Syarat dan Identitas Bayi Naik Pesawat di Sejumlah Maskapai di Indonesia




Ilustrasi: bayi di dalam kabin pesawat (sumber: telegraph.co.uk)
Ilustrasi: bayi di dalam kabin pesawat (sumber: telegraph.co.uk)

Bagi orang tua baru yang ingin bepergian ke luar kota atau antar-provinsi, biasanya dibingungkan dengan identitas bayinya yang ingin diajak naik . Hal ini karena setiap maskapai memiliki yang berbeda mengenai harga tiket dan penumpang kelas orang dewasa dan bayi.

Semakin hari, memang jumlah penumpang pesawat semakin tinggi. Bukan hanya karena tiket pesawat yang lebih kompetitif, tetapi juga karena pertumbuhan ekonomi masyarakat yang semakin melejit.[1] Penumpang pesawat pun tidak hanya datang dari kalangan lansia atau orang dewasa, bahkan tak jarang ada bayi yang terdaftar sebagai penumpang.

Bayi yang akan naik pesawat tentunya memiliki identitasnya sendiri. Identitas bayi yang naik pesawat ditentukan berdasarkan peraturan yang dibuat oleh setiap maskapai, seperti berikut ini.

Syarat Bayi Naik Pesawat Lion Air, Wings Air, Malindo, dan Batik Air

  • Bayi boleh naik maskapai dengan ketentuan usia kurang dari 2 tahun atau 24 bulan pada saat penerbangan.
  • Bayi dengan usia kurang dari 2 hari tidak diperbolehkan menjadi penumpang maskapai.
  • Bayi dengan usia 3 hari hingga 7 hari yang ingin menjadi penumpang, harus memiliki surat keterangan medis yang diterbitkan sebelum 72 jam keberangkatan. Surat keterangan medis tersebut harus didapatkan dari dokter anak dengan pernyataan bayi dalam keadaan sehat untuk udara.
  • Orang tua bayi wajib menandatangani formulir ganti rugi yang membebaskan maskapai dari pertanggungjawaban jika terjadi masalah pada bayi selama penerbangan.
  • Orang tua bayi wajib membayar pesawat sekitar 20% dari harga dewasa dan bayi tidak mendapatkan fasilitas bagasi.
Ilustrasi: balita di bandara (sumber: insider.com)
Ilustrasi: balita di (sumber: insider.com)

Syarat Bayi Naik Pesawat Sriwijaya Air dan NAM Air

  • Bayi yang boleh naik pesawat memiliki usia 0 hingga 23 bulan saat penerbangan dengan syarat lingkar pinggang bayi tidak boleh melebihi 40 cm, dan kepala bayi tidak lebih tinggi dari hidung pemangku.
  • Bayi dikenakan tarif tiket pesawat sebesar 10% dari pesawat orang dewasa.
  • Bayi tidak diberi fasilitas bagasi.
Lihat Juga:   Ingin Rasakan Pengalaman Naik Kapal Selam? Ini Harga Tiket Odyssey Submarine Bali

Syarat Bayi Naik Pesawat Garuda Indonesia

  • Bayi dengan usia 2 tahun atau 24 bulan boleh menjadi penumpang.
  • Bayi dengan usia di bawah 7 hari tidak direkomendasikan menjadi penumpang pesawat.
  • Bayi prematur boleh menjadi penumpang dengan syarat melengkapi formulir Medical Information (MEDIF) dan melaporkan kondisinya pada petugas darurat.
  • Satu bayi harus didampingi oleh satu orang dewasa sebagai pemangku bayi dan penanggung jawab bayi saat penerbangan berlangsung dengan kelas penerbangan dan tujuan yang sama.
  • Bayi mendapatkan fasilitas baby bassinet yang disediakan oleh Garuda di dalam pesawat jika fasilitas tersebut masih tersedia, ketika pesawat dalam keadaan stabil dan tidak sedang lepas landas, mendarat, atau kondisi turbulensi.
  • Bayi mendapatkan fasilitas sabuk pengaman dan pelampung khusus bayi yang bisa dipakai saat keadaan darurat, dan dikembalikan setelah pesawat landing.
  • Bayi dikenakan sebesar 20% dari harga tiket pesawat orang dewasa dengan ketentuan tidak membawa stroller di kabin.
  • Bayi mendapatkan fasilitas bagasi gratis dengan kapasitas 10 kg.
Ilustrasi: bayi & balita di dalam kabin pesawat (sumber: travelmadmum.com)
Ilustrasi: bayi & balita di dalam kabin pesawat (sumber: travelmadmum.com)

Syarat Bayi Naik Pesawat Citilink

  • Bayi dengan usia 2 tahun atau 24 bulan boleh menjadi penumpang.
  • Satu bayi harus didampingi oleh satu orang dewasa sebagai pemangku bayi dan penanggung jawab bayi saat penerbangan berlangsung dengan kelas penerbangan dan tujuan yang sama.
  • Bayi dikenakan biaya sebesar 20% dari harga tiket pesawat orang dewasa dengan ketentuan tidak membawa stroller di kabin dan tidak mendapatkan fasilitas bagasi.
Lihat Juga:   Dekat Jatim Park 1 & Punya Fasilitas Mewah, Villa Kencana Apel C1 Tawarkan Tarif Bersaing

Syarat Bayi Naik Pesawat AirAsia dan Tigerair Mandala

  • Bayi dengan usia 2 tahun atau 24 bulan boleh menjadi penumpang.
  • Satu bayi harus didampingi oleh satu orang dewasa minimal usia 18 tahun sebagai pemangku bayi dan penanggung jawab bayi saat penerbangan berlangsung dengan kelas penerbangan dan tujuan yang sama.
  • Bayi dikenakan tarif sebesar Rp150.000 dengan ketentuan tidak membawa stroller di kabin dan tidak mendapatkan fasilitas bagasi.

Syarat Bayi Naik Pesawat Jetstar

  • Bayi dengan usia 2 tahun atau 24 bulan boleh menjadi penumpang.
  • Bayi berusia kurang dari 7 hari khusus Jetstar (JQ), Jetstar Asia (3K) dan Valuair (VF), orang tua harus mengisi formulir JTC (Jetstar Travel Clearance).
  • Bayi usia 7 hari tidak diperbolehkan menjadi penumpang Jetstar Pacific (BL) dan Jetstar Japan.
  • Bayi wajib memiliki bukti usia, seperti akte lahir atau paspor, dan harus didampingi oleh satu orang dewasa minimal usia 15 tahun sebagai pemangku bayi dan penanggung jawab bayi saat penerbangan berlangsung dengan kelas penerbangan dan tujuan yang sama.
  • Khusus rute domestik dan rute antara Australia dan Selandia Baru, bayi tidak dikenakan tarif jika dipangku. Untuk rute lain dan jika bayi duduk sendiri, maka bayi dikenakan tarif bayi dengan ketentuan tidak mendapat fasilitas bagasi.

Pastikan Anda mengetahui peraturan membawa bayi sebelum naik pesawat, untuk mengetahui identitas bayi Anda sebelum membeli tiket pesawat. Perlu Anda ketahui bahwa peraturan bayi naik pesawat di atas tentu tidak terikat dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan tiap maskapai.

[1] Amin, Andhi Pahlevi. 2013. Analisis Pengaruh Tarif Penerbangan, Jumlah Penerbangan dan Pendapatan Perkapita dalam Meningkatkan Jumlah Penumpang. Jurnal Bisnis Strategi, Vol. 22(1): 49-66.




Be the first to comment

Tinggalkan Balasan