Info Penginapan yang Ada di Pulau Sangiang




Pulau Sangiang - www.bantenwisata.com

Sebagian dari Anda mungkin masih jarang yang pernah mendengar seputar Pulau Sangiang. Namun bagi traveler sejati pasti sudah tak asing lagi dengan pulau eksotis satu ini. Pulau Sangiang merupakan sebuah pulau kecil yang berlokasi di Selat Sunda, tepatnya berada di antara Jawa dan .

Pulau Sangiang - www.bantenwisata.com
Pulau Sangiang – www.bantenwisata.com

 

Secara administratif, Pulau Sangiang masih masuk dalam wilayah Kabupaten , Banten. Pulau Sangiang tidak jauh dari Anyer. Jika naik kapal atau speed boat, Anda bisa mencapai Pulau Sangiang hanya dalam waktu sekitar 45 menit saja.

Tak seperti Anyer yang sudah sangat ramai dan terdapat peradaban, Pulau Sangiang masih minim penduduk. Sehingga tidak mengherankan jika kondisi alam dan laut di Pulau Sangiang masih alami dan terjaga keasriannya. Apabila Anda ingin merasakan sensasi berenang atau menikmati pemandangan bawah laut yang benar-benar masih natural, maka Anda sangat disarankan untuk mengunjungi pulau eksotis satu ini.

Di Pulau Sangiang ada sebuah perkampungan yang ditempati oleh perantau ketika pulau milik perusahaan swasta tersebut mendadak dihentikan proyek pembangunannya. Dalam perkampungan bernama Lagon Waroo atau Waru itu tercatat ada sekitar lebih dari 50 kepala . Uniknya, di perkampungan Lagon Waroo para penduduknya berkomunikasi dengan 3 bahasa sekaligus, yaitu Bahasa Sunda, Jawa, dan Lampung.

Karena masih tergolong minim penduduk dan kental dengan nuansa mistis, kabarnya untuk menuju ke Pulau Sangiang para biasanya diwajibkan melakukan ritual dan membaca doa terlebih dahulu untuk menolak bala (celaka) ketika sampai di Pulau Sangiang.

Untuk akomodasi di Pulau Sangiang juga tergolong sangat minim. Sebagian besar turis yang hendak menjelajah Pulau Sangiang biasanya memilih untuk menginap di kawasan Anyer. Atau jika ada yang memang benar-benar ingin merasakan keindahan Pulau Sangiang, maka mereka akan meminta izin menyewa rumah penduduk setempat yang disulap menjadi .

Sayangnya rumah penduduk di Pulau Sangiang cukup berjauhan dan dipisahkan hutan dan semak-semak belukar. Namun satu homestay umumnya menyediakan 2 kamar besar tanpa AC yang dapat menampung turis sekitar 15 orang. Jangan khawatir soal listrik, di Pulau Sangiang sudah terdapat akses listrik meskipun hanya menyala pada sore dan malam hari saja.

Sedangkan untuk fasilitas kamar mandi di Pulau Sangiang terletak di luar rumah dan dipakai bersama secara bergantian dengan turis-turis lainnya. Meski demikian, kondisi kamar mandi dan kloset di Pulau Sangiang cukup bersih dan airnya pun melimpah. Jadi Anda bisa mandi dengan sepuasnya selama tidak ada yang mengantre.

Bila tak ingin menginap di rumah penduduk, Anda juga diizinkan untuk membangun tenda di area Pantai Pasir Panjang. Kawasan Pantai Pasir Panjang dianggap sebagai lokasi yang bagus dan terdekat dari dermaga.

Lihat Juga:   Darmo Homestay Batu, Penginapan Terjangkau & Dekat dengan BNS




Tentang Dian Kartika1085 Articles
Solo traveler. Menyukai akomodasi murah, tapi tidak anti dengan yang mahal.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan