Bujet Minim? Ini Referensi Tempat Menginap Gratis di Jakarta




Bandara Soekarno-Hatta - bisnis.tempo.co
Bandara Soekarno-Hatta - bisnis.tempo.co

Sebenarnya, tidak sulit mendapatkan menginap ketika Anda kebetulan berkunjung ke . Pasalnya, kota metropolitan ini telah dilengkapi dengan sejumlah , mulai kapsul, homestay, guest house, hingga berbintang. Namun, bagi para pelancong minim bujet, termasuk backpacker, mungkin berburu akomodasi gratis menjadi opsi yang lebih menarik dibandingkan harus mengeluarkan untuk tidur di hotel.

Penginapan, termasuk hotel, memang telah menjadi sarana vital untuk mencukup kebutuhan wisatawan yang berkunjung. Untuk menarik minat turis, kini industri hotel juga semakin berkembang. Tidak hanya menawarkan menginap, banyak akomodasi yang sudah memadukan produk dan layanan, termasuk menyediakan seperti restoran hingga keterampilan staf dan karyawan.[1]

Selain itu, untuk lebih mendatangkan banyak wisatawan, saat ini sudah menjamur budget hotel, tidak terkecuali di Jakarta. Rata-rata menawarkan sewa yang sangat terjangkau, dari sekitar empat ribu hotel baru yang masuk pasar Jakarta hingga 2015 lalu, sebanyak 48 persen di antaranya, atau sekitar 1.920 , adalah budget hotel.[2] Jumlah ini tentunya semakin bertambah seiring persaingan city hotel yang semakin ketat.

Meski menawarkan tarif yang sangat terjangkau, berada di kisaran Rp100 ribuan per malam, bahkan ada yang di bawahnya, hotel bujet tidak serta-merta diminati wisatawan. Untuk menghemat pengeluaran, sejumlah pelancong, termasuk backpacker, lebih memilih untuk mendapatkan penginapan tanpa biaya sewa. Nah, jika Anda juga termasuk traveler demikian, berikut sejumlah tempat menginap gratis yang dapat Anda temukan di Jakarta.

Lihat Juga:   5 Penginapan Recommended di Alor NTT, Fasilitas dan Tarifnya

Istiqlal

Ini bisa dikatakan salah satu landmark Jakarta, bahkan Indonesia. Digagas pada tahun 1953, Masjid Istiqlal hingga saat ini masih menyandang status sebagai masjid terbesar di kawasan Asia Tenggara, yang berdiri di atas lahan seluas 9,5 hektar. Mengusung arsitektur modern, dengan ornamen baja anti-karat dan motif geometris berwarna putih, masjid ini tidak hanya mengundang decak kagum umat Muslim, tetapi juga non-Muslim.

Meski fungsi utamanya adalah sebagai tempat beribadah, namun pelancong yang datang dari luar kota bisa juga bermalam di masjid ini. Bahkan, setiap bulan Ramadan, masjid ini tidak pernah sepi pengunjung. Mereka rata-rata menghabiskan malam di Masjid Istiqlal dengan beribadah, berzikir, plus beristirahat barang sejenak. Namun, untuk bisa menginap di masjid ini, pengunjung harus mendapatkan izin dari pihak keamanan dan pimpinan Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal.

Masjid Istiqlal - travel.kompas.com
Masjid Istiqlal – .kompas.com

Stasiun Pasar Senen

Tempat lain di Jakarta yang sesekali mengizinkan pelancong untuk menginap secara gratis adalah Stasiun Pasar Senen. Biasanya, stasiun terbesar di Jakarta selain Stasiun Gambir ini dipadati pengunjung saat momen mudik menjelang Lebaran. Menantikan jadwal keberangkatan kereta api pada pagi hari, calon penumpang lebih memilih tidur di peron stasiun agar tidak ketinggalan kereta.

Untuk meningkatkan kenyamanan para calon penumpang dan pengguna jasa, pihak PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) sendiri sudah menyediakan sejumlah fasilitas di stasiun tersebut. Saat ini, Stasiun Pasar Senen telah dilengkapi dengan 700 kursi di ruang tunggu penumpang, 92 kursi di ruang tunggu u penumpang zona 2, perpanjangan peron 3 dan 4, serta pelebaran ruang tunggu penumpang di zona 3.

Lihat Juga:   Info Terbaru Penginapan Representatif di Rangkasbitung, Banten
Stasiun Pasar Senen - foto.tempo.co
Stasiun Pasar Senen – foto.tempo.co

Bandara Soekarno-Hatta

Letak bandara ini mungkin tidak tepat di Jakarta, melainkan di Tangerang. Namun, Bandara Internasional Soekarno-Hatta alias Soetta telah menjadi pintu masuk utama wisatawan menuju Jakarta dan Indonesia. Sejak dioperasikan pertama kali pada tahun 1985 untuk menggantikan Bandara Kemayoran, perkembangan pelabuhan udara ini sangat pesat. Saat ini, bahkan sudah didirikan Terminal 3 dengan sejumlah fasilitas canggih berbasis teknologi digital.

Nah, untuk mereka yang baru saja turun dari pesawat dan lelah setelah perjalanan jauh atau yang takut ketinggalan jadwal penerbangan, telah terdapat banyak spot yang bisa dijadikan lokasi bermalam dengan tenang dan nyaman. Anda bisa mampir ke Terminal 1A, tepatnya di Red Corner. Alternatif lainnya, Anda bisa mencoba menginap di ruang tunggu Terminal 2F atau di ruang tunggu Terminal 3.

Bandara Soekarno-Hatta - bisnis.tempo.co
Bandara Soekarno-Hatta – bisnis.tempo.co

[1] Baetie, Destiana. 2018. Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Keputusan Tamu di Hotel Niagara Parapat Provinsi Sumatera Utara. JOM FISIP, Vol. 5(1).

[2] Carolina, Claudia dan Helena Rosady. 2013. Analisa Faktor-Faktor yang Mendorong Keputusan Konsumen dalam Memilih Artotel Butik Hotel Surabaya. Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Universitas Kristen Petra, Vol. 1(2): 458-471.




Be the first to comment

Tinggalkan Balasan