Negeri di Atas Awan dan Deretan Objek Wisata Lain di Tanah Bengkayang




Air Terjun Riam Merasap - id.wikipedia.org
Air Terjun Riam Merasap - id.wikipedia.org

Siapa yang menyangka, jika Kabupaten Bengkayang, memiliki banyak destinasi wisata menakjubkan yang belum terjamah oleh para traveler. Bagi Anda yang memang gemar berpetualang, tentu tak ada salahnya untuk segera mengeksplor keindahan kawasan Bengkayang.

Mengulas Tanah Bengkayang yang begitu subur membuatnya terkenal dengan sektor pertanian yang maju sehingga berperan penting untuk perekonomian masyarakat lokalnya. Memiliki kontur tanah dengan relief yang beragam menciptakan kawasan tersebut berlimpah akan sumber daya alamnya. Tak heran jika, di sana juga banyak terdapat deretan pantai dan pegunungan indah yang layak Anda kunjungi. Berikut deretan wisata Bengkayang yang pasti membuat Anda takjub.

Bukit Jamur Bengkayang

Jika Anda memang seorang pendaki sejati, sepertinya Bukit Jamur Bengkayang akan menjadi daftar pendakian terbaru setelah ini. Betapa tidak, saat berada di puncak bukit Anda akan terasa seperti melangkah di atas awan. Tak heran jika banyak pengunjung yang terkesan lantas menyebutnya Negeri di Atas Awan. Penasaran bukan?

Rute menuju Bukit Jamur Bengkayang terbilang tidak susah. Anda dapat memulai perjalanan dari Kota Pontianak mengendarai mobil ke Desa Belangko Bengkayang sekitar 4,5 jam. Selanjutnya, Anda dapat memarkirkan kendaraan dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki selama hampir 2 jam menuju Bukit Jamur Bengkayang. Selama mendaki, tentunya tak akan jemu menikmati barisan pohon yang rindang dan membuat Anda semakin bersemangat menuju puncak.

Bukit Jamur Bengkayang - regional.kompas.com
Bukit Jamur Bengkayang – regional.kompas.com

Hutan Adat

Bagi Anda yang memiliki jiwa petualang, Hutan Adat di Bengkayang wajib dikunjungi. Diresmikan pada tanggal 15 Oktober 2002 oleh Bupati Bengkayang, hutan seluas 100 hektare ini semakin menarik perhatian pengunjung lokal maupun mancanegara. Bahkan, karena memiliki sejumlah keistimewaan membuat para peneliti asing datang ke sana untuk meneliti salah satu tanaman langka yang dikenal sebagai pohon tengkawang, sebab Anda hanya dapat menemukan pohon ini di wilayah hutan adat saja.

Hutan Adat digagas oleh Damianus Nadu dibantu dengan warga sekitar yang begitu teguh menjaga kelestarian alam di hutan tersebut. Biasanya warga memanfaatkan sumber air, tumbuhan dan bahan makanan untuk obat-obatan serta ritual adat Suku Dayak. Awalnya, itu memiliki luas 200 hektare yang kemudian hanya dijadikan hutan seluas 100 hektare saja. Meski begitu, Anda tak akan kesusahan untuk memasuki Hutan Adat karena dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan baik roda 2 maupun roda 4 dengan jarak 80 km dari Kabupaten Bengkayang.

Hutan Adat - kalimantan.bisnis.com
Hutan Adat – kalimantan.bisnis.com

Gua Romo

Jika dua objek wisata alam di atas masih kurang menantang, Anda perlu mengunjungi Gua Romo. Gua Romo akan menantang adrenalin Anda karena letaknya yang cukup jauh dari pusat kota, seperti gua pada umumnya. Namun, perjuangan Anda menuju Gua Romo akan terbayar setelah melihat sendiri keindahan alam yang begitu asri disekitarnya. Rasa lelah pun akan langsung hilang, sebab Anda dapat menikmati segarnya pemandian di sekitar Gua Romo. Anda jangan buru-buru mandi dulu, sebab bentuk unik Gua Romo wajib ditelusuri.

Anda harus menempuh perjalanan sekitar 4 jam menggunakan kendaraan umum dari Pontianak ke Bengkayang. Dari kota Bengkayang, Anda memerlukan waktu sekitar 1-1,5 jam menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Jika ingin lebih cepat, Anda dapat menuju ke simpang Auri dan masuk ke arah Desa Romo yang juga tak jauh dari salah satu wisata air terjun di Kalimantan itu.

Riam Madi

Objek wisata di kabupaten Bengkayang selanjutnya terletak di kecamatan Lumar dan cukup populer yakni Riam Madi. Riam Madi memiliki panorama yang indah dengan pepohonan rindang serta aliran air sungai yang jernih memanjakan mata. Awalnya lokasi ini dikenal sebatas sumber air bersih untuk masyarakat di Kabupaten Bengkayang, namun karena memiliki keindahan alam yang menarik, banyak orang yang mengunjungi sungai tersebut hingga akhirnya dijadikan

Objek wisata yang terletak di Desa Madi, Kecamatan Lumar ini menjadi wisata alam murah meriah yang dapat dinikmati oleh masyarakat. Pengunjung hanya membayar uang retribusi sebesar Rp2 ribu saja dan dapat berenang sepuasnya di sana. Setiap akhir pekan maupun libur panjang, banyak pedagang dadakan memanfaatkan momen dengan berjualan aneka makanan dan minuman, menyewakan pelampung serta menyediakan kayu bakar bagi pengunjung yang ingin memasak sendiri.

Riam Madi - lifestyle.okezone.com
Riam Madi – lifestyle.okezone.com

Air Terjun Riam Merasap

Di Desa Batang Air Kecamatan Tujuh Belas, Kabupaten Bengkayang ternyata menyimpan panorama alam yang begitu luar biasa. Air yang memiliki ketinggian 20 meter dan lebar 8 meter ini juga begitu istimewa karena lokasi air terjunnya yang dekat dengan Negara karena berjarak hanya 10 km. Tak heran jika warga Negeri Jiran itu juga banyak yang mendatangi Air Terjun Riam Merasap. 

Untuk menuju ke sana, Anda dapat menempuh perjalanan yang dimulai dari Kota Pontianak sekitar 300 km dengan waktu tempuh sekitar 8 jam. Jika Anda memulai perjalanan dari Kecamatan Sajingan Besar, Sambas yakni sekitar 15 kilometer. Dari pusat Kota Bengkayang, jarak air terjun ini sekitar 62 km.

Air Terjun Riam Merasap - id.wikipedia.org
Air Terjun Riam Merasap – id.wikipedia.org

Pantai Samudera Indah

Seperti namanya, pantai ini begitu mengagumkan dengan hamparan pasir putih serta bebatuan besar di pinggir pantai yang menjadi daya tarik wisatawan untuk melakukan swafoto. Berada di Dusun Tanjung Gundul Desa Karimunting, Sui Raya Kepulauan, Bengkayang pantai ini menjadi salah satu destinasi pengunjung dengan masuk hanya Rp15 ribu per orang.

Itu tadi deretan wisata alam yang patut dicoba ketika Anda tengah berlibur di Kalimantan Barat tepatnya di Bengkayang. Bagaimana, Anda tertarik mau mencoba yang mana?

Lihat Juga:   Pantai Cinibung, Pantai Eksotis dengan Ombak yang Tenang di Pandeglang




Be the first to comment

Tinggalkan Balasan