Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan provinsi yang terletak di bagian tenggara Indonesia dengan Kupang sebagai ibu kotanya, terdiri atas beberapa pulau yaitu Flores, Sumba, Timor, Alor, Lembata, Rote, Sabu, Adonara, Solor, Komodo, dan Palue.[1] Tidak cuma Flores dan Sumba, Pulau Sabu juga punya spot alam yang luar biasa sehingga dapat menjadi sering menjadi lokasi liburan. Beberapa hotel pun sudah tersedia untuk memenuhi kebutuhan bermalam turis dengan fasilitas dan tarif bervariasi.
Pulau Sabu juga dikenal sebagai Pulau Sawu, Seba, Hawu atau Hawoe. Penduduk setempat menyebut pulau ini sebagai Rai Hawu (Pulau Hawu). Pulau ini terletak di sebelah selatan perairan Laut Sawu, di sebelah timur Pulau Sumba dan sebelah barat Pulau Rote. Luas Pulau Sabu adalah 414 km persegi dan menjadi tempat tinggal Suku Sabu.
Ada jutaan pohon lontar yang menjadi ciri khas dari Pulau Sabu. Pulau ini juga memiliki topografi bukit berkapur dengan daratannya sebagian besar tertutup oleh padang rumput. Pasir pantainya putih dan bersih, dengan air laut yang jernih dan ombak pantai yang menantang. Selain pantai, pelancong pun dapat menemukan sumber mata air, goa alam, dan pelabuhan. Di Pulau Sabu terdapat pula acara adat Hole yang biasa diadakan pada bulan April-Juni. Acara adat ini merupakan ritual upacara adat utama dan teramai di Pulau Sabu.
Spot Wisata Pulau Sabu
- Bukit Ledeana. Bukit ini sangat bagus untuk dijadikan spot foto yang menarik, apalagi pada saat musim penghujan. Akses jalan menuju bukit ini juga tidak begitu sulit karena bukitnya yang tidak terlalu tinggi. Anda dapat langsung mengaksesnya dengan menggunakan kendaraan untuk menuju puncaknya.
- Kelabba Maja. Salah satu tempat wisata Pulau Sabu yang indah yang berada di Kecamatan Sabu Liae, Kabupaten Sabu Raijua, NTT. Di Kelebba Maja, Anda dapat menikmati ukiran alam yang indah berupa bebatuan dengan lukisan erosi dengan warna merah marunnya yang cantik.
- Pantai Napae. Pantai ini memiliki pasir putih dan arus ombak cenderung tenang. Di seputaran pantai ini, pemerintah setempat telah membangun lopo-lopo unik khas Sabu yang dapat digunakan sebagai tempat beristirahat. Di sana juga terdapat aula budaya yang digunakan sebagai tempat pertunjukan seni dan adat budaya.
- Gua Malaba. Gua ini lumayan unik karena terletak di bawah pohon beringin yang rindang. Letaknya yang berdampingan dengan pantai berpasir putih dan perbukitan dengan bebatuan yang unik membuat Anda dijamin terpukau dengan keindahannya.
Tak cukup waktu sehari mengeksplorasi Pulau Sabu, sehingga wisatawan umumnya memerlukan penginapan. Untung saja, sudah ada beberapa pilihan penginapan, seperti homestay, villa, hingga hotel yang nyaman dengan fasilitas cukup lengkap. Jika mencari jenis hotel, berikut referensinya untuk Anda.
Jessica Hotel Sabu Raijua
Hotel Jessica terletak persis di seberang Bandara Tardamu, Sabu. Bagi Anda yang ingin berbelanja kebutuhan selama menginap, area hotel pun cukup dekat dengan kios dan pusat kuliner yang lokasinya hanya sekitar 800 meter. Penginapan ini memiliki desain homey yang membuat Anda merasa seperti di rumah sendiri. Dengan bangunan dua lantai, Hotel Jessica menawarkan view pantai yang cantik. Terdapat area lobby dan ruang tamu yang cukup nyaman. Tersedia pula area parkir yang memadai untuk Anda yang datang bersama rombongan.
Ada cukup banyak unit kamar dengan fasilitas standar seperti TV, AC, mesin pembuat minuman, dan perlengkapan mandi. Kamar mandinya tersedia di dalam kamar, dilengkapi dengan shower. Sayangnya, akses wifinya cukup terbatas, hanya di area lobby. Namun yang terpenting adalah Anda bisa menikmati view Pantai Wae di balkonnya.
Untuk bisa menginap di Jessica Hotel Sabu Raijua, Anda cukup menyiapkan kocek mulai Rp450 ribu per malam. Dengan tarif tersebut, tamu sudah memperoleh sarapan. Apabila berminat mampir, Anda bisa memesan kamar dengan datang langsung ke lokasi atau menghubungi nomor ponsel 0821 4646 2942.

Rai Hawu Hotel
Selain Jessica Hotel Sabu Raijua, hotel yang juga bisa ditemukan di Pulau Sabu adalah Rai Hawu Hotel. Tempat bermalam ini berada di Eilode, Kecamatan Sabu Tengah, Kabupaten Sabu Raijua, NTT. Rai Hawu Hotel hanya berjarak sekitar 3 km dari Pantai Cemara Eilode atau kurang lebih 7 menit berkendara.
Termasuk hotel bintang 2 yang mengusung penginapan ala cottage, Rai Hawu Hotel sudah didukung dengan fasilitas memadai, seperti televisi, kamar mandi plus air panas, pendingin ruangan atau AC, bahkan sudah disiapkan kolam renang di luar ruangan. Lalu, berapa tarif sewa kamarnya untuk saat ini?
Tarif Rai Hawu Hotel
| tipe Kamar | Tarif per Malam |
| Standard Room | Rp500.000 |
| Executive Room | Rp750.000 |
informasi harga sewa di atas kami rangkum dari berbagai sumber dan bisa berubah sewaktu-waktu. Jika Anda tertarik singgah, bisa reservasi via beberapa situs booking online atau langsung di lokasi. Ada baiknya Anda reservasi jauh-jauh hari agar tidak kehabisan kamar. Pasalnya, kamar yang tersedia di Rai Hawu Hotel hanya berjumlah 20 unit.

Selain dua hotel di atas, Anda masih bisa menemukan penginapan lain dengan fasilitas cukup lengkap di Pulau Sabu. Sebagai contoh, Anda bisa memesan kamar di Penginapan Abdullah dengan tarif mulai Rp350 ribu per malam. Tak hanya penginapan Abdullah, Anda pun bisa reservasi di Mana Homestay, Penginapan Komang, Penginapan Maryo, atau Guesthouse Petty Kuswan.
[1] Apriana, dkk. 2021. Analisis Potensi pariwisata di Nusa Tenggara Timur Seri Buku Kasus-Kasus Manajemen 3. Jakarta: CV Literasi Nusantara Abadi, hlm. 80.






