Pesona, Lokasi, dan Fasilitas di Pantai Ora, Ambon




Pantai Ora Ambon - www.ilmitour.com
Pantai Ora Ambon - www.ilmitour.com

Indonesia bagian timur memang belum terlalu sering dijadikan destinasi wisata favorit para , baik dalam negeri maupun mancanegara. Letak yang jauh, dan karenanya membutuhkan yang besar, menjadi salah satu alasan kenapa masih belum banyak yang berkunjung ke wilayah ini. Padahal, di Indonesia timur, terdapat banyak objek wisata yang menakjubkan, terutama wisata , salah satunya Pantai Ora yang berada di dekat Ambon, .

Pantai Ora Ambon - www.ilmitour.com
Pantai Ora Ambon – www.ilmitour.com

Pantai Ora berada di Desa Salemen, Kecamatan Seram Utara, Maluku Tengah. Objek wisata yang berlokasi di ujung barat Teluk Sawai ini terletak di sebelah barat Desa Saleman dan Desa Sawai, di tepi hutan Nasional Manusela. Pantai Ora, dan juga Desa Sawai, merupakan objek wisata di Teluk Sawai yang setiap tahunnya mampu menyedot sekitar 500 wisatawan dari dalam dan luar negeri, kebanyakan turis asing dari Belanda, Jepang, dan AS.

Rute ke Pantai Ora

Untuk menuju Pantai Ora, jika wisatawan berangkat dari Jakarta, harus menempuh udara menggunakan pesawat terbang ke Ambon. Setibanya di Kota Ambon, pintu menuju Pantai Ora adalah melalui Pelabuhan Hulnara, Tuleho. Di pelabuhan yang lebih terkenal dengan sebutan Pelabuhan Tuleho ini, terdapat kapal feri dengan kapasitas penumpang 350 orang menuju Pelabuhan Amahai, Pulau Seram dengan jadwal dua kali setiap harinya dan tarif sebesar Rp150 ribuan untuk kelas VIP dan Rp92 ribuan untuk kelas ekonomi. Perjalanan ini sendiri memakan waktu sekitar 2 jam.

Pantai Ora Ambon - www.ilmitour.com
Pantai Ora Ambon – www.ilmitour.com

Setibanya di Pelabuhan Amahai, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menggunakan angkutan umum selama kurang lebih dua jam menuju Desa Sawai di Kabupaten Maluku Tengah. Sarana transportasi umum yang biasa digunakan untuk melakukan perjalanan ini adalah Trans Seram, dengan menyusuri wilayah Kota Masohi dan wilayah Teon, Nila, Serua, serta liku-liku jalur pegunungan di Taman Nasional Manusela.

Setelah sampai di pelabuhan desa, perahu dengan mesin kecil akan mengantarkan wisatawan menuju Pantai Ora dengan waktu perjalanan sekitar 15 menit. Sementara, bagi penduduk setempat, dari Desa Saleman dan Desa Sawai, Pantai Ora biasa ditempuh dengan berjalan kaki menyusuri tebing dengan jalan setapak di pesisir Teluk Sawai.

Lihat Juga:   Info Lengkap dan Terbaru Tarif Penginapan di Manado

Pesona Pantai Ora

Pantai Ora memiliki panorama yang sangat indah, dengan mengandalkan pasirnya yang putih bersih, air laut berwarna biru jernih, dan kekayaan terumbu karang dan biota laut. Keindahan pantai ini banyak disebut sebagai surga duniawi dan sering disejajarkan dengan keindahan pantai di Maladewa, Pantai Boracay di Filipina, atau Pantai Bora-Bora di Samudera Pasifik.

Selain menikmati keindahan pantai, ada beberapa aktivitas yang bisa dilakukan wisatawan selama berkunjung ke pantai tersebut. Wisatawan dapat melakukan aktivitas snorkeling dan diving, serta tidak perlu menyelam terlalu dalam. Pasalnya, pada kedalaman dua sampai tiga meter, wisatawan sudah dapat melihat kecantikan berbagai terumbu karang dan ikan kecil di bawah laut Pantai Ora.

Terumbu karang yang terdapat di sekitar Pantai Ora umumnya adalah terumbu karang dengan kontur tipe landai, karena lautnya yang dangkal. Ketika air laut sedang surut, hamparan terumbu karang dapat dilihat tanpa harus menyelam. Bulu babi (Sea urchin – Echinoidea) dan bintang laut berduri (Acanthaster planci) masih banyak terdapat di laut sekitar pantai Ora. Kegiatan snorkeling juga dapat dilakukan di yang berdekatan dengan tebing, yang menjadi hal yang langka dan mengasyikkan.

Selain snorkeling, masih banyak aktivitas yang bisa dilakukan di Pantai Ora. Berkunjung ke Taman Nasional Manusela yang terletak di belakang Ora Beach Resort, dapat menjadi salah satu opsi menarik. Di Taman Nasional Manusela ini, terdapat sekitar 117 spesies burung, dengan 14 di antaranya merupakan spesies endemik, seperti nuri bayan, kasturi tengkuk-ungu, raja udang, dan kakatua Maluku. Para wisatawan juga dapat menggunakan perahu bermotor atau kapal nelayan untuk menikmati pemandangan di sekitar Taman Nasional Manusela.

Lihat Juga:   Lokasi & Harga Tiket Taman Seribu Bunga di Berastagi, Spot Cantik untuk Selfie

Wisatawan juga dapat berkeliling (island hooping) ke beberapa pulau kecil di Teluk Sawai dengan menggunakan perahu. Ada Pulau Sawai, Pulau Raja, Pulau Kelelawar, Pulau Tujuh, Pulau Tengah, dan Pulau Sapalewa yang menunggu untuk dijelajahi. Untuk mengelilingi pulau-pulau ini, diperlukan waktu hanya sekitar 30 menit saja.

Selain itu, para wisatawan juga dapat mengunjungi Mata Air Belanda (Dutch springs) yang berupa sungai kecil yang mengalir dari gunung dan bermuara di pantai Teluk Saleman. Mata air ini dinamakan Mata Air Belanda karena dulu Belanda menemukan sumber mata air di tepi pantai yang airnya dingin dan rasanya tawar. Menikmati suasana di sekitar mata air ini ditemani tegukan air kelapa menjadi pengalaman yang menyenangkan.

di Pantai Ora

Di Pantai Ora sendiri, tidak terdapat banyak warung makan karena yang ada hanyalah fasilitas dari Ora Beach Resort. Namun, untuk masalah penginapan, tidak perlu khawatir karena banyak akomodasi yang disediakan di tempat ini untuk bermalam. Uniknya lagi, akomodasi di Pantai Ora berbentuk rumah panggung di atas laut dan kebanyakan merupakan milik penduduk setempat, sedangkan Ora Beach Resort merupakan satu-satunya resort yang ada di kawasan pantai ini.

Penginapan berbentuk rumah panggung tersebut, meski tidak terlalu mewah, tetapi akan memberikan pengalaman tersendiri bagi pengunjung. Saat bermalam di tempat ini, akan terdengar jelas deburan ombak yang silih-berganti, dan pada pagi harinya akan dapat langsung menyaksikan pemandangan air laut sesaat ketika membuka jendela . Untuk tarif menginap, bervariasi tergantung fasilitas yang ditawarkan, yaitu sekitar Rp400 ribu per malam untuk tipe rumah darat, Rp450 ribu per malan untuk rumah panggung, dan Rp750 per malam untuk rumah terapung.




Be the first to comment

Leave a Reply

Berikan rating*

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*