersebut dan mengklarifikasi bahwa pembangunan masjid dengan ornamen yang didominasi warna biru dan putih ini sudah dilakukan sejak tahun 1968 silam dan baru diresmikan tahun 1978.

Lihat Juga:   Wisma Hari Kota, Idaman Backpacker Ketika Berkunjung ke Medan

Masjid ini dibangun di atas lahan seluas 7 hektare dan terdiri dari 10 lantai. Untuk dapat menjelajahi seluruh bangunan Masjid Tiban, sudah disediakan lift dan tangga yang bisa dinaiki oleh para pengunjung. Pintu masuk Masjid Tiban dibuat berlorong dan dihiasi dengan lampu yang menambah kesan unik dari masjid indah ini.

Di lantai dasar terdapat aula dan toko yang menjual pernak-pernik serta jajanan. Kemudian di lantai atas ada beragam jenis tanaman, dan di lantai yang paling atas Anda bisa menyaksikan keindahan pemandangan yang ada di sekitar kompleks Ponpes dari atas masjid. Kompleks Masjid Tiban juga memiliki halaman yang luas, area parkir, toilet, dan tempat istirahat untuk para pengunjung selama berada di dalam masjid.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>