Referensi Tempat Wisata di Kandangan, Kediri




Jembatan Kandangan, Kediri (sumber: radarkediri)

Kandangan mungkin selama ini lebih identik dengan daerah perlintasan yang kerap dilewati mereka yang hendak menuju atau Jombang dari Malang maupun sebaliknya. Kecamatan tersebut memang berada di perbatasan Malang dan Kediri, menjadi jalur utama untuk menuju Kabupaten Malang dan Kota Batu. Padahal, jika menyempatkan singgah sebentar, ada sejumlah menarik yang dapat ditemukan di kawasan tersebut.

Berbicara mengenai di , pamor Kediri mungkin kalah bergaung dibandingkan Batu dan Malang. Padahal, daerah yang dulunya merupakan salah satu kerajaan besar ini punya banyak potensi wisata yang tidak kalah oke dibandingkan tetangganya. Anda bisa menemukan banyak spot liburan yang oke di daerah ini, termasuk di kawasan Kecamatan Kandangan. Lalu, apa saja tempat menarik di wilayah tersebut?

Bukit Gandrung Tanggulasi

Bukit Gandrung Tanggulasi (sumber: dakatour.com)
Bukit Gandrung Tanggulasi (sumber: dakatour.com)

Jika Anda menelusuri situs pencarian Google, salah satu tempat wisata di Kandangan yang paling banyak direkomendasikan adalah Bukit Gandrung Tanggulasi. Spot liburan ini dapat Anda temukan di Desa Medowo, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri. Apabila Anda kebetulan berangkat dari Simpang Lima Gumul, bisa menuju arah timur laut sejauh 35 km atau sekitar satu jam berkendara.

Bukit ini memang istimewa. Pasalnya, saat berada di atas Bukit Gandrung Tanggulasi, wisatawan dapat melihat Gunung Kelud, wilayah Jombang, dan kawasan Kasembon, Malang sekaligus.[1] Karena punya lokasi yang sangat strategis ini, Bukit Gandrung Tanggulasi konon dulunya kerap dimanfaatkan sebagai titik pemantauan pasukan Belanda pada era kolonial.

Tidak hanya menawarkan pemandangan yang keren, Bukit Gandrung Tanggulasi juga sudah dilengkapi dengan sejumlah penunjang yang oke. Di sini, traveler dapat menemukan kolam renang berlatar pemandangan hijau, batang pohon raksasa yang oke untuk latar berfoto, rumah segitiga yang juga cakep untuk background selfie, rumah hobbit, flying fox, batu WBC yang menjadi ikon tempat wisata, hingga gazebo.

Lihat Juga:   Referensi Lengkap Hotel di Jalan KH Wahid Hasyim Jakarta

Lalu, berapa yang perlu dikeluarkan untuk bisa mengunjungi spot yang cantik ini? Menurut bocoran salah satu turis, harga tiket masuk Bukit Gandrung Tanggulasi sebesar Rp6 ribu pada weekend dan Rp8 ribu pada weekend. Apabila wisatawan membawa kendaraan pribadi, perlu membayar parkir sebesar Rp5.000 untuk sepeda motor atau Rp10.000 untuk mobil.

Air Terjun Sumber Jodo

Air Terjun Sumber Jodo (sumber: tribunnews)
Air Terjun Sumber Jodo (sumber: tribunnews)

Masih di kawasan Desa Medowo, tempat rekreasi alami lainnya yang juga dapat Anda datangi adalah Air Terjun Sumber Jodo. Objek wisata ini tepatnya berlokasi di Dusun Mulyorejo, Desa Medowo, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri. Setelah tiba di Dusun Mulyorejo, pengunjung masih perlu menempuh jarak sejauh 1,5 km melalui jalan bebatuan (bisa berjalan kaki maupun mengendarai sepeda motor) untuk tiba di air terjun ini.

Jarak harus ditempuh memang tergolong jauh dan melelahkan. Namun, itu semua langsung terbayar tuntas saat Anda menginjakkan kaki di Air Terjun Sumber Jodo. Berada di kaki Gunung Anjasmoro, air terjun ini memiliki air yang sangat jernih, dengan kontur dua tingkat, satu setinggi 5 meter dan di atasnya setinggi 15 meter. Menurut keterangan warga setempat, dinamakan demikian karena dulunya sempat menjadi lokasi dua insan yang sama-sama merantau ke tempat tersebut.

Selain air terjun, di kawasan ini sebenarnya masih ada sejumlah tempat menarik lainnya yang dapat Anda eksplorasi. Anda bisa menuju goa landak, situs jeding peninggalan Belanda, tebing untuk aktivitas panjat tebing, serta bukit untuk melihat panorama sekitar. Untuk bisa menikmati panorama kece Air Terjun Sumber Jodo, wisatawan cukup membayar biaya parkir sebesar Rp5.000.

Lihat Juga:   Rumah Penginapan Zariff, Homestay Murah Rp600 Ribuan di Johor, Malaysia

Kedung Kalkun (Kedung Kali Banyu Biru)

Kedung Kalkun/Kedung Kali Banyu Biru (sumber: travelandworld.com)
Kedung Kalkun/Kedung Kali Banyu Biru (sumber: travelandworld.com)

Objek wisata ini mulai viral pada pertengahan tahun 2020 ketika dunia sedang dilanda pandemi virus corona. Kedung Kalkun menjadi salah satu daerah tujuan para penggemar gowes yang hendak melakukan aktivitas mandi di kali setelah lelah bersepeda. Pasalnya, Kedung Kalkun memang punya suasana yang masih alami, dengan air sungai yang jernih tampak kebiruan sehingga bagian dasar sungai bisa terlihat.

Menyusuri lokasi yang lebih dalam, kondisi alami memang sangat terasa. Bahkan, beberapa menyebut panorama Kedung Kalkun mirip dengan Green Canyon di Pangandaran. Sejumlah tanaman menjalar di tebing menambah eksotisme aliran Sungai Konto. Bebatuan cadas dan tebing yang elok juga menjadi pemandangan keren lainnya yang disuguhkan Kedung Kalkun.

Aktivitas utama wisatawan yang sering dilakukan ketika tiba di tempat ini, apalagi kalau bukan berendam dan bermain air. Bahkan, tidak sedikit yang berenang di cekungan yang lebih dalam serta melompat dari tebing setinggi tiga meter. Dengan belum adanya penetapan tarif masuk, wisatawan hanya perlu membayar biaya parkir jika kebetulan membawa kendaraan bermotor.

[1] Sumarmi, Syamsul Bachri, Elya Kurmiawati. 2018. Pendampingan Pemetaan Potensi Pertanian Lokal dan Pengelolaannya dalam Mendukung Agro Ekowisata Kecamatan Kandangan Kabupaten Kediri. Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial, Vol. 1(2): 125-134.




Be the first to comment

Tinggalkan Balasan