Selo merupakan sebuah kecamatan di Boyolali yang terkenal dengan Dewi Sambi di Desa Samiran dengan pemandangan Gunung Merapi dan Gunung Merbabu.[1] Bagi Anda yang tertarik untuk mengeksplorasi keindahan alam desa wisata ini dan datang dari luar kota, Anda bisa bermalam Omah Selo, karena menawarkan fasilitas yang lengkap dengan tarif relatif terjangkau.
Lokasi Omah Selo
Omah Selo atau yang lebih dikenal dengan nama Oemah Selo Homestay berlokasi di Jl. Magelang-Boyolali, Dusun IV, Samiran, Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah dan dekat Embung Manajar. Dilansir dari Google Maps, dari akomodasi menuju spot rekreasi itu, Anda membutuhkan waktu tempuh cuma enam menit menggunakan kendaraan bermotor.
Akomodasi ini juga tak jauh dari Desa Wisata Samiran, hanya dua menit menggunakan kendaraan bermotor atau lima menit berjalan kaki. Tak hanya itu, Oemah Selo Homestay juga dekat Pasar Selo, yakni pusat berbelanja oleh-oleh, makanan harian, hingga pernak-pernik, berselang tujuh menit berjalan kaki atau satu menit berkendara.

Fasilitas Omah Selo
Bagian depan penginapan adalah halaman atau latar yang luas dan dimanfaatkan sebagai area parkir. Anda bisa langsung memarkirkan kendaraan di area ini dan tidak perlu khawatir karena tempat parkir dijaga security selama 24 jam. Sehingga, meskipun tidak ada pagar di tempat ini, kendaraan Anda akan tetap aman.
Di pinggir halaman depan bangunan, terdapat taman mini dengan tumbuhan rumput dan tanaman berbunga. Taman ini terhubung dengan teras depan akomodasi yang dilengkapi dengan kursi serta meja. Area ini biasa dijadikan sebagai tempat nongkrong sekaligus merokok oleh para tamu.
Teras ini juga menjadi salah satu spot favorit para tamu yang ingin bersantai, karena punya hawa yang sejuk dengan angin sepoi-sepoi. Pemandangan di tempat ini juga menarik, karena Anda bisa melihat Gunung Merapi dan Gunung Merbabu yang berwarna hijau kebiruan di pagi hari dan berwarna hijau tua di siang hari.

Jika Anda beruntung, Anda bisa menyaksikan sunrise dengan jelas. Biasanya, matahari terbit akan terlihat saat cuacanya sedang bagus dan tidak terlalu berkabut. Pastikan Anda membawa kamera untuk berfoto dengan latar belakang gunung dan sunrise jika menginap di Omah Selo.
Seperti homestay kawasan pegunungan pada umumnya, sumber air di akomodasi ini berasal dari area pegunungan sekitar, sehingga airnya terasa lebih segar dan dingin saat diminum. Tidak hanya dimanfaatkan sebagai sumber air minum, air pegunungan ini juga digunakan untuk keperluan lain seperti mandi dan cuci tangan.
Memasuki bagian dalam homestay, Anda akan menemukan ruang tamu, ruang keluarga, kamar mandi, dapur, dan kamar tidur. Ruang tamunya memiliki jendela besar yang menghadap ke arah pegunungan. Selain itu, area ini dibekali dengan set sofa yang empuk dan meja. Ruangan ini terhubung dengan ruang keluarga yang luas dengan kursi-kursi kayu di bagian pinggirnya.
Kamar mandi di Omah Selo memang ada di luar kamar dan tersedia sebagai fasilitas publik. Bagian dalam kamar mandi dilengkapi dengan wastafel, shower, bak air, kloset, duduk, dan tempat menggantung baju. Sementara itu, bagian luarnya dipasang cermin berukuran besar dan tempat menggantung handuk.

Tak jauh dari kamar mandi, Anda akan menemukan dapur sekaligus ruang makan. Tempat ini dilengkapi dengan peralatan masak lengkap, lemari makanan, meja dan kursi makan, serta peralatan makan. Meskipun para tamu bisa memasak dengan bebas di dapur ini, beberapa orang lebih memilih untuk membayar jasa katering sebesar Rp15 ribu per orang, karena terbilang praktis dan terjangkau.
Ada dua tipe kamar di Omah Selo, yakni kamar lesehan dengan kapasitas 15 orang dan kamar lesehan kapasitas dua orang. Anda bisa memilih kamar sesuai kebutuhan. Setiap kamar di akomodasi ini sudah difasilitasi dengan matras, karpet, lemari pakaian, dan set meja rias.
Tarif Omah Selo
Menurut review pelancong yang pernah menginap di Omah Selo, turis harus perlu membayar harga sewa kamar Rp150 ribu per malam. Namun, ini belum termasuk jasa katering dan keperluan lainnya. Biaya sewa kamar tersebut tidak terikat dan bisa berubah sesuai kebijakan pengelola. Anda bisa melakukan reservasi secara langsung atau melalui situs sewa penginapan online.
[1] Andriani, Risky Ayu, Agung Wibowo, Joko Winarno. 2020. Analisis Kebutuhan Masyarakat dalam Pengembangan Dewi Sambi (Desa Wisata Samiran Boyolali) di Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Jurnal Nasional Pariwisata, Vol. 12(2): 82-88.






