Punya Fasilitas ‘Hotel Gantung’, Berapa Tiket Masuk Gunung Parang?




Hotel Gantung Gunung Parang Purwakarta - panduanwisata.id
Hotel Gantung Gunung Parang Purwakarta - panduanwisata.id

Pamor Gunung Parang saat ini memang semakin meroket. Setelah sebelumnya dikenal sebagai gunung pertama di Indonesia yang dilengkapi jalur pendakian via ferrata, kini ada sebuah ‘ bergantung’ di gunung tersebut, yang diklaim sebagai yang pertama di Asia. Untuk bisa merasakan sensasi mendaki di gunung ini, cukup membayar masuk Rp5.000 hingga Rp10.000 per orang.

Hotel Gantung Gunung Parang Purwakarta - panduanwisata.id
Hotel Gantung Gunung Parang – panduanwisata.id

Gunung Parang berlokasi di daerah Purwakarta, Provinsi Jawa Barat. Gunung ini merupakan sebuah gunung dengan ketinggian sekitar 963 meter dari permukaan laut, atau setara dengan Gunung Nglanggeran di daerah Gunung Kidul, Yogyakarta. Gunung Parang disebut-sebut sebagai objek rock climbing terbesar kedua di Benua Asia.

Tebing Gunung Parang sendiri mulai diperkenalkan sebagai tempat wisata minat khusus, seperti rock climbing, hiking, dan camping pada sekitar tahun 1980 silam oleh tim panjat tebing dari ITB dan Skygers (sekolah panjat tebing pertama di Indonesia). Namun, sebelum ramai digunakan sebagai arena rock climbing oleh pemanjat dari Indonesia dan mancanegara, tebing Gunung Parang dijadikan tempat latihan perang oleh prajurit TNI.

Lihat Juga:   Informasi Lengkap Penginapan Nyaman & Dekat dari Kampus UNDIP Semarang

Untuk kebutuhan memanjat, Gunung Parang memiliki tiga jalur panjat, yaitu Tower I dengan ketinggian jalur panjat sekitar 700 meter, Tower II yang memiliki ketinggian jalur panjat yang hampir sama dengan Tower I namun dengan bentuk meruncing di bagian atas mirip senjata parang, dan Tower III yang terlihat lebih tumpul dan landai.

Bagi sebagian orang, mendaki gunung batu mungkin akan sangat sulit. Nah, untuk memudahkan para wisatawan dalam melakukan pendakian, di Gunung Parang kini telah dilengkapi dengan jalur via ferrata. Ini adalah jalur yang dilengkapi dengan tangga besi yang dipasang pada dinding-dinding batu andesit. Sebagai perlengkapan keamanan tambahan, pengunjung juga dibekali dengan sebuah tali pengaman yang akan dikaitkan di setiap lintasan besi, seat harness, serta helm pelindung.

Wisatawan sendiri bisa naik ke Gunung Karang via ferrata dari Desa Cihuni atau Desa Cirangkong, Desa Pesanggrahan, Kabupaten Purwakarta. Via ferrata terdiri dari beberapa ketinggian, yakni 100 meter, 300 meter, 500 meter, dan 700 meter. Untuk jalur ketinggian 100 meter, biayanya hanya 65.000 per orang, sedangkan jalur ketinggian 300 meter harganya Rp225.000 per orang, serta jalur ketinggian 500 meter dan 700 meter harganya Rp465.000 per orang.

Lihat Juga:   Villa Permata Batu, Referensi Penginapan Murah Dekat Dino Park

‘Hotel Gantung’

Di samping jalur via ferrata, baru-baru ini Gunung Parang juga dilengkapi dengan akomodasi ‘hotel gantung’ dengan ketinggian 400-900 meter. Untuk bisa menginap di hotel ini, pengunjung perlu merogoh kocek sekitar Rp3 juta hingga Rp4 juta per malam. Tarif tersebut sudah termasuk service layaknya hotel pada umumnya, asuransi kecelakaan, dan minum, serta petualangan di Gunung Karang berupa panjat tebing setinggi 900 meter via ferrata.

Tiket Masuk Gunung Parang

Untuk bisa masuk ke lokasi wisata Badega Gunung Parang, pengunjung perlu membayar tiket dengan harga Rp5.000 per orang. Sementara, jika ingin mencoba jalur pendakian lewat Taraje di sisi selatan menuju Puncak Gunung Parang Tower I, dikenakan sebesar Rp10.000, belum termasuk pemandu wisata dengan Rp50.000-Rp100.000.




Be the first to comment

Tinggalkan Balasan