Info Terbaru Fasilitas dan Sub-Kelas Kereta Api Eksekutif




Gerbong kereta api eksekutif (sumber: jatimnet.com)
Gerbong kereta api eksekutif (sumber: jatimnet.com)

Anda pasti pernah, setidaknya sekali, melakukan perjalanan jarak jauh atau jarak dekat dengan menumpang kereta api. Nah, moda api ini biasanya dibagi menjadi tiga kelas, yaitu kelas eksekutif, kelas bisnis, dan kelas ekonomi. Meski sekarang semua kelas tersebut telah dilengkapi dengan AC, namun lain yang ditawarkan kelas eksekutif lebih mentereng sehingga harga tiket kereta jenis ini pun terbilang lebih mahal.

Mulai bulan Juni 2018 kemarin, PT Indonesia (PT KAI) resmi memiliki lima kelas . Selain tiga kelas yang sudah disebutkan di atas, di Indonesia sekarang juga menyediakan kelas priority (satu tingkat di atas kelas eksekutif) serta sleeper train yang diklaim sebagai paling mewah, setidaknya hingga detik ini.

Fasilitas Kereta Api Eksekutif

Secara penampilan, kereta api kelas eksekutif menyediakan jendela dengan dimensi kecil mirip milik pesawat terbang, namun ada pula yang panjang dan lebar. Semuanya memiliki kenyamanan berbeda-beda. Jendela yang kecil memungkinkan menerima sedikit paparan sinar matahari saat siang, sehingga suhu udara di dalam kereta tetap dingin. Namun, jendela kecil ini akan membuat jarak pandang menjadi lebih terbatas sehingga bisa mengurangi kenyamanan, terutama mereka yang senang melihat pemandangan.

Kereta eksekutif memiliki kapasitas maksimal 52 penumpang, dengan model kursi reclining seat yang memungkinkan penumpang mengatur kemiringan sandaran kursi sampai 50 derajat. Untuk memanjakan kaki penumpang, setiap tempat duduk telah disediakan pijakan kaki yang bisa diatur ketinggiannya. Formasi kursi penumpang di kereta api kelas eksekutif ini adalah 2-2.

Kereta Api Kelas Eksekutif - www.pegipegi.com
Kereta Api Kelas Eksekutif – www.pegipegi.com

Selain itu, setiap baris tempat duduk telah tersedia stop kontak listrik, sehingga penumpang tidak perlu khawatir apabila ingin mengisi baterai HP, atau menggunakan laptop selama dalam perjalanan. Penumpang juga tidak perlu risau dengan keamanan gadget mereka selama dalam perjalanan kereta api. PT Kereta Api Indonesia (Persero) selalu menyiagakan dua orang Polisi Khusus Kereta Api (POLSUSKA) untuk setiap rangkaian kereta api eksekutif. POLSUSKA ini selalu aktif berkeliling untuk memastikan keamanan para penumpang.

Di samping itu, di dalam kereta api kelas eksekutif ini juga tersedia televisi yang dilayani oleh KATV. Biasanya, KATV memutar film selama dalam perjalanan. Meski demikian, layanan ini memiliki kelemahan, yaitu suara dari televisi yang tidak terlalu kencang sehingga audio tidak mampu didengar dengan baik oleh penumpang yang berada di baris tengah, terutama bila gerbong sedang penuh.

Nah, jika penumpang lapar dan haus serta kebetulan tidak membawa bekal, mereka bisa memesan makanan dan minuman di kereta restorasi. Pramugari dan pramugara juga biasanya akan berkeliling untuk menawarkan pesanan menu kepada tiap penumpang. Selain bisa dimakan di tempat duduk masing-masing, juga bisa disantap di kereta restorasi yang telah didesain seperti mini bar, lengkap dengan fasilitas TV dan terkadang karaoke.

Sementara, untuk penumpang yang ingin buang hajat, tidak perlu khawatir. Pasalnya, di kereta api kelas eksekutif telah disediakan toilet dengan kebersihan yang selalu terjaga. Beberapa kereta eksekutif jenis Argo menyediakan toilet duduk, namun kebanyakan kereta api eksekutif menggunakan toilet jongkok. Selain itu, tersedia juga wastafel dan kadang-kadang ada sabun cuci tangan. Penumpang juga tidak perlu risau mengenai ketersediaan air bersih.

Jenis Kereta Api Kelas Eksekutif

Fasilitas kereta api eksekutif kelas utama, Argo Muria (sumber: travelingyuk.com)
Fasilitas kereta api eksekutif kelas utama, Argo Muria (sumber: travelingyuk.com)

Secara umum, kereta api kelas eksekutif dapat dibagi menjadi tiga jenis, yaitu kelas Argo, kelas satwa, dan kelas campuran. Kelas Argo merupakan layanan tertinggi PT KAI, yaitu dengan penumpang berkapasitas 50-52 orang per gerbong. Penamaan kereta ini sebagian besar menggunakan nama gunung yang berada dekat dengan kota tujuan kereta tersebut, misalnya Kereta Argo Bromo Anggrek tujuan Surabaya, Kereta Argo Wilis tujuan Surabaya, dan Kereta Argo Lawu tujuan .

Sementara, untuk kereta api eksekutif kelas satwa, memiliki kapasitas 52 penumpang di setiap gerbong, meski sekarang telah menjadi 50 orang per gerbong. Penamaan kereta ini menggunakan nama-nama satwa atau tokoh-tokoh dalam legenda Indonesia, seperti Gayajana, Sembrani, Turangga, Bima, Taksaka, dan Bangunkarta.

Terakhir, kereta api eksekutif jenis campuran, berada di bawah kelas Argo dan satwa. Selain itu, sesuai namanya, KA eksekutif campuran ini dicampur dengan kereta api kelas bisnis atau ekonomi atau keduanya. Awalnya, kereta eksekutif campuran memiliki kapasitas penumpang 52 orang per gerbong, namun sekarang berubah menjadi 48 sampai 50 orang per gerbong. Contoh KA eksekutif campuran adalah KA Lodaya, KA Gumarang, KA Cirebon Ekspres, dan sebagainya.

Sub Kelas di KA Eksekutif

Layaknya kereta api kelas bisnis dan ekonomi, KA eksekutif juga terbagi lagi menjadi sub-sub kelas. Sub kelas yang ada di kereta api eksekutif adalah A, H, I, J, dan X, dengan sub kelas A memiliki tarif tertinggi, sedangkan sub kelas X umumnya adalah tarif promo. Mengenai fasilitas, tidak ada perbedaan yang berarti untuk masing-masing sub kelas, namun sub kelas termahal biasanya memiliki posisi menguntungkan yang membuat penumpang lebih mudah naik dan turun kereta.

Interior kereta api eksekutif (sumber: beritatrans.com)
Interior kereta api eksekutif (sumber: beritatrans.com)

Fasilitas KA Priority dan Sleeper

Nah, di atas kelas eksekutif, PT KAI juga telah meluncurkan dua kelas yang lebih mewah, yaitu KA Priority dan KA Sleeper (Sleeper Train). Namun, jika KA Sleeper berada dalam pengelolaan PT KAI, maka KA Priority berada di bawah naungan PT Kereta Api Pariwisata. Seperti namanya, ini adalah rangkaian kereta yang ditujukan untuk masyarakat yang ingin bepergian dengan fasilitas luxury.

KA Priority, dirilis tahun 2017 lalu, memiliki fasilitas hiburan televisi untuk masing-masing penumpang melalui Audio Video on Demand di masing-masing kursi (seperti kursi pesawat), serta menu makanan ala carte. Satu gerbong prioritas hanya memuat 28 penumpang, sehingga ruang untuk masing-masing penumpangnya sangat luas. Kursinya bahkan memiliki tumpuan kaki dan dapat dimiringkan ke belakang seperti kursi pesawat.

Sementara, untuk KA Sleeper, diluncurkan pertama kali pada tahun 2018 lalu. Kapasitas satu gerbong hanya 18 penumpang dengan fasilitas kelas wahid. Setiap kursinya sudah dilengkapi dengan sekat, dapat dimiringkan ke belakang hingga 170 derajat, lengkap dengan sandaran kaki. Selain itu, disediakan juga TV pribadi 12 inch, earphone, stop kontak, USB charger, bantal, selimut, tempat sampah kecil, cermin, cup holder, hingga makan, minum, dan snack selama perjalanan.

Lihat Juga:   Biaya Transportasi dari Sorong ke Raja Ampat




Be the first to comment

Tinggalkan Balasan