Wajib Kunjung, Ini 5 Spot Wisata Malam Anti-Mainstream di Jogja




Taman Pelangi Jogja - @Vendy Ta
Taman Pelangi Jogja - @Vendy Ta

Mengunjungi wisata yang itu-itu saja memang bisa membuat bosan. Karena itu, liburan ke lokasi yang anti-mainstream layak Anda coba. Nah, apabila Anda saat ini merencanakan rekreasi ke , atau Jogja, ada beberapa anti-mainstream yang bisa Anda kunjungi, bahkan ketika malam hari.

Dilansir dari berbagai sumber, anti-mainstream merupakan lawan dari mainstream. Jika diartikan secara harfiah, mainstream adalah arus utama, atau bisa dikatakan biasa. Jadi, anti-mainstream adalah hal-hal yang tidak biasa, tidak umum, atau tidak sering dilakukan oleh orang kebanyakan. Meski demikian, seiring dengan waktu, hal-hal yang dulunya anti-mainstream bisa berubah menjadi mainstream jika sudah banyak orang yang melakukannya.

Berbicara mengenai liburan, ada banyak hal yang bisa dikatakan sebagai liburan anti-mainstream, termasuk mengenai kegiatan yang dilakukan atau tempat yang didatangi. Liburan ke Jakarta ketika hari raya Idul Fitri adalah salah satu contoh, selain melakukan kegiatan yang memompa adrenalin atau mendatangi tempat-tempat yang belum terjamah.

Nah, sebagai salah satu destinasi wisata utama di Indonesia, Jogja pun tidak ketinggalan menyediakan tempat wisata anti-mainstream. Bahkan, beberapa di antaranya lebih cocok dikunjungi ketika malam hari. Berikut kami sajikan rekomendasi spot liburan anti-mainstream di Kota Gudeg yang asyik didatangi saat matahari telah terbenam.

Pelangi Jogja

Menghabiskan malam tidak melulu minum secangkir kopi di kafe, kan? Nah, saat Anda liburan ke Yogyakarta, Anda bisa berkunjung ke Taman Pelangi apabila bingung menentukan destinasi malam hari. Tempat ini sendiri berada di Jalan Ring Road Utara, Sariharjo, Ngaglik, Kabupaten Sleman, dan masih terletak di kawasan Monumen Jogja Kembali.

Daya tarik utama yang ditawarkan Taman Pelangi adalah lampion cantik dalam jumlah yang banyak dan berbagai warna. Bagi Anda yang membawa pasangan, spot ini bisa menjadi tempat yang romantis untuk menghabiskan malam berdua. Sementara, bagi Anda yang masih single, Taman Pelangi menyuguhkan suasana yang tenang dan damai, berbalut alunan musik yang syahdu.

Lihat Juga:   Daftar 10 Tempat Rekreasi Di Singapore

Lebih dikenal dengan sebutan Taman Monjali oleh penduduk lokal, Taman Pelangi menyediakan beragam spot oke untuk berfoto. Anda bisa mengabadikan diri bersama pasangan, teman, keluarga, atau selfie. Beroperasi mulai jam lima sore hingga sebelas malam, harga tiket masuk Taman Pelangi sangat terjangkau, hanya Rp10 ribuan per orang.

Taman Pelangi Jogja - @Vendy Ta
Taman Pelangi Jogja – @Vendy Ta

Hutan Pinus Pengger

Tempat ini beralamat di Sendangsari, Desa Terong, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Meski masih terdengar cukup asing, namun Hutan Pinus Pengger terbilang cukup di kalangan traveler yang menyukai keindahan alam. Dibuka secara resmi pada tanggal 7 April 2016 lalu, Hutan Pinus Pengger mudah dijangkau karena terletak di pinggir jalan Pathuk-Dlingo KM 4,5.

Selain asyik dikunjungi saat siang hari, Hutan Pinus Pengger juga menawarkan panorama yang keren ketika malam hari. Di sini, pengunjung bisa menyaksikan keindahan gemerlap lampu kota dari ketinggian. Sementara, bagi para penyuka foto, Anda bisa mengabadikan diri di berbagai spot Instragamable, seperti rumah pohon, jembatan kayu, instalasi seni berupa tangan raksasa, atau lubang raksasa yang menghadap ke arah kota.

Lalu, berapa masuk ke tempat ini? Menurut Peraturan Gubernur No. 84 tahun 2016, masuk ke Hutan Pinus Pengger mulai Rp2.500 per orang, dengan parkir berkisar Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil. Apabila wisatawan ingin menyewa camping ground, dikenakan Rp15.000 per orang per hari.

Hutan Pinus Pengger - @Rown nee
Hutan Pinus Pengger – @Rown nee

Bukit Paralayang Parangtritis

Parangtritis tidak hanya memiliki yang eksotis. Tidak jauh dari Parangtritis, pengunjung bisa berlibur ke Bukit Paralayang. Ini adalah spot yang tepat untuk menyaksikan pemandangan Yogyakarta di malam hari. Selain itu, dari atas bukit ini, traveler juga bisa menyaksikan keindahan seluruh sisi Parangtritis dengan lebih leluasa.

Kenapa Bukit Paralayang cocok dijadikan tempat liburan pada malam hari karena ini adalah spot yang tepat untuk menyaksikan pemandangan sunset di ufuk barat tanpa halangan apa pun. Apabila cuaca sedang mendukung, Anda bisa melihat panorama matahari terbenam, dengan warna langit jingga yang menghadirkan kesan romantis sekaligus eksotis. Kabar baiknya, di sini telah tersedia beberapa meja dan kursi untuk memfasilitasi wisatawan yang ingin mengeksplorasi pemandangan alam.

Lihat Juga:   Fasilitas & Harga Tiket Wisata Batu Katak, Spot Alami di Binjai
Bukit Paralayang Parangtritis - visitingjogja.com
Bukit Paralayang Parangtritis – visitingjogja.com

Candi Prambanan

Siapa bilang candi hanya bisa dikunjungi ketika siang hari? Candi Prambanan adalah salah satu dari sekian bangunan peninggalan kerajaan yang asyik didatangi saat matahari sudah terbenam di ufuk barat. Dalam balutan lampu sorot warna-warni, Candi Prambanan di malam hari terlihat sangat indah sekaligus megah di saat yang bersamaan.

Ketika berkunjung ke tempat ini, wisatawan juga berkesempatan untuk menyaksikan pertunjukan seni drama dan tari Ramayana Ballet Prambanan atau Sendratari Ramayana Prambanan. Pertunjukan yang memadukan seni tari, drama, dan musik tradisional dalam satu panggung tersebut bakal memukau para pengunjung dan membuat mereka terhanyut dalam kisah Ramayana.

Oyot Godhong Cabaret Show

Sedang tidak ingin menikmati view alam saat malam hari? Anda bisa berkunjung ke kawasan Malioboro, tepatnya di Oyot Godhong Café (Mirota Batik Lantai 3). Di tempat ini, wisatawan dapat menikmati pertunjukan musik, komedi, tari, drama, dan atraksi lainnya yang diperagakan para lady boy. Cabaret show ini sendiri sebelumnya lebih populer di Negeri Gajah Putih.

Biasanya, pertunjukan Cabaret Show di Yogyakarta akan dibuka dengan tarian Jawa yang mempertontonkan gerakan lembut ala perempuan Jawa (dibawakan lady boy). Setelah itu, panggung akan dimeriahkan kemunculan pada lady boy yang mengenakan busana mirip dengan artis-artis papan atas dalam negeri, bahkan diva dunia. Selama sekitar 2 jam, mereka akan menghibur penonton dengan menyanyikan lagu yang sedang populer secara lip sync dengan berbagai gaya yang seru dan heboh.




Be the first to comment

Tinggalkan Balasan