Pengertian, Tarif, dan Syarat Hotel Bintang 3




Hotel Bintang 3 - www.booking.com
Hotel Bintang 3 - www.booking.com

Hotel bisa dibilang sebagai penginapan yang paling populer di kalangan traveler. Akomodasi model ini sendiri terbagi menjadi beberapa kelas, mulai kelas melati, bintang 2, bintang 3, bintang 4, hingga bintang 5. Untuk mendapatkan kriteria bintang, hotel harus memenuhi beberapa syarat, termasuk dalam hal pelayanan dan fasilitas.

Definisi Hotel

Ada banyak definisi tentang hotel. Akomodasi ini dikatakan sebagai perusahaan yang menyediakan berbayar untuk jangka pendek. Fasilitas yang disediakan dapat berkisar dari kasur berkualitas sederhana di kamar kecil hingga suite besar dengan tempat tidur jumbo, lemari, kulkas, televisi, dapur, hingga kamar mandi en-suite.

Sementara, dilansir dari buku berjudul Manajemen Penyelenggaraan Hotel (Sulastiyono, 2001), tempat ini dikatakan sebagai perusahaan yang dikelola oleh pemiliknya dengan menyediakan pelayanan makanan, minuman, dan fasilitas kamar untuk tidur kepada orang-orang yang sedang melakukan perjalanan dan mampu membayar dengan jumlah yang wajar, sesuai dengan pelayanan yang diterima tanpa adanya perjanjian khusus.

Fasilitas yang menawarkan keramahtamahan bagi para pelancong telah menjadi ciri peradaban paling awal. Dalam budaya Yunani-Romawi dan Persia kuno, rumah sakit untuk pemulihan dan istirahat dibangun di pemandian air panas. Namun, Nishiyama Onsen Keiunkan Jepang, yang didirikan pada 705 M, secara resmi diakui oleh Guinness World Records sebagai hotel tertua di dunia.

Hotel Bintang 3 - www.situshotel.com
Hotel Bintang 3 – www.situshotel.com

Untuk jangka waktu sekitar 200 tahun dari pertengahan abad ke-17, penginapan pelatihan berfungsi sebagai tempat bermalam bagi para pelancong pelatih (dengan kata lain, sebuah tempat persinggahan). Beberapa kota di Inggris memiliki sebanyak sepuluh dan persaingan di antara mereka sangat ketat. Tidak hanya untuk pendapatan dari operator kereta gantung, tetapi untuk pendapatan dari makanan dan minuman yang dipasok ke penumpang kaya. Pada akhir abad ini, dikatakan Body dan Gallop (2003), penginapan pelatihan dijalankan secara lebih profesional, dengan jadwal rutin yang diikuti dan memperbaiki menu makanan.

Hotel sendiri memiliki beragam jenis. Tarmoezi dalam bukunya yang berjudul Hotel Front Office terbitan tahun 2000 menjelaskan bahwa penentuan jenis hotel terlepas dari kebutuhan pelanggan dan ciri atau sifat khas yang dimiliki . Berdasarkan hal tersebut, jika dilihat dari tempat hotel tersebut dibangun, penginapan ini dapat dibedakan menjadi beberapa macam.

Jenis Hotel Berdasarkan Lokasi

  • City Hotel, biasanya terletak di perkotaan, yang umumnya digunakan masyarakat untuk tinggal sementara dalam waktu pendek. City hotel juga sering disebut sebagai transit hotel karena biasanya city hotel dihuni oleh para pelaku bisnis yang memanfaatkan pelayanan bisnis dan fasilitas yang disediakan oleh hotel tersebut dalam jangka waktu pendek.
  • Residential Hotel, biasanya terletak di daerah pinggiran kota besar yang jauh dari keramaian kota, namun mudah untuk mencapai tempat-tempat kegiatan usaha. Umumnya, hotel ini berlokasi di daerah-daerah tenang, terutama karena diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin tinggal dalam jangka waktu lama. Hotel residen dilengkapi dengan fasilitas tempat tinggal yang lengkap untuk seluruh anggota keluarga. 
  • Resort Hotel, merupakan hotel yang berlokasi di daerah pegunungan atau di tepi pantai, di tepi danau, atau di tepi aliran sungai. Hotel ini diperuntukkan bagi keluarga yang ingin beristirahat pada hari-hari libur atau bagi mereka yang ingin berekreasi.
  • Motel, umumnya berlokasi di pinggiran atau sepanjang jalan raya yang menghubungkan satu kota dengan kota besar lainnya atau berada di pinggiran jalan raya dekat pintu gerbang atau batas kota besar. Motel ini biasanya diperuntukkan sebagai tempat istirahat sementara bagi mereka yang melakukan perjalanan dengan menggunakan kendaraan umum atau mobil pribadi.

Di samping itu, Bagyono (2014) juga sempat membuat klasifikasi hotel yang dibagi menjadi delapan kategori. Kategori pertama adalah jenis hotel berdasarkan luas dan jumlah kamar, dari jumlah tamu yang menginap, menurut lama tamu yang menginap, berdasarkan lokasi hotel, lamanya hotel buka dalam setahun, berdasarkan tarif kamar, berdasarkan star (bintang), dan berdasarkan unsur atau komponen harga kamar.

Pengertian Hotel Bintang 3

Jika dilihat berdasarkan kualifikasi bintang atau star, hotel saat ini setidaknya dapat dibedakan menjadi lima , yakni hotel bintang 1, hotel bintang 2, hotel bintang 3, hotel bintang 4, dan hotel bintang 5. Menurut Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI No. PM.53/HM.001/MPEK/2013 tentang Standar Usaha Hotel, hotel bintang sendiri dikatakan sebagai hotel yang telah memenuhi kriteria penilaian penggolongan kelas hotel.

Hotel Bintang 3 - www.booking.com
Hotel Bintang 3 – www..com

Khusus untuk hotel bintang 3, ini dapat dikatakan sebagai penginapan yang punya level setingkat lebih tinggi dari bintang 2 dan dua tingkat lebih tinggi dari bintang 1. Umumnya, hotel ini punya lokasi yang strategis (di pusat kota, dekat pusat bisnis dan perbelanjaan), serta punya fasilitas yang oke. Syarat-syarat suatu hotel dapat dikategorikan sebagai bintang 3 antara lain sebagai berikut.

Syarat Hotel Bintang 3

  • Jumlah kamar standard minimal 30 unit, dengan luas minimal 24 meter persegi.
  • Jumlah kamar suite minimal 2 unit, dengan luas minimal 48 meter persegi.
  • Fasilitas kamar mandi dalam, lengkap dengan toilet (atau toilet terpisah).
  • Punya sarana rekreasi sekaligus olahraga.
  • Kamar dilengkapi , televisi, dan jendela.
  • Punya restoran yang menghidangkan sarapan, makan siang, dan makan malam.
  • Tersedia valet parking.
  • Area lobby lapang dan punya sirkulasi udara yang baik.

Selain fasilitas-fasilitas di atas, fasilitas lain yang mungkin dimiliki oleh hotel bintang 3 adalah room service, kunci pengaman pada jendela kamar, koridor dan pintu darurat, lounge area, taman dan landscape, tempat penyimpanan pakaian, jasa atau layanan laundry, cermin panjang, ruang rapat, hingga dapur bersama. Mengenai tarif kamar, biasanya hotel bintang 3 mematok harga sewa mulai Rp400 ribuan per malam.

 

Lihat Juga:   Isro Guest House Syariah, Penginapan Ramah Backpacker di Kepanjen

Referensi:

  • Bagyono. 2014. Pariwisata dan Perhotelan. : CV Alfabeta.
  • Body, Geoffrey & Roy Gallop. 2003. The Coaching Era: Stage and Mail Coach in and Around Bath, Bristol and Somerset. Fiducia.
  • Sulastiyono, Agus. 2001. Manajemen Penyelenggaraan Hotel. Bandung: CV Alfabeta.
  • Tarmoezi, Trizno. 2000. Hotel Front Office. Jakarta: Kesaint Blanc.




Be the first to comment

Tinggalkan Balasan