Update Harga Tiket Masuk Ujung Aspal Wanayasa, Spot Adventure Populer di Purwakarta




Ujung Aspal Wanayasa
Ujung Aspal Wanayasa

Semakin hari, banyak masyarakat Indonesia yang doyan bepergian atau tamasya untuk melepaskan penat. Karena itu, tidak heran jika kemudian banyak baru yang ‘ditemukan’ atau didirikan, salah satunya Ujung Aspal Wanayasa yang terletak di Purwakarta. Untuk bisa berkunjung ke tempat ini, wisatawan dikenakan tiket masuk dengan terjangkau, tetapi bisa naik dua kali lipat jika pengunjung mau melakukan kegiatan camping.

Lokasi Ujung Aspal Wanayasa

Ujung Aspal Wanayasa berlokasi di Desa Pusaka Mulya, Kecamatan Kiara Pedes, Purwakarta, Jawa Barat. Jika Anda berangkat dari wilayah Jabodetabek, Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi atau bus, dengan keluar dari pintu gerbang jalan tol Jatiluhur/Ciganea, kemudian masuk Kota Purwakarta. Setelah itu, menuju Pasar Rebo dan langsung ke arah Pasawahan-Wanayasa-Kiara Pedes, dan selanjutnya masuk ke jalan kabupaten di Desa Pusaka Mulya.

Sementara, bagi mereka yang menggunakan kendaraan sepeda motor, bisa mengambil arah dari Cikampek langsung menuju Sadang, dilanjutkan ke Purwakarta, Pasar Rebo, Pasawahan, Wanayasa, Kiara Pedes, dan masuk ke Desa Pusaka Mulya. Nah, apabila pelancong berasal dari wilayah Pantura seperti Subang, Indramayu, atau Cirebon, bisa melalui jalur Subang-Jalan Cagak, lalu belok kanan menuju Serang Panjang, Kiara Pedes, dan berakhir di Desa Pusaka Mulya.

Lihat Juga:   Menengok Keindahan Laut di Pantai Vio Vio Batam

Pesona Ujung Aspal Wanayasa

Destinasi wisata di Purwakarta ini bisa dibilang cukup populer. Ini sebenarnya merupakan sebuah pengembangan dari hutan pinus milik Perhutani yang bekerja sama dengan LMDH dan tokoh masyarakat serta karang taruna di wilayah setempat. Kawasan wisata ini diresmikan pada tanggal 23 Maret 2016 oleh Bupati Purwakarta, H. Dedi Mulyadi, SH, dan sebelumnya memiliki nama Pasir Panyawangan.

Ujung Aspal Wanayasa - jejakpiknik.com
Ujung Aspal Wanayasa – jejakpiknik.com

Ujung Aspal memang memiliki panorama alam yang mayoritas dihiasi pepohonan jangkung jenis pinus yang berjejer rapi. Hawa di tempat ini sangat karena Burangrang berdiri tegak di belakangnya. Untuk memanjakan para pelancong, di tempat ini juga telah dilengkapi dengan tempat yang terbuat dari kayu khas Sunda dan saung ijuk, serta ayunan tali dan hammock. Selain itu, ada pula tempat lesehan yang terbuat dari bata merah.

Sentuhan unik lainnya yang ada di Ujung Aspal adalah jembatan papan yang berada di antara jajaran pepohonan pinus yang rindang, dan bebas dipakai berjalan oleh para wisatawan. Semua konten yang disajikan di Ujung Aspal ini sangat menarik dan indah, sehingga cocok bagi mereka yang gemar mengabadikan diri lewat kamera, baik secara bersama-sama maupun selfie.

Lihat Juga:   Kayana Regency E3 Batu, Homestay Rumahan Terjangkau Dekat Jalan Protokol

Fasilitas di Ujung Aspal

Meski berada di dalam hutan pinus, bukan berarti di Ujung Aspal tidak dilengkapi dengan fasilitas penunjang. Di tempat ini, para pelancong dapat menemukan sejumlah warung kelontong yang menjual berbagai camilan dan minuman ringan. Meski demikian, pengelola juga tidak mengharamkan wisatawan membawa bekal sendiri dari luar.

Tiket Masuk Ujung Aspal

Untuk bisa berkunjung ke tempat wisata ini, pelancong hanya perlu membayar tiket masuk dengan Rp10.000 per orang di tahun 2022, naik dari Rp5.000 per orang di tahun sebelumnya. Sementara, jika ingin berkemah, wisatawan perlu membayar Rp25.000 per hari dengan sewa tenda Rp150.000 tahun 2022, naik dari Rp10.000 per hari di tahun lalu. 

[Almas]




Be the first to comment

Tinggalkan Balasan