Penginapan (Homestay) di Pulau Rupat, Mulai Rp150 Ribuan/Malam




Homestay di Pulau Rupat - www.goriau.com

Pulau Rupat, mungkin Anda masih asing dengan pulau yang satu ini. Pulau Rupat merupakan salah satu pulau yang ada di Kabupaten Bengkalis, Provinsi . Pulau dengan luas kurang lebih 1.500 km persegi dan didiami 47 ribu jiwa penduduk itu bisa menjadi salah satu alternatif pilihan berwisata bagi Anda yang sudah bosan dengan objek yang itu-itu saja.

Homestay di Pulau Rupat - www.goriau.com
Homestay di Pulau Rupat – www.goriau.com

 

Layaknya pulau lainnya di Indonesia, objek wisata andalan yang ada di pulau adalah pantainya. Pantai di Pulau Rupat berhadapan langsung dengan Selat Malaka sehingga dapat melihat wilayah Tanjung Rusa di Port Dickson Negara Malaysia.

Pantai di Pulau Rupat memiliki panjang mencapai 13 kilometer yang membuat tempat ini cocok dijadikan berjemur. Kondisi pasir pantai yang putih bersih membuat banyak wisatawan menyebut pantai ini setara dengan Pantai Sanur yang ada di Pulau Bali. Tak cuma itu, pantai ini juga memiliki air yang jernih dan ombak landai sehingga sangat memungkinkan bagi pengunjung untuk berenang, menyelam, atau melakukan olahraga air lainnya.

Di pantai ini, wisatawan juga dapat melihat kapal-kapal pesiar hilir mudik, baik kapal lokal maupun internasional. Pemandangan pulau lain di sekitarnya, seperti Pulau Ketam, Pulau Mentete, dan Pulau Baru dengan latar belakang hutan pinus yang tertata rapi makin menambah daya eksotis kawasan pantai ini.

Bagi pengunjung yang datang dari jauh, di tempat ini memang belum disediakan berbintang. Namun, telah ada penginapan berupa wisma dan homestay yang dikelola para warga setempat, tepatnya terletak di Desa Teluk Rhu, Kecamatan Rupat Utara.

Wisma dan homestay yang ada di Pulau Rupat memang sebagian besar merupakan rumah warga yang -kamarnya disewakan kepada wisatawan. Di sini, setidaknya ada 22 homestay yang rata-rata berdinding kayu dan bata. Sementara, fasilitas yang disediakan cukup standar, mencakup kipas angin, lemari, dan tempat tidur yang bersih.

Karena fasilitas yang standar, yang dipatok kepada wisatawan yang ingin menginap di homestay memang tidak terlalu mahal. Wisatawan cukup merogoh kocek mulai Rp150 ribuan hingga Rp250 ribuan per malam untuk bisa menginap di homestay. Sementara, mereka yang memilih tidur beralaskan tikar, tanpa kasur, dikenakan mulai Rp50 ribuan per malam.

Dulunya, tarif kamar homestay di Pulau Rupat dikenakan mulai Rp200 ribuan per malam. Namun, karena kunjungan wisatawan ke Pulau Rupat semakin tinggi, maka dinas pariwisata setempat dan masyarakat sepakat untuk menetapkan homestay mulai Rp150 ribuan per malam.

Lihat Juga:   Penginapan Lebar Daun, Motel Terjangkau dan Berkualitas di Palembang




Be the first to comment

Tinggalkan Balasan