Wisma Tumapel, Wisata Angker Sisa Peninggalan Belanda di Malang




Wisma Tumapel - manusialembah.blogspot.com

memang pernah melalui masa penjajahan Belanda. Oleh sebab itu di Malang Anda akan banyak menemui sisa-sisa bangunan peninggalan Belanda yang sudah berusia puluhan bahkan hingga ratusan tahun. Tak jarang bangunan-bangunan kuno tersebut menyimpan aura mistis tersendiri dan sampai saat ini masih tegak berdiri. Salah satunya seperti Tumapel.

Wisma Tumapel - manusialembah.blogspot.com
Wisma Tumapel – manusialembah.blogspot.com

 

Wisma Tumapel beralamatkan di Jl. Tumapel No. 1. Untuk menemukannya sangat mudah, sebab Wisma Tumapel berada bersebelahan dengan Gedung Balaikota Malang, tepatnya ada di sebelah kiri (barat) Gedung Balkot atau sebelah barat daya Alun-Alun Tugu Kota Malang.

Untuk mencapai Wisma Tumapel, Anda bisa mengendarai kendaraan pribadi atau naik angkutan umum (angkot) yang melewati Alun-Alun Tugu maupun Balai Kota Malang seperti angkot jurusan ADL, AL, GA/HA, MK, dan MM. Tak perlu khawatir, jaraknya dengan Stasiun Kota Baru Malang cukup dekat dan Anda bisa bertanya pada orang-orang yang berada di sekitar sana untuk menunjukkan arah Wisma Tumapel.

Hampir seluruh warga Malang pasti sudah tak asing lagi dengan bangunan tua satu ini. Maklum saja, Wisma Tumapel sudah dibangun sejak tahun 1928 silam yang difungsikan sebagai Splendid milik Belanda. Namun sejak tahun 1944 posisi Belanda digantikan oleh Jepang, mewah tersebut dijadikan sebagai kantor pemerintahan Jepang.

Akan tetapi tahun 1950 setelah Indonesia merdeka, bangunan lawas tersebut berganti kepemilikan dan dimanfaatkan sebagai wisma dosen dan ruang kelas oleh FKIP (Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan) Universitas Airlangga (UNAIR) . Kemudian tahun 1968 Wisma Tumapel kembali berganti kepemilikan dan sampai saat ini dimiliki Universitas Negeri Malang atau UM.

Jika dilihat dari luar bangunan Wisma Tumapel memang tergolong tak terawat. Konon katanya sampai saat ini Wisma Tumapel tak berpenghuni karena di dalamnya sangat angker. Banyak orang yang mengatakan bahwa di Wisma Tumapel kerap ada penampakan hantu noni-noni Belanda. Kesan mistis ini semakin terasa karena ada beberapa ruangan atau yang memang dikunci rapat-rapat.

Untuk berkunjung ke sana, Anda hanya perlu membayar sebesar Rp 5.000 saja dan Anda wajib menyerahkan kartu identitas seperti KTP atau kartu pelajar pada penjaga. Di Wisma Tumapel ada serangkaian aturan yang tak boleh Anda langgar, antara lain Anda dilarang untuk membuka kamar atau ruangan yang terkunci, dilarang duduk di seluruh jendela yang ada, dilarang berteriak-teriak, dan jangan sampai Anda berkata kotor.

Kabarnya ada beberapa orang yang nekat melanggar dan dihantui mimpi buruk bahkan saat sudah berada di rumah. Terlepas dari aura horor dan misterius di wisma atau Graha Tumapel, banyak anak muda yang sengaja datang ke sana untuk memuaskan rasa penasarannya atau sekadar hunting foto. Pasalnya Wisma Tumapel dikenal sebagai salah satu spot foto menarik bergaya klasik di Malang. Namun ingat, batas waktu berkunjung ke Wisma Tumapel hanya sampai pukul 17.00 WIB saja.

Lihat Juga:   Kampung Lumbung Boutique Hotel, Akomodasi Ramah Backpacker Berdesain Unik




Tentang Dian Kartika1085 Articles
Solo traveler. Menyukai akomodasi murah, tapi tidak anti dengan yang mahal.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan