Layaknya provinsi di pulau sumatera lainnya, Provinsi Lampung juga menawarkan berbagai pesona wisata yang tidak kalah dengan wilayah lain. Mungkin Anda sudah familiar dengan objek wisata seperti gunung Krakatau, Danau Ranau, Merak Belantung, dan juga Taman Nasional Way Kambas dengan atraksi gajahnya. Namun, ada juga spot yang wajib dikunjungi ketika menyambangi provinsi paling selatan Pulau Sumatera tersebut, yaitu pantai Queen Artha.

Pantai Queen Artha berlokasi di Desa Lempasing, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran. Letak pantai ini sekitar 50 meter dari gerbang Kabupaten Pesawaran di Jalan RE Martadinata. Jika wisatawan berangkat dari Bandar Lampung, memerlukan waktu paling cepat 30 menit dan paling lambat 45 menit berkendara. Untuk masuk ke lokasi pantai, wisatawan perlu berjalan lagi sekitar 150 meter dari ruas jalan utama Hanura.
Salah satu pantai yang tersebar di sepanjang Teluk Lampung hingga Teluk Semaka ini merupakan salah satu pantai yang telah dibuka sebagai objek wisata sejak tahun 1995 silam. Sepanjang perjalanannya, Pantai Queen Artha sudah berganti nama sebanyak empat kali. Awalnya, publik mengenal pantai ini dengan sebutan Pantai Sekawarna, lalu berganti menjadi Pantai Tripanca, dan kemudian berubah lagi menjadi Pantai Sahara, hingga akhirnya menjadi Pantai Queen Artha sampai sekarang.

Sebenarnya, pantai yang memiliki garis pantai cukup panjang ini bukan merupakan tujuan wisata utama pengunjung di Lampung. Namun, tidak jarang wisatawan yang berbelok ke Pantai Queen Artha karena malas dengan jalanan yang macet menuju pantai yang lebih populer, seperti Pantai Mutun, Pantai Clara, atau Pantai Sari Ringgung yang kini juga banyak digemari.
Menurut ulasan wisatawan yang pernah berkunjung ke Pantai Queen Artha, pantai ini disebutkan sangat nyaman, aman, dan asyik untuk wisata keluarga atau rombongan. Selain itu, Pantai Queen Artha juga merupakan wisata pantai alternatif yang dekat dengan kota (Bandar Lampung). Pantai ini juga memiliki akses masuk yang dekat dengan jalan utama.
Sementara itu, salah seorang petugas loket di Pantai Queen Artha menuturkan bahwa pantai tersebut sebenarnya sudah lama dikenal masyarakat Lampung. Namun, karena tidak dikelola dengan baik, maka pamornya kalah dibandingkan Pantai Mutun, Pantai Sari Ringgung, atau Duta wisata. Meski demikian, pantai ini cukup ramai dikunjungi saat akhir pekan atau ketika musim libur sekolah.
Aktivitas dan Fasilitas di Pantai Queen Artha
Salah satu kelebihan Pantai Queen Artha adalah pasir pantai di tempat ini sangat lembut dan cocok untuk disusuri tanpa alas kaki. Sementara, perpaduan air laut yang berwarna biru dan hijau toska menjadi satu kombinasi yang memesona pandangan mata. Jika wisatawan ingin berenang, Pantai Queen Artha menjadi lokasi yang cocok untuk melakukan aktivitas yang mengasyikkan tersebut. Namun, pengunjung perlu waspada dalam memilih lokasi yang pas untuk berenang karena di beberapa titik, terdapat karang yang berbahaya untuk olahraga air.
Untuk mendukung aktivitas berenang, penduduk setempat juga banyak yang menyediakan persewaan ban dengan biaya mulai Rp10 ribu sampai Rp15 ribu untuk ukuran besar dan Rp5 ribu untuk ban ukuran kecil. Sementara, untuk urusan salin dan bilas, sebagian penduduk juga telah menyulap gubuk mereka menjadi toilet umum dengan biaya sekitar Rp2.000 sampai Rp5.000.
Sementara, bagi wisatawan yang hobi berburu foto atau penggemar selfie, Pantai Queen Artha menjadi spot yang cocok untuk menyalurkan kegemaran mereka. Pasalnya, pantai ini memiliki beberapa spot menarik untuk diabadikan. Anda yang suka berfoto, pantai ini telah dilengkapi dengan jembatan yang bisa diseberangi hingga ke tengah pantai. Saat pagi maupun sore hari, kawasan pantai ini juga sangat cocok dijadikan tempat hunting foto.
Berbeda dengan pantai lain yang dikelola pihak swasta lengkap dengan sarana fasilitas hiburan, Pantai Queen Artha dapat dikatakan tergolong asri. Pantai ini hanya memiliki fasilitas ala kadarnya, dengan minim hiruk pikuk manusia yang akan mengganggu liburan Anda. Kecuali, jika Anda datang di hari libur tentunya.
Tiket Masuk ke Pantai Queen Artha
Jika Anda ingin berkunjung ke Pantai Queen Artha, biaya masuk ke pantai tersebut relatif terjangkau, yaitu sekitar Rp15.000 bagi pengunjung yang membawa sepeda motor atau Rp25.000 bagi wisatawan yang membawa mobil pribadi. Jika Anda ingin melanjutkan perjalanan ke Pulau Tangkil, Anda pun menyeberang menggunakan perahu yang banyak disewakan di pantai ini dengan biaya sekitar Rp20.000 per orang.
Penginapan di Pantai Queen Artha
Seperti dijelaskan sebelumnya, karena cenderung asri dan masih sepi pengunjung, Pantai Queen Artha belum didukung dengan fasilitas mumpuni, termasuk penginapan. Jika wisatawan ingin bermalam, maka bisa berburu tempat singgah di Bandar Lampung karena lokasinya yang tidak terlalu jauh dari Pantai Queen Artha. Ada beberapa penginapan murah di Bandar Lampung yang bisa disinggahi, berikut beberapa di antaranya.
| Nama Penginapan | Alamat | Tarif per Malam |
| Palapa Guest House | Jl. Pangeran Diponegoro No.154 Tanjung Karang, Bandar Lampung | Rp100 – 250 ribuan |
| Pondok Palapa | Jl. Pangeran Emir M. Noor No.36, Bandar Lampung | Rp90 – Rp170 ribuan |
| Pelangi Residence | Jl. Mataram No.12 Enggal, Bandar Lampung | Rp155 – 250 ribuan |
| Penginapan Urip | Jl. Urip Sumoharjo, Gunung Sulah, Bandar Lampung | Rp110 – 170 ribuan |
| Losmen Gunung Sari | Jl. Kotaraja – Gunung Sari, Bandar Lampung | Rp40 – 50 ribuan |
| Losmen Renny | Jl. Kotaraja – Gunung Sari, Bandar Lampung | Rp40 – 50 ribuan |
| Pondok Inap Aulia | Jl. Z.A. Pagaralam, Bandar Lampung | Rp130 – 155 ribuan |
| Divka Residence | Jl. Pangeran Antasari No. 114, Bandar Lampung | Rp85 – 180 ribuan |
Tarif kamar di atas dapat berubah-ubah seiring dengan waktu, tanpa pemberitahuan terlebih dulu dari kami atau pihak hotel.






