Tips Menginap di Hotel Merah Putih aka POM Bensin, Tetap Nyaman dan Aman




Ilustrasi: hotel merah putih/pom bensin/SPBU (sumber: liputan6)
Ilustrasi: hotel merah putih/pom bensin/SPBU (sumber: liputan6)

Bagi mereka yang melakukan perjalanan jarak jauh, penginapan menjadi komponen vital untuk beristirahat atau melepas lelah. Sekarang memang sudah ada sejumlah atau tempat inap tipe lainnya untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut. Namun, untuk mereka yang ternyata tidak kebagian kamar di hotel tujuan atau ingin menghemat biaya, menginap di hotel merah putih aka POM bensin bisa menjadi solusi yang menarik. Lalu, apa saja tips bermalam di tempat tersebut agar tetap nyaman dan aman?

Untuk memfasilitasi wisatawan yang datang dari luar kota atau luar daerah, sekarang sebenarnya sudah dibangun banyak penginapan, terutama di destinasi atau tempat-tempat strategis seperti pusat kota, dekat kampus, atau di area fasilitas transportasi seperti bandara dan stasiun. Tipe akomodasi yang bisa ditempati pun bermacam-macam, ada hotel, guest house, homestay, apartemen, atau villa dan resort.

Dari sekian banyak tipe tempat bermalam, menjadi yang paling populer. Secara umum, hotel adalah jenis akomodasi yang menawarkan sebagian atau seluruh bangunan untuk menyediakan jasa penginapan, makanan, dan minuman, serta jasa lainnya bagi umum yang dikelola secara komersial.[1] Meski mungkin bentuknya mirip, masih dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, yang ditentukan berdasarkan kebutuhan pelanggan dan ciri atau sifat khas yang dimiliki wisatawan.[2]

Penginapan tipe lainnya yang juga terkenal adalah hostel, yakni penginapan yang menyediakan kamar tipe asrama dengan tarif yang hemat. Ada pula guest house, homestay, hingga losmen. Sementara itu, di daerah yang terletak di pegunungan atau dekat pantai, biasanya juga dapat ditemukan penginapan tipe villa dan resort, yang umumnya punya tarif cukup mahal.

Karena berbayar, akomodasi-akomodasi tersebut memang lebih cocok bagi traveler yang telah menyisihkan anggaran khusus untuk penginapan. Lalu, bagaimana dengan pelancong backpacker atau mereka yang ingin menghemat pengeluaran? Sebenarnya sudah ada banyak penginapan yang menawarkan harga sewa kamar sangat murah. Namun, jika ingin yang lebih terjangkau, Anda bisa menginap di merah putih.

Lihat Juga:   Info Penginapan Paling Murah di Kawasan Lavender, Singapore
Ilustrasi: hotel merah putih/pom bensin/SPBU (sumber: kompas)
Ilustrasi: merah putih/pom bensin/SPBU (sumber: kompas)

Apa Itu Merah Putih?

merah putih sebenarnya bukan nama sebuah penginapan, melainkan istilah yang merujuk pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik Pertamina atau sering disebut POM bensin. Seperti namanya, SPBU adalah tempat kendaraan bermotor mengisi bahan bakar (biasanya bensin dan solar). Nah, karena SPBU milik Pertamina identik dengan warna merah dan putih, maka muncul istilah hotel merah putih.

Dilansir dari berbagai sumber, istilah merah putih kabarnya pertama kali dipopulerkan oleh biker Indonesia. Ketika melakukan perjalanan jarak jauh atau touring, tempat ini menjadi favorit mereka. Pasalnya, selain sebagai lokasi untuk mengisi bahan bakar sepeda motor, POM bensin juga dapat dipakai untuk melemaskan otot-otot tubuh, buang air kecil atau besar, bahkan tidur sejenak untuk melepas rasa kantuk.

Jumlah SPBU Pertamina di Indonesia memang sangat banyak, dan sekarang mayoritas memiliki fasilitas yang cukup memadai. Banyak POM bensin setidaknya telah dilengkapi dengan toilet yang bersih untuk buang air kecil dan besar, bahkan bisa untuk mandi. Selain itu, terdapat pula musala, food court khusus, minimarket, hingga area parkir kendaraan. Bahkan, beberapa POM bensin juga didukung pusat souvenir atau oleh-oleh.

Tidak hanya itu, sejumlah SPBU Pertamina saat ini juga sudah dilengkapi area khusus yang dapat digunakan sebagai tempat beristirahat (rest area). Fasilitas ini ada yang berupa kafe, ruangan tersendiri, atau cuma bangku-bangku yang cukup untuk meluruskan kaki. Karena itu, tidak heran jika hotel merah putih ini menjadi favorit banyak turis minim budget untuk sekadar transit.

Yang perlu diingat, karena tidak dipungut biaya atau gratis, jangan berharap Anda akan mendapatkan layanan yang sama dengan yang akan Anda peroleh di hotel. Umumnya berada di ruang terbuka dan bisa ditempati siapa saja, hotel merah putih memang sangat rawan hal-hal seperti pencurian. Lalu, apa saja tips yang dapat dilakukan agar menginap di POM bensin tetap nyaman dan aman?

Lihat Juga:   Homestay Nakisha Batu, Penginapan Murah Fasilitas Lengkap
Ilustrasi: fasilitas salah satu SPBU di Jawa Tengah (sumber: tempo)
Ilustrasi: fasilitas salah satu SPBU di Jawa Tengah (sumber: tempo)

Tips Menginap di POM Bensin

  • Pelajari kondisi SPBU dengan baik, apakah cukup ramai atau justru sepi.
  • Jika kurang sreg dengan kondisi SPBU, sebaiknya urungkan niat untuk menginap dan cari lokasi lain.
  • Usahakan untuk tidak menginap di SPBU yang tidak terawat atau sejumlah fasilitasnya sudah tampak rusak.
  • Pilih SPBU yang memiliki area musala, toilet, atau rest area yang dekat dengan dispenser pengisian bensin agar posisi Anda tetap terlihat oleh petugas SPBU.
  • Datang pada jam tidur lebih disarankan karena Anda bisa langsung terlelap.
  • Pasang alarm pada ponsel atau jam tangan agar Anda dapat terbangun pada waktu yang Anda inginkan.
  • Usahakan jangan tidur di SPBU sendirian.
  • Simpan barang-barang penting, seperti dompet, ponsel, dan kunci kendaraan di tempat yang aman. Sebaiknya barang-barang tersebut ditaruh di saku bagian dalam jaket. Tas bisa Anda jadikan alas kepala, dengan tali tas dililitkan ke badan.
  • Jangan ragu-ragu saat akan menginap di SPBU. Bersikaplah percaya diri seakan-akan Anda sudah terbiasa tidur di tempat tersebut.

Sebagai informasi tambahan, sekarang SPBU Pertamina sudah hadir dalam dua tipe, yakni SPBU Pasti Pas dengan warna merah dan SPBU Pasti Prima dengan warna biru. Jika dibandingkan SPBU Pasti Pas, fasilitas yang ada di SPBU Pasti Prima diklaim jauh lebih lengkap, bahkan ada fasilitas tambahan seperti mesin ATM, kafe, bengkel, tenant makanan, pengisian nitrogen untuk ban, hingga restoran cepat saji.

[1] Krestanto, Hery. 2019. Strategi dan Usaha Reservasi untuk Meningkatkan Tingkat Hunian di Grand Orchid Hotel Yogyakarta. Jurnal Media Wisata, Vol. 17(1): 1157-1164.

[2] Tarmoezi, Trizno. 2000. Hotel Front Office. Jakarta: Kesaint Blanc.




Be the first to comment

Tinggalkan Balasan