Taman Telaga Cebong, Spot Wisata Sekaligus Camping Terbaik Sebelum Mendaki Bukit Sikunir




Taman Telaga Cebong - www.ajakanak.com

Kawasan memang terkenal dengan dataran tingginya yang punya panorama alam sungguh menawan. Tak heran jika begitu di kalangan para wisatawan domestik maupun mancanegara. Ada banyak spot yang terkenal, mulai dari Sikunir hingga Taman Telaga Cebong yang berhasil menyedot perhatian wisatawan.

Taman Telaga Cebong adalah sebuah objek wisata yang terletak di Desa Sembungan, Kejajar, Dieng, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, 56354, Indonesia. Desa Sembungan sendiri dikenal sebagai desa tertinggi di Jawa. Jadi tak heran jika udara di sekitar kawasan wisata Telaga Cebong cukup sejuk lantaran lokasinya ada di ketinggian. Sebelum melihat golden sunrise dari atas Bukit Sikunir, para wisatawan biasanya mampir terlebih dahulu ke Telaga Cebong untuk camping atau sekadar berfoto-foto karena letak Telaga Cebong ada di bawah Bukit Sikunir, tepatnya di sebelah barat.

Telaga Cebong sendiri adalah sebuah danau vulkanik yang terbentuk dari letusan gunung purba ribuan tahun silam. Berdasarkan penuturan warga setempat, dulunya banyak katak yang hidup dan berkembangbiak di wilayah tersebut, selain itu danau ini jika dilihat dari atas bentuknya menyerupai kecebong, oleh sebab itu warga sekitar menyebutnya dengan julukan Telaga Cebong.

Bukan hanya difungsikan sebagai salah satu daya tarik wisata, telaga seluas 12 hektare ini juga kerap dimanfaatkan untuk sumber air yang mengairi pertanian dan ladang milik petani setempat. Selain panoramanya yang cantik, Telaga Cebong juga menjadi harapan bagi para petani untuk mengairi persawahannya. Awalnya Telaga Cebong kabarnya memiliki luas sekitar 18 hektare, tetapi lama kelamaan menyempit dan tersisa sekitar 12 hektare saja.

Taman Telaga Cebong - www.ajakanak.com
Taman Telaga Cebong – www.ajakanak.com

Telaga yang terletak di ketinggian sekitar 2.260 meter di atas permukaan laut ini berjarak sekitar 30,8 km dari Wonosobo dan dapat ditempuh dengan perjalanan sekitar 1 jam 10 menit saja menggunakan kendaraan. Sementara itu, jarak dari Desa Dieng menuju Telaga Cebong sekitar 6,3 km dan bisa dicapai dengan 20 menit perjalanan.

Lihat Juga:   Gudeg Wijilan Bu Lies, Wisata Kuliner Nge-Hits dari Yogya

Rute atau jalur yang dapat Anda tempuh untuk mencapai area Telaga Cebong dari Wonosobo cukup mudah. Anda tinggal berkendara menuju Kecamatan Garung, kemudian masuk ke Kecamatan Kejajar, lanjutkan perjalanan ke Desa Dieng Kulon, Desa Sikunang, Desa Sembungan, dan sampailah di lokasi Telaga Cebong. Apabila Anda tersesat atau bingung mencari tepatnya lokasi Telaga Cebong, Anda bisa bertanya ke warga sekitar.

Karena letaknya cukup strategis, yakni berada di jalur pendakian Bukit Sikunir, hampir tak pernah ada wisatawan yang melewatkan momen untuk mampir ke Telaga Cebong. Telaga satu ini menawarkan panorama alam yang begitu mempesona. Untuk masuk ke Telaga Cebong, Anda hanya ditarik tiket dengan Rp 15 ribuan saja per orang.

Selain sekadar nongkrong menikmati pemandangan atau berfoto-foto selfie di Telaga Cebong, Anda juga bisa berkemah atau camping di sepanjang area tepi danau. Apabila ingin bermalam dengan mendirikan tenda sendiri, Anda biasanya akan ditarik biaya sekitar Rp 10 ribuan per tenda. Dengan semurah itu, Anda sudah bisa bermalam sebelum mendaki Bukit Sikunir sekaligus menikmati pemandangan yang mungkin tak akan terlupakan.

Saat pertama kali menginjakkan kaki di Telaga Cebong, Anda mungkin akan merasakan hawa dingin yang mungkin begitu menusuk. Agar tidak terlalu dingin, sebaiknya jangan lupa mengenakan jaket yang tebal. Apabila sedang musim dingin, suhu di Telaga Cebong bahkan kabarnya dapat mencapai 0 derajat celsius atau bahkan minus. Dalam beberapa kesempatan, di sekitar Telaga Cebong juga akan dihiasi dengan kabut yang cukup tebal. Di pagi hari rasa dingin itu mungkin akan sirna ketika Anda melihat secercah sinar matahari masuk menerobos melalui celah-celah kabut tersebut. Benar-benar akan menjadi pemandangan yang mengesankan.

Lihat Juga:   Losmen dan Penginapan Kelas Melati di Cilacap
Taman Telaga Cebong - www.yukpiknik.com
Taman Telaga Cebong – www.yukpiknik.com

Saat pagi hari, air Telaga Cebong pun kabarnya akan terlihat berkilauan seperti minyak apabila dilihat dari jalan menuju Gunung Sikunir. View itulah yang kerap kali diabadikan oleh para wisatawan yang kebetulan sedang trekking menuju Bukit Sikunir. Bukan hanya danaunya saja yang tampak menawan, jika Anda melihat dari atas, maka berfoto dengan latar Telaga Cebong akan terlihat begitu menarik karena di sekitar area telaga juga dihiasi dengan area persawahan milik petani setempat.

di Telaga Cebong pun bisa dibilang cukup lengkap. Anda bukan hanya diizinkan untuk camping saja di telaga yang cantik ini, tetapi juga dapat mencoba berkeliling area telaga dengan menyewa perahu yang telah disediakan. Kemudian jika Anda senang dengan aktivitas yang memacu adrenalin, cobalah untuk naik flying fox di Telaga Cebong.

Tak perlu khawatir dengan sarana pendukung lainnya, sebab di Telaga Cebong sudah tersedia sarana layaknya area parkir kendaraan yang luas, mandi, musala, warung kopi dan jajanan khas, tempat istirahat, homestay atau penginapan dengan harga yang terjangkau, hingga persewaan tenda milik penduduk setempat bagi Anda yang enggan membawa keperluan tenda sendiri. Anda juga bisa membeli kayu bakar untuk kegiatan api unggun.

Nah, bagi Anda yang senang aktivitas memancing juga sebaiknya jangan lupa membawa alat pancing. Pasalnya di Telaga Cebong kabarnya tersedia berbagai jenis ikan air tawar seperti lele, wader, bandeng, dan beberapa jenis ikan lainnya. Pemerintah setempat pun bahkan rutin menebar benih ikan di Telaga Cebong dan siapapun boleh memancing di telaga tersebut, asalkan bukan untuk keperluan komersial. Jadi Anda bisa mancing sekaligus membakar sendiri ikan hasil tangkapan Anda untuk disantap di tempat. Asyik kan?




Tentang Dian Kartika1066 Articles
Solo traveler. Menyukai akomodasi murah, tapi tidak anti dengan yang mahal.

Be the first to comment

Leave a Reply

Berikan rating*

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*