Pemandian Air Panas Alami (PAPA) Songgoriti, Tawarkan Sensasi Relaksasi Berbalut Sejarah

Wisata, pemandian, air panas, songgoriti, kota batu, jawa timur, alamat, lokasi, tarif, fasilitas, sejarah, sumber, gunung panderman, arjuno, welirang, kesehatan, kecantikan

Berbicara mengenai kawasan Songgoriti, tak lengkap rasanya jika kita tidak mengulas dua ikonnya, yakni Candi Songgoriti dan Alami (PAPA) Songgoriti. Kedua objek tersebut dahulu pernah menjadi ujung tombak Kota Batu, sebelum kemunculan Jatim Park dan Angkut. Bahkan, PAPA Songgoriti sempat menjadi salah satu tujuan wajib wisatawan yang berkunjung ke Raya, selain Selecta dan Sengkaling.

Pemandian Air Panas Alami (PAPA) Songgoriti beralamat di Jl. Raya Songgoriti No. 8C, Kelurahan Songgokerto, Kota Batu, . Lokasinya berada sekitar 50 meter di sebelah barat dari Candi Songgoriti.

Dinamakan pemandian alami karena semua air di kolam yang ada di objek wisata ini berasal dari mata air (spring) yang terletak di bawah Candi Songgoriti. Sampai saat ini, asal mula sumber mata air tersebut masih menjadi misteri. Bahkan, para peneliti belum bisa menarik kesimpulan apakah sumber air ini berasal dari Gunung Welirang, Arjuno, atau Panderman.

PAPA Songgoriti memiliki dua untuk berendam, yaitu kolam rendam dan kamar rendam. Kolam rendam lokasinya terbuka, terletak di bagian belakang setelah loket pembayaran. Bentuknya sederhana, yang dilengkapi beberapa meja kursi berpayung untuk berteduh.

Wisata, pemandian, air panas, songgoriti, kota batu, jawa timur, alamat, lokasi, tarif, fasilitas, sejarah, sumber, gunung panderman, arjuno, welirang, kesehatan, kecantikan

Pemandian Air Panas Alami (PAPA) Songgoriti

Sementara, bentuk kamar rendamnya berupa kamar mandi yang dilengkapi bathtub. Bagi pengunjung yang memakai kamar ini, usahakan jangan lebih dari 30 menit, karena hawa panas dan aroma belerang bisa mengakibatkan pusing dan mual.

Lihat Juga:   Penginapan Karang Laut, Akomodasi Murah Dekat Pantai Santolo

Selain untuk berwisata, PAPA Songgoriti sangat cocok dijadikan sebagai terapi dan relaksasi. Pasalnya, kandungan sulfur yang tinggi pada airnya dipercaya bisa menyembuhkan beberapa penyakit seperti gatal, rematik, bahkan stroke ringan. Selain itu, kandungan belerang-nya juga diklaim bisa menghaluskan kulit, sehingga sangat cocok bagi wanita yang ingin mendapatkan kulit yang indah.

Pemandian air panas alami ini menawarkan beberapa jenis untuk pengunjung. Pertama, PAPA 1 dengan tarif Rp20 ribu, termasuk fasilitas berendam di kolam rendam air panas sepuasnya, plus mendapatkan minum teh atau kopi serta snack. Sementara, untuk PAPA 2, seharga Rp25 ribu dengan fasilitas yang didapat sama dengan 1, namun ditambah menu mi instan.

Untuk rombongan yang menginap di sekitar Songgoriti ataupun transit dari wisata Songgoriti, dapat mengikuti paket Transit dengan harga Rp20 ribu. Paket ini dilengkapi dengan fasilitas berendam ±15 menit ditambah makan buffet. Ada pula paket Siwuran sebesar Rp8.500, dengan fasilitas berendam ±15 menit plus teh hangat.

Lihat Juga:   Losmen Arimbi, Penginapan Murah Rp60 Ribuan dekat Stasiun Bandung

Songgoriti

Wisata, pemandian, air panas, songgoriti, kota batu, jawa timur, alamat, lokasi, tarif, fasilitas, sejarah, sumber, gunung panderman, arjuno, welirang, kesehatan, kecantikan

Candi Songgoriti

Berbicara mengenai sumber air panas Songgoriti, tak lengkap rasanya jika tidak membahas soal sejarahnya. Nama ‘Songgoriti’ dalam bahasa Jawa kuno berarti timbunan logam. Nama ini kemungkinan berkaitan dengan sebuah prasasti yang ditemukan tak jauh dari situs candi, yaitu Prasasti Sangguran atau Batu Minto bertarikh 850 Saka atau 928 M, yang dikeluarkan atas perintah Raja Wawa saat itu.

Prasasti yang ditemukan di Dukuh Ngandat, Kota Batu ini memberitakan bahwa raja dan Mahamantri I Hino Pu Sindok bernazar untuk menjadikan Desa Sangguran sebagai wilayah watak Kanjuruhan, suatu perdikan dari Bhatara di suatu bangunan suci yang ada di daerah Sima Kanjurugusalyan di Mananjung. Yang menarik dari prasasti ini adalah disebutkannya Sima khusus bagi para juru gusali, yaitu para pandai. Hal ini sesuai dengan nama-nama desa di sekitar Candi Songgoriti berada.

Pemanfaatan sumber air panas Songgoriti sendiri diperkirakan sejak tahun 929 Masehi atau berbarengan dengan didirikannya Candi Songgoriti. Kala itu, berdasarkan cerita, Mpu Supo diperintahkan oleh Mpu Sindok, raja pertama Kerajaan Medang periode Jawa Timur, untuk membangun tempat peristirahatan. Saat itu, Mpu Supo menemukan kawasan Songgoriti.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>