Kolong Biru, Spot Wisata Instagenic di Desa Nibung, Bangka




Kolong Biru Bangka - ksmtour.com
Kolong Biru Bangka - ksmtour.com

Birunya ternyata tidak hanya dapat Anda pandangi ketika berkunjung ke . Di Bangka, ada sebuah kolam bekas galian timah yang juga punya berwarna eksotis. Kolong Biru, demikian nama kolam keren ini, dapat Anda di perbatasan antara Desa Nibung, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah dan Desa Bara, Kecamatan Gegas, Kabupaten Bangka Selatan.

Bangka, dan juga Belitung, telah lama dikenal sebagai daerah penghasil timah terbesar di Indonesia dan merupakan bagian dari Jalur Mineralisasi Logam di Indonesia bagian barat.[1] Kegiatan penambangan di Pulau Bangka konon sudah dimulai pada tahun 1771 silam, sedangkan aktivitas serupa di Pulau Belitung baru diadakan sejak tahun 1852, berlangsung sejak zaman Belanda hingga sekarang.

Konsekuensi logis dari penambangan timah ini adalah terbentuknya lubang bekas penambangan timah, yang menurut istilah lokal wilayah disebut kolong atau lobang camuy.[2] Kolong pasca-penambangan timah telah terjadi sejak penambangan timah dimulai dan tersebar di beberapa kecamatan. Secara umum, kolong di daerah tersebut dapat dibagi menjadi tiga berdasarkan usianya, yakni kolong muda, kolong menengah, dan kolong tua.

Umumnya, kolong bekas penambangan timah ini menimbulkan masalah pencemaran lingkungan. Bahkan kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan di Bangka dan Belitung dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir pun sangat mengkhawatirkan, terutama di daerah-daerah yang potensial dengan galian timah. Tidak cuma mengakibatkan pencemaran, juga merusak sumber air, membuat daerah aliran sungai mengalami pendangkalan, bahkan ada sungai dan sumber air yang hilang.

Lokasi Kolong Biru

Namun, tidak semua kolong bekas tambang timah di Bangka membuat lingkungan sekitarnya menjadi rusak. Jika tidak percaya, Anda bisa meluncur ke Kolong Biru, yang seperti diuraikan di atas, berada di perbatasan antara Bangka Tengah dan Bangka Selatan, tepatnya di Desa Air Bara, Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan dan Desa Nibung, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah.

Lihat Juga:   Rekomendasi Tempat Nongkrong di Jogja Buka 24 Jam
Kolong Biru Bangka - retnobanarti.blogspot.com
Kolong Biru Bangka – retnobanarti.blogspot.com

Disebut juga sebagai Danau Kaolin oleh masyarakat lokal, spot ini juga ada yang menamainya Danau Aik Biru yang berarti Danau Air Biru. Lokasinya berjarak sekitar 60 km dari Kota Pangkalpinang atau dapat ditempuh dalam waktu sekitar satu jam menggunakan kendaraan bermotor. Tidak ada petunjuk khusus menuju Kolong Biru, karena kawasan ini memang tidak dikelola secara resmi sebagai objek wisata. Biasanya, pengunjung bertanya kepada warga lokal untuk mencapai lokasi bekas galian timah milik salah satu perusahaan swasta itu.

Jika Anda berminat ke tempat ini, patokan utamanya adalah belokan di Simpang Bemban, Desa Air Bara. Dari simpang tersebut, jalanan tak lagi beraspal. Hanya berupa tanah yang sebagian besar becek dan sulit dilintasi kendaraan pendek seperti sedan dan sejenisnya. Lebih baik Anda berjalan kaki agak jauh, yakni sekitar 700 meter, jika tak ingin terjebak di tengah jalan yang lebih mirip seperti lintasan off-road itu.

Pesona Kolong Biru

Tidak seperti kolong-kolong lainnya di Bangka, Kolong Biru belum optimal dijadikan sebagai lokasi perikanan. Pasalnya, berdasarkan hasil riset pada tahun 2017, kolong ini meski punya kualitas air yang memenuhi standar baku mutu perikanan, pH di dalamnya masih di bawah standar umum.[3] Selain itu, keberadaan fitoplankton sebagai pakan alami untuk ikan juga kurang mencukupi.

Lihat Juga:   Tempat Wisata Pantai Paling Diminati di Lumajang

Meski demikian, sebagai objek wisata, Kolong Biru ini menawarkan keindahan yang tiada tara. Seperti namanya, air yang berada di danau alami berwarna biru. Terdapat dua kolam di tempat tersebut, yang memiliki warna sedikit berbeda. Danau yang besar mempunyai warna biru muda yang sangat bening dan jernih, sedangkan di sebelahnya ada danau yang lebih kecil dengan warna hijau muda yang bersih.

Dengan panorama tersebut, Kolong Biru sering dijadikan background untuk berfoto. Bahkan, turis juga berkesempatan menikmati panorama sunrise dan sunset di sekitar danau. Jika ingin menantang adrenalin, bisa mencoba menceburkan diri ke danau sedalam 20 meter. Walau mengandung timah, air di kolam ini dikatakan aman digunakan bermain air, namun tidak bisa diminum.

Kolong Biru Bangka - tygpress.com
Kolong Biru Bangka – tygpress.com

Tiket Kolong Biru

Lalu, berapa biaya yang dibutuhkan jika ingin masuk ke kawasan wisata ini? Menurut bocoran beberapa pengunjung, tiket masuk ke tempat ini gratis. Namun, jika datang membawa kendaraan pribadi, akan dikenakan tarif parkir sebesar Rp2.000 per sepeda motor atau Rp5.000 per mobil. Jadi, apakah Anda sudah siap untuk mengeksplorasi keindahan Kolong Biru di Bangka?

[1]Susanto. 2015. Daerah Kolong Timah di Bangka Belitung dengan Data Satelit Spot_6. Seminar Sains dan Teknologi 2015.

[2] Ibid.

[3]Meilanni, Errin. 2017. Hubungan Antara Keberadaan Fitoplankton dengan Parameter Kualitas Air Kolong Biru di Desa Air Bara, Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan (Skripsi). Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Pertanian, Perikanan dan Biologi Universitas Bangka Belitung.




Be the first to comment

Tinggalkan Balasan