Pantai Kobaran, Pantai Eksotis Nuansa Bali di Gunung Kidul-Yogyakarta

Pantai Kobaran - wisatapedi.com

Kobaran atau yang lebih dikenal dengan sebutan Ngobaran merupakan salah satu eksotis yang letaknya tidak terlalu jauh dari Ngrenehan, Gunung Kidul, . Bahkan kabarnya masuk Ngobaran jadi satu dengan Ngrenehan. Tak perlu khawatir, harga tiket masuk Pantai Ngobaran cukup kok, hanya Rp 3.000 saja per orang.

Lokasi Pantai Kobaran berada di gugusan laut pantai selatan, tepatnya di Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jarak Pantai Ngobaran sekitar 2 km saja dari Pantai Ngrenehan. Rute atau jalan menuju Pantai Ngobaran cukup mudah. Setidaknya terdapat 2 rute yang bisa Anda tempuh.

Rute pertama dengan melewati Jalan Imogiri Timur dari Kota Jogja. Kemudian berkendara lurus saja sampai pertigaan Pasar Imogiri, ambil jalur kanan. Lalu lurus saja dan nanti ambil jalur kiri ke arah Selopamioro, hingga nanti Anda menemukan jalur lintas selatan. Ikuti saja jalur tersebut hingga Anda menemukan petunjuk arah ke Pantai Ngobaran di sisi kanan jalan.

Pantai Kobaran - gembolransel.com

Pantai Kobaran – gembolransel.com

Sedangkan rute yang kedua adalah dengan melewati Jalan Wonosari dengan berkendara dari Kota Yogyakarta. Nantinya Anda tinggal berkendara mengambil arah ke Pantai Baron. Jika sudah sampai di pertigaan Pantai Baron, ambil kanan. Nantinya di kiri jalan sudah terdapat petunjuk arah menuju Pantai Ngobaran yang bisa Anda ikuti. Jika dari Jogja, jarak ke Pantai Ngobaran mencapai 65 km.

Anda yang berangkat dari Klaten juga bisa berwisata ke Pantai Ngobaran dengan melewati jalur Klaten, Cawas, Karangmojo, Wonosari, Siraman, Pulutan, Wiyoko, Paliyan, Pasar Trowono, Kanigoro, hingga sampai di Pantai Ngobaran. Sedangkan rute ke Pantai Ngobaran dari Solo juga sama, Anda bisa langsung berkendara ke Klaten dan mengikuti rute seperti yang dijelaskan sebelumnya.

Lalu, apa sebenarnya yang menarik dari Pantai Kobaran Gunung Kidul? Menurut , pantai ini dulunya adalah tempat Raja Brawijaya V melakukan upacara pembakaran diri atau moksa karena tak ingin berperang melawan putranya sendiri, Raden Patah. Dari cerita tersebut konon masyarakat menyebutnya dengan Pantai Ngobaran, yang berasal dari kata kobaran api.

Lihat Juga:   Daftar Lengkap Tarif Penginapan Hotel di Ancol, Jakarta

Selama ini banyak pula orang yang menyebut Pantai Ngobaran sebagai Pantai Yogya Rasa Bali. Maklum saja, nuansa di Pantai Ngobaran ternyata masih kental dengan agama Hindu. Di sana Anda bisa menemukan pura untuk tempat beribadah umat Hindu. Uniknya, di dekat pura juga ada musala yang dipakai tempat ibadah umat muslim. Tak seperti musala pada umumnya, musala ini sengaja dibangun menghadap arah selatan. Tetapi umat Islam di sana tetap melaksanakan salat dengan menghadap ke arah kiblat.

Tak hanya itu saja, di area Pantai Ngobaran juga kerap dilangsungkan upacara ritual bagi penganut aliran Kejawen. Sehingga bisa dibilang bahwa pantai ini adalah wujud toleransi yang nyata antara sejumlah pemeluk agama dan keyakinan tertentu di Gunung Kidul. Saat pertama kali menginjakkan kaki di Pantai Ngobaran, Anda mungkin juga akan langsung mencium bau dupa atau kemenyan yang merupakan bagian dari sesajen pemeluk kejawen di sana.

Di Pantai Ngobaran juga terdapat arca yang mirip dengan arca Ganesha, Siwa, dan sebagainya. Tak hanya arca-arca bernuansa Hindu saja, di Pantai Ngobaran Anda akan menemukan bukit karang yang posisinya lebih tinggi. Dari atas bukit tersebut Anda dapat melihat pemandangan dari sisi tertinggi dan juga menyaksikan pemandangan matahari terbit alias sunset tanpa penghalang apapun. Luar biasa bukan?

Pantai Kobaran - wisatapedi.com

Pantai Kobaran – wisatapedi.com

Air di Pantai Kobaran pun kabarnya masih biru dan jernih. Keunikan dari pantai ini, ketika surut akan terlihat kolam-kolam kecil yang terbentuk dari karang-karang yang tertutup alga atau sejenis rumput laut dan di dalamnya terdapat beragam biota laut. Di kolam-kolam tersebut biasanya dimanfaatkan oleh nelayan setempat yang ingin menjual hasil laut tanpa harus menggunakan kapal atau perahu untuk melaut. Biota laut yang berhasil dikumpulkan bermacam-macam, misalnya lobster, landak laut, kerang-kerangan, bintang laut, hingga rumput laut.

Lihat Juga:   Galaxy Guest House Jakarta, Pilihan Hemat menginap di pusat Ibukota

Nah, bicara soal biota laut, rupanya hasil tangkapan nelayan di pinggir-pinggir pantai tersebut biasanya diperjual-belikan dan bebas Anda beli berapapun jumlahnya. Sebagai contoh, untuk karangan simbar yang kerap dijadikan bahan membuat kerupuk dijual dengan Rp 3-5 ribuan per kg, karangan lumut Rp 1.500-200 per kg, dan karangan ager yang kerap dijadikan bahan membuat agar-agar harganya Rp 1.200-1.500 per kilogram. Jangan lupa juga untuk mencoba sedapnya peyek rumput laut di Ngobaran yang dijual dengan Rp 2 ribuan saja per bungkus.

Anda juga tak boleh ketinggalan mencoba khas di Pantai Ngobaran, yakni landak laut goreng. Menu satu ini biasanya dijajakan di warung-warung yang ada di sana. Menurut warga setempat, daging landak laut sangat kenyal dan lezat. Cara menyantap landak laut pun unik, duri landak sebelum dipotong terlebih dahulu hingga rata, baru kemudian dipecah menggunakan sabit sampai dagingnya terlihat. Lalu daging landak laut dicongkel. Menu ini tentunya bisa jadi alternatif menu ekstrem yang dapat Anda cicipi selama di Kobaran.

Fasilitas yang tersedia di Pantai Kobaran Gunung Kidul sebenarnya cukup lengkap. Sejak dari pintu masuk, Anda akan disambut dengan toko yang menjual oleh-oleh khas Pantai Ngobaran. Jika kelaparan setelah menempuh perjalanan panjang, di sana juga terdapat warung makan yang menjajakan menu-menu seafood yang tentunya menggugah selera. Tersedia pula kamar mandi atau toilet yang cukup bersih dan terawat.

Bagi yang membawa kendaraan pribadi, sudah disediakan area parkir yang cukup luas. Parkir sepeda motor dipatok sekitar Rp 2.000, sedangkan parkir mobil tarifnya Rp 5.000. Namun untuk urusan penginapan kabarnya masih belum tersedia , homestay, atau sebagainya di dekat Pantai Ngobaran. Apabila Anda ingin bermalam di sana, Anda mungkin bisa mencoba untuk camping dengan meminta izin terlebih dahulu pada pihak pengelola Pantai Ngobaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>