Info Fasilitas dan Biaya Penginapan di Pulau Tunda

Kost Taman Kalbu - @adi wajdi

Anda pernah berwisata ke Pulau Tunda? Jika belum, tampaknya Anda harus memasukkan pulau satu ini dalam destinasi Anda yang akan datang. Apabila dilihat dari peta, Pulau Tunda tampak masih merupakan satu kesatuan dengan Kepulauan Seribu. Terlebih karena letaknya bersebelahan dengan Pulau Tidung. Bedanya, jika pulau-pulau di Kepulauan Seribu ada di Teluk , maka Pulau Tunda ada di Teluk Banten.

Pulau Tunda adalah pulau berpenghuni yang termasuk dalam wilayah Kabupaten Serang, Banten. Pulau yang dihuni oleh lebih dari 3.000 orang ini mempunyai luas mencapai 300 hektare. Para warga di sana rata-rata bekerja sebagai nelayan dan sebagian juga ahli dalam membuat kapal berbahan kayu.

Tidak seperti pulau-pulau lain di kawasan Pulau Seribu, Pulau Tunda masih terbilang tenang dan asri. Kabarnya masih jarang berkunjung ke pulau ini. Padahal Pulau Tunda memiliki perairan yang jernih dan juga terumbu karang yang indah. Oleh sebab itu, bagi Anda yang hobi snorkeling atau diving, maka Pulau Tunda bisa menjadi spot yang sempurna untuk menghabiskan momen liburan Anda.

Untuk menuju Pulau Tunda, Anda bisa naik kapal dari Dermaga Karangantu Serang. Dari dermaga, Anda dapat menyeberang naik KMP Tunda Ekspres menuju Pulau Tunda dengan waktu tempuh sekitar 2 jam perjalanan apabila kondisi ombak sedang tenang. kapal dari Dermaga Karangantu Serang ke Pulau Tunda biasanya berangkat pada siang hari jam 13.00 WIB dan berangkat dari Pulau Tunda ke Serang pada pukul 07.00 WIB. Harga tiket untuk naik kapal dan menyeberang ke Pulau Tunda cukup murah, hanya sekitar Rp 50 ribuan saja per orang.

Homestay Kemuncangan - @Nek Meisya

Kemuncangan – @Nek Meisya

Tetapi bila Anda datang bersama rombongan dalam jumlah banyak, Anda juga bisa menyewa kapal nelayan yang ada di Dermaga Karangantu dengan antara Rp 1,5 juta hingga Rp 2 jutaan per kapal. Apabila menyewa kapal nelayan, Anda dapat menyesuaikan waktu keberangkatan pada pagi hari dan kapal tersebut dapat disewa sekaligus untuk snorkeling di beberapa spot yang bagus selama 2 hari.

Lihat Juga:   Harga Tiket Masuk dan Penginapan di Pantai Pasir Putih, Situbondo

Karena masih alami dan belum dikomersialisasikan layaknya Pulau Seribu dan Pulau Umang, maka fasilitas di Pulau Tunda pun mungkin masih belum selengkap seperti di kedua pulau tersebut. Tapi tenang saja, sebab di Pulau Tunda sudah ada beberapa pilihan penginapan berupa homestay yang dikelola oleh penduduk setempat. Harga atau biaya sewa di Pulau Tunda berkisar mulai dari Rp 250 ribuan hingga Rp 500 ribuan per malam

Saat menginap di Pulau Tunda, Anda bisa merasakan sensasi yang mungkin tak bisa Anda temukan di lain. Pasalnya homestay di Pulau Tunda berada di area perkampungan penduduk dan rasanya begitu homey. Sayangnya karena aliran listrik di Pulau Tunda masih sering padam, fasilitas penginapan yang disediakan di Pulau Tunda umumnya masih non-AC.

Apabila ingin lebih berhemat, para backpacker biasanya membawa tenda sendiri dan camping di Pulau Tunda. Untuk urusan makanan pun tak perlu bingung, sebab sudah ada warung yang menjual makanan dengan harga relatif terjangkau, sekitar Rp 25 ribuan per porsi. Tak hanya restoran dan penginapan, di Pulau Tunda pun sudah tersedia toilet yang cukup layak.

Beberapa penduduk atau pengelola homestay juga menyewakan alat snorkel, sehingga Anda yang tertarik untuk snorkeling pun tak perlu repot-repot membawa peralatan sendiri. Tarif sewa alat snorkeling di Pulau Tunda biasanya dipatok sekitar Rp 50 ribuan. Tidak terlalu mahal kan? Spot snorkeling terbaik di Pulau Tunda kabarnya berada di sebelah barat atau timur pulau. Bagi Anda yang hendak menyewa kapal untuk snorkeling setidaknya siapkan budget sekitar Rp 500 ribuan.

Lihat Juga:   Homestay Omah Qolby, Penginapan Homey Favorit Wisatawan di Oro-Oro Ombo

Kabar baiknya, jika Anda sedang beruntung atau perairan sedang tenang, Anda bisa menyaksikan lumba-lumba sedang berenang di Pulau Tunda layaknya pemandangan epik di Maldives. Wah, luar biasa sekali bukan? Terlebih karena masih belum begitu banyak dikunjungi oleh wisatawan, kekayaan biota laut di Pulau Tunda pun masih terjaga. Waktu terbaik untuk mengunjungi Pulau Tunda adalah ketika musim kemarau, yakni antara bulan Mei hingga November.

Sayangnya, karena Pulau Tunda ada di sebelah barat Kepulauan Seribu, Pulau Tunda kerap menjadi tempat yang kebagian sampah-sampah laut yang terbawa arus akibat ulah para wisatawan di Kepulauan Seribu ketika sedang musimnya ombak. Oleh sebab itu, jika berkunjung ke Pulau Tunda, sebisa mungkin jangan sampai membuang sampah sembarangan dan mengotori lingkungan di sana ya!

Kost Serang

Kost Serang

Apabila Anda ingin sekaligus beramal dan membantu memajukan penduduk di sana, jangan lupa untuk membawa beberapa buku bacaan yang masih layak baca. Di Pulau Tunda kabarnya ada sebuah taman bacaan untuk mengedukasi anak-anak yang tinggal di sana. Karena pulau mereka jauh dari peradaban, akses terhadap informasi mungkin masih belum sepesat mereka yang tinggal di perkotaan. Oleh sebab itu membaca jadi hal yang sangat bermakna bagi anak-anak di Pulau Tunda.

Apabila Anda enggan berenang atau snorkeling, Anda masih tetap dapat mengecap keindahan Pulau Tunda dekat berjalan-jalan di pinggir . Jalan-jalan setapak yang ada di Pulau Tunda kabarnya tertata rapi dan bersih, sehingga Anda bisa menghabiskan waktu sambil menikmati pemandangan dan berfoto-foto selfie tentunya. Hal lain yang tak kalah seru, Anda bisa melakukan aktivitas memancing di laut. Ikan-ikan di Pulau Tunda biasanya senang berkeliaran di sekitar koral. Setelah memancing, Anda bisa langsung membakar ikan-ikan hasil tangkapan Anda tersebut di tepi .

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>