Tonson Mosque, Masjid Tertua di Bangkok yang Cocok Dijadikan Destinasi Wisata Religi




Masjid Tonson tampak dari depan (sumber: muslimobsession.com)
Masjid Tonson tampak dari depan (sumber: muslimobsession.com)

Membahas tentang keunikan negara-negara di Asia Tenggara memang rasanya seperti tidak ada habisnya. Bagi Anda yang beragama , tentunya mendambakan wisata halal untuk perjalanan yang sempurna. Banyak orang mungkin berpikir bahwa wisata hanya bisa dilakukan di Brunei Darussalam atau Malaysia saja. Sebenarnya jika Anda bergeser sedikit ke Thailand, Anda pun masih bisa menemukan wisata halal yang tak kalah menarik dibandingkan Malaysia dan Brunei.

Meskipun Islam di Thailand adalah agama minoritas, rupanya Thailand memiliki beberapa yang bahkan kerap dikunjungi oleh umat muslim dari berbagai penjuru dunia untuk berwisata religi. Menariknya lagi, Islam tampaknya memiliki yang cukup panjang di Thailand. Mengingat bahwa beberapa masjid di Thailand disebut-sebut sebagai masjid tua yang sudah dibangun sejak beberapa ratus tahun silam. Salah satu masjid tertua yang tak boleh Anda lewatkan dalam perjalanan religi ke Thailand adalah Tonson Mosque .

Ton Son Mosque adalah sebuah bangunan masjid bersejarah yang terletak di 447 Thanon Arun Amarin, Khwaeng Wat Arun, Khet Bangkok Yai, Krung Thep Maha Nakhon 10600, Thailand. Masjid beraliran Sunni ini berlokasi di sebelah kiri Khlong Bangkok Yai, tepatnya di seberang Masjid Bang Luang dan Wat Moli Lokayaram. Nama Ton Son Mosque sendiri maknanya adalah Pine Mosque alias masjid pinus. Pasalnya terdapat 2 pohon pinus di depan masjid unik ini.

Tentang Tonson Mosque

Masjid Tonson diperkirakan telah dibangun sebelum masa pemerintahan Raja Songtham (1610-1628) dari Kerajaan Ayutthaya. Ton Son Mosque dianggap sebagai masjid tertua di Bangkok dan Thailand. Masjid indah ini direnovasi pada tahun 1954 dalam upaya untuk mengembalikan gaya arsitektur masjid kuno. Masjid Ton Son tidak hanya berfungsi sebagai tempat keagamaan, tetapi di dalamnya juga memiliki peninggalan kuno dan barang-barang peninggalan lain yang layak untuk Anda saksikan langsung.

Ruang ibadah di bagian dalam Masjid Tonson (twitter: @explorenique)
Ruang ibadah di bagian dalam Masjid Tonson (twitter: @explorenique)

Menariknya, di bagian luar bangunan masjid terdapat makam para pemimpin muslim di Thailand. Awalnya masjid dinamai Kudi Yai, yang merupakan singkatan dari Kudi Bangkok Yai yang dibangun dengan kayu jati dan arsitekturnya mirip seperti biara Budha. Setelah direnovasi, tampilan baru masjid lebih mengarah ke tampilan dan nuansa Islam tradisional, sementara bangunan aslinya lebih mencerminkan seni dan budaya Thailand.

Di dalam masjid terdapat mimbar yang indah, yang disebut Mimbun. Mimbar tersebut memiliki gambar besar kaligrafi Arab, gambar Kabah dan kerangka masjid di Mekah, semua menggunakan bentuk-bentuk yang ditemukan pada periode Raja Taksin dari Kerajaan Thonburi. Terdapat bangunan tua di sebelah Masjid Tonson, di mana puing-puing dan sisa-sisa bangunan pertama disimpan. Anda bahkan dapat melihatnya dengan izin terlebih dahulu pada pihak pengurus Masjid Ton Son.

Selain mimbar dan mihrab, daya tarik lain dari Masjid Ton Son adalah bagian langit-langitnya. Jika umumnya langit-langit masjid menggunakan material eternit berbahan dasar kapur, masjid ini justru langit-langitnya memakai lempengan kayu jati yang diukir dengan motif bintang. Kemudian di bagian lain dari langit-langitnya memakai eternit yang juga diukir dengan motif bintang. Unik sekali bukan?

Tak hanya digunakan untuk menghias bagian langit-langit saja, lempengan kayu jati berwarna dasar cokelat pekat tersebut rupanya juga dipakai untuk anak tangga dan dinding anak tangga untuk menuju lantai dua. Adapun untuk lantai dasar dan lantai dua Masjid Ton Son menggunakan material granit, demikian pula di beberapa dinding yang ada di bagian dalam. Yang membuatnya semakin menawan, warna dasar granit di dinding akan memancar setelah lampu yang ada di dinding dinyalakan.

Cara Menuju Ton Son Mosque

Masjid Tonson, Thailand (sumber: talkingthailand.co.uk)
Masjid Tonson, Thailand (sumber: talkingthailand.co.uk)

Masjid yang kini juga menjadi objek wisata religi populer di Thailand ini terletak beberapa ratus meter dari Wat Arun yang terkenal itu. Jadi, cara termudah untuk mencapai masjid ini adalah pergi ke Wat Arun terlebih dahulu dan kemudian lanjutkan perjalanan menuju Jalan Thanon Arun Amarin yang sangat dekat dengan Wat Arun. Di sana Anda bisa naik ojek untuk mengantarkan ke Tonson Mosque.

Jika Anda berada di suatu tempat di daerah Silom atau Sukhumvit/Pratrunam, dan ingin merasakan sedikit petualangan, maka Anda bisa naik kereta BTS ke Stasiun Saphan Taksin, turun dari stasiun dan berjalan menuju dermaga kapal Taksin. Naiklah perahu untuk menuju Wat Arun yang merupakan dermaga ke-7 dari Dermaga Taksin. Setidaknya butuh waktu 20 menit untuk mencapai dermaga tersebut.

Selama perjalanan tersebut Anda dapat menikmati pemandangan sisi sungai yang indah. Begitu Anda mencapai Dermaga Wat Arun, hal berikutnya yang perlu Anda lakukan adalah menyeberangi sungai, karena Wat Arun berada di seberang sungai. Jika dari dermaga, setidaknya butuh sekitar 3 baht untuk menyeberangi sungai naik kapal feri kecil yang tersedia di dermaga. Setelah sampai di Wat Arun, Anda hanya perlu berjalan kaki lurus saja selama beberapa menit untuk mencari tukang ojek dan memintanya mengantarkan ke Masjid Ton Son dengan sekitar 30 baht.

Salah satu hal yang perlu Anda ingat, kutbah di Masjid Tonson rupanya diucapkan dengan Bahasa Thailand. Jadi Anda mungkin akan cukup kesulitan untuk memahami isi kutbah yang disampaikan. Anda pun bisa menemukan halal di seberang masjid berupa Warthai (Warung Thai) yang terlihat sederhana. Tak perlu khawatir, di Warthai biasanya relatif murah, sekitar 25 baht saja yang terdiri dari ikan, nasi, dan beberapa jenis sayuran. Sedangkan untuk air mineral pun sekitar 7 baht.

Lihat Juga:   7 Wisata Kuliner Murah di Jakarta




Tentang Dian Kartika1112 Articles
Solo traveler. Menyukai akomodasi murah, tapi tidak anti dengan yang mahal.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan