Nongkojajar, Kawasan Agrowisata dan Wisata Budaya di Pasuruan




bhakti alam - nongkojajar.com

Selama ini, publik memang lebih mengenal Bromo dan Penanjakan sebagai objek unggulan di Kabupaten . Padahal, kabupaten yang secara administratif berdempetan dengan Kabupaten ini juga memiliki banyak objek atau daerah wisata menarik lainnya yang patut dikunjungi, salah satunya Nongkojajar.

bhakti alam - nongkojajar.com
bhakti alam – nongkojajar.com

 

Secara administratif, nama Nongkojajar memang tidak tercantum dalam peta tata pemerintahan Kabupaten Pasuruan. Sebab, Nongkojajar merupakan sebutan lain atau nama beken dari Desa Wonosari, Kecamatan Tutur yang berada di kawasan kaki Gunung Bromo. Jika dari arah Purwodadi, wilayah ini hanya berjarak sekitar 21 km atau bisa ditempuh dalam waktu 30 menit berkendara.

Nongkojajar menawarkan pemandangan alam yang masih segar sehingga sangat cocok sebagai pilihan mereka yang ingin rileks setelah sibuk dengan kegiatan sehari-hari. Itu sebabnya, di kawasan ini banyak rumah retreat atau rumah warga yang bisa disewa sebagai home stay.

Kawasan yang sering salah diartikan masuk di wilayah administratif Kabupaten Malang ini memiliki banyak objek wisata menarik. Salah satu yang banyak dikunjungi adalah Bukit Flora, sebuah agrowisata yang menyajikan beraneka ragam tanaman bunga seperti anggrek, krisan, dan aneka bunga lainnya. Di Bukit Flora juga terdapat dengan empat kamar yang bisa disewa dengan kapasitas 100 orang.

Selain Bukit Flora, objek wisata lain yang ada di Nongkojajar adalah Bhakti Alam. Mirip seperti Bukit Flora yang menawarkan agrowisata, namun Bhakti Alam menyajikan aneka buah-buahan. Di sini, pengunjung bisa melihat dan mencicipi durian, apel, jeruk, strawberry, hingga salak. Selain itu, ada pula peternakan sapi perah dan tempat proses pembuatan susu sapi menjadi produk .

Di samping itu, masih ada Condido Agro, Krisna Agro, Elvira Agro, hingga Cinta Waru atau Cinta. Tak ketinggalan, wisata petik apel Nongkojajar yang memang sudah tersohor ke seantero negeri.

Selain wisata alam, Nongkojajar juga menyajikan wisata yang terangkum dalam Grebeg Memetri Desa Wonosari. Acara selamatan ini sudah dilakukan sejak zaman kolonial Belanda hingga sekarang. Acara ini digelar setiap tanggal 18 Agustus dengan menyajikan pasar rakyat serta kesenian tradisional seperti pencak silat, jaran goyang, hingga bantengan.

Setelah berwisata ke Nongkojajar, pengunjung juga bisa meneruskan perjalanan ke Gunung Bromo, karena Nongkojajar merupakan pintu gerbang ke objek wisata andalan Jawa Timur tersebut. Alternatif lain, bisa melanjutkan perjalanan ke Kebun Raya Purwodadi atau Safari Indonesia II Prigen.

Lihat Juga:   Daftar Penginapan Nyaman & Recommended di Samosir, Sumatera Utara




Be the first to comment

Tinggalkan Balasan