Wisata Bukit Panembongan, Spot Selfie Cantik di Kuningan

Bukit Panembongan - www.brobali.com

Jika berbicara mengenai destinasi wisata di Jawa Barat, pamor Kuningan seharusnya bisa disejajarkan dengan daerah lain, seperti Bogor, Bandung, atau Sukabumi. Pasalnya, kabupaten yang berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah tersebut memiliki banyak spot wisata yang oke, salah satunya Bukit Panembongan, yang resmi beroperasi sekitar awal tahun 2016 lalu.

Lokasi Bukit Panembongan

Dirangkum dari berbagai sumber, objek wisata ini berlokasi di Desa Tembong, Kecamatan Garawangi, Kadatuan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Bukit Panembongan berjarak sekitar 8 km jika Anda bertolak dari pusat Kabupaten Kuningan melalui Jalan Raya Garawangi, dengan durasi selama 20 menit dengan berkendara. Sementara, apabila Anda berangkat dari pusat Cirebon melalui Jalan Raya Cirebon-Cilimus, perlu menempuh perjalanan sejauh 38 km atau 1 jam 16 menit berkendara untuk tiba di ini.

Bukit Panembongan - www.brobali.com

Bukit Panembongan – www.brobali.com

Jika rute pertama yang Anda pilih, Anda bisa menuju ke Kecamatan Garawangi atau Jalan Raya Lengkong. Dari Kantor Kecamatan Garawangi, Anda bisa lurus saja, dan sebelum bertemu Masjid Lengkong dari arah Kuningan, belok kanan. Ikuti jalan tersebut hingga melewati jembatan, kemudian lurus sampai menemukan SDN Tembong. Dari titik ini, ada perempatan dan lurus terus hingga tiba di loket Bukit Panembongan.

Untuk menuju kawasan alam yang asri ini, memang membutuhkan perjuangan yang ekstra. Pasalnya, lokasinya yang relatif jauh dari jalan utama, serta sedikitnya rambu-rambu yang menunjukkan arah ke wisata Bukit Panembongan menjadi tantangan tersendiri jika Anda ingin melakukan liburan di tempat tersebut.

Pesona Bukit Panembongan

Layaknya wisata alam pada umumnya, pesona utama yang ditawarkan Bukit Panembongan memang tidak jauh-jauh dari pemandangan yang elok, hijau, sekaligus menyejukkan. Hamparan kehijauan yang disajikan khas puncak bukit membuat objek wisata ini menjadi salah satu destinasi pilihan , dan terutama untuk pasangan.

Ketika Anda sampai di Bukit Panembongan, Anda akan dimanjakan dengan panorama pepohonan hijau yang berjajar rapi, seakan menyapa Anda. Udara dingin, karena letaknya di ketinggian, yang merasuk akan membawa ketenangan. Sesekali, suara burung berkicau terdengar, membuat Anda merasa di alam yang tenang dan tenteram. Selain panorama hijau yang menyegarkan, pengunjung juga akan disuguhi pemandangan deretan rumah di bawah bukit.

Lihat Juga:   De‚ÄôVita Homestay, Alternatif Penginapan Saat Melancong ke Bedengan, Malang

Memiliki pesona yang mengagumkan, Bukit Panembongan memang bisa dibilang sebagai salah satu spot yang asyik dan oke untuk mengabadikan diri melalui lensa kamera. Anda bisa mengambil foto diri maupun bersama kerabat dan teman-teman di tempat ini sepuasnya, dengan bebas. Lalu, jika Anda kekinian, hasilnya bisa Anda pamerkan di akun media sosial Anda, seperti Facebook atau Instagram.

Salah satu spot oke yang populer dijadikan tempat mengambil foto dan selfie adalah Gardu Pandang. Ini adalah gardu yang terbuat dari material bambu dan berada di tempat yang tinggi. Jadi, jika Anda mengambil foto di lokasi ini, Anda akan mendapatkan background hamparan pohon hijau kekuningan, selain awan putih dan langit. Untuk bisa sampai ke Gardu Pandang ini, Anda diharuskan melewati jembatan yang terbuat dari bambu terlebih dahulu, yang dinamakan Jembatan Cinta.

Ingin hasil foto oke lainnya? Tidak ada salahnya untuk berfoto bersama delman. Pasalnya, di desa sekitar Bukit Panembongan, transportasi tradisional delman memang masih bisa dijumpai. Jika berkenan, Anda pun bisa mencoba naik delman untuk berkeliling desa di sekitar bukit ini, yang bakal membawa Anda kembali ke masa-masa tempo dulu.

di Bukit Panembongan

Sebagai lokasi wisata yang tengah hits di kalangan traveler, Bukit Panembongan juga telah didukung dengan fasilitas memadai. Di tempat ini, wisatawan bisa menemukan area parkir, musala, dan toilet. Selain itu, untuk mengisi perut yang kosong, pengunjung juga bisa mampir ke warung-warung di sekitar bukit tersebut.

Bukit Panembongan - jalanwisata.id

Bukit Panembongan – jalanwisata.id

Bagi mereka yang hobi memacu adrenalin, Bukit Panembongan juga menawarkan fasilitas permainan flying fox. Sementara, untuk mereka yang hobi berkemah, Bukit Panembongan juga menyediakan lahan untuk mendirikan tenda. Jadi, wisatawan bisa menikmati sensasi lain Bukit Panembongan di malam hari yang dingin.

Lihat Juga:   Pantai Untung Jawa, Wisata Indah & Terjangkau untuk Warga Ibu Kota

Tiket Masuk Bukit Panembongan

Memiliki panorama yang elok, harga tiket masuk ke Bukit Panembongan ternyata sangat terjangkau. Ketika pertama kali dibuka untuk wisatawan umum, harga tiket masuk ke tempat ini hanya sebesar Rp3.000 per orang. Kemudian, harga tersebut naik menjadi Rp5.000 per orang. Saat ini, menurut kabar terbaru, harga tiket masuk Bukit Panembongan sebesar Rp7.000 per orang, masih sangat terjangkau.

Jika wisatawan hendak mencoba permainan di wahana flying fox, perlu membayar biaya sebesar Rp10.000 untuk satu kali permainan. Sementara, apabila hendak camping, akan dikenakan sebesar Rp15.000 per orang untuk satu malam. Nah, bagi pasangan yang mau melangsungkan pernikahan dan berniat melakukan foto pre-wedding di tempat ini, akan dikenakan biaya sekitar Rp50 ribuan.

Dekat Bukit Panembongan

Sayangnya, hingga saat ini, Bukit Panembongan belum menyediakan akomodasi penginapan bagi para tamu. Namun, pengunjung tidak perlu khawatir karena bisa mencari tempat bermalam di Kuningan, karena jarak ke Bukit Panembongan cukup dekat. Di kabupaten tersebut, sudah tersedia banyak penginapan dengan beragam tipe, mulai hotel kelas melati hingga hotel berbintang.

Untuk kelas melati, Anda bisa menginap di Anggrek Hotel yang beralamat di Jalan Otista 112, Kuningan, dengan tarif mulai Rp120 ribuan per malam. Alternatif penginapan murah lainnya adalah Anugerah di Linggasana, Cilimus, dengan tarif Rp1750 ribuan per malam. Sementara, untuk model yang sedikit lebih mahal, ada Gassani Guest House dengan tarif Rp240 ribuan per malam dan Hotel Purnama Mulia dengan tarif Rp320 ribuan per malam.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>