Nikmati Sunrise, Ini Jalan Menuju Lokasi Seruni Point Bromo




Sunrise di Seruni Point Bromo (sumber: inews)
Sunrise di Seruni Point Bromo (sumber: inews)

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru tidak cuma menyajikan keindahan gunung atau lautan pasir, tetapi juga Seruni Point. Ini adalah lokasi yang dapat didatangi untuk menikmati keindahan matahari pagi. Sudah dilengkapi dengan menara pandang, Puncak Seruni Point juga telah didukung 256 anak tangga untuk memudahkan wisatawan naik. Karena lokasinya di atas, menuju spot ini memang menanjak, tidak turun seperti ke lautan pasir.

Jika ditanya mengenai spot paling populer di Jawa Timur, tentunya semua akan kompak menjawab Gunung Bromo. Secara administratif berada di empat wilayah, yakni Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Lumajang, Gunung Bromo menjadi menarik karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih aktif.[1] Selain itu, ketinggian yang relatif rendah membuat perjalanan menuju puncak Gunung Bromo relatif mudah.[2]

Salah satu sajian utama Gunung Bromo adalah lautan pasir. Dinamakan lautan karena daratan pasir ini memang sangat luas, sehingga menyerupai pemandangan padang pasir. Sering juga disebut pasir berbisik, kawasan ini menjadi rute utama jika traveler hendak menuju kawah Gunung Bromo. Karena sangat lapang, turis disarankan menyewa kuda atau jeep jika tidak ingin capek saat menuju kawah gunung.

Lokasi dan Seruni Point Bromo

Selain itu, Gunung Bromo juga menjadi tempat favorit banyak pelancong untuk menyaksikan pemandangan matahari terbit. Untuk tujuan tersebut, pengunjung dapat langsung menuju Seruni Point. Berada di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Seruni Point adalah titik semacam bukit yang sudah dilengkapi gardu pandang untuk memudahkan melihat sunrise Gunung Bromo.

Lihat Juga:   Lokasi Green Canyon Lahat, Miniatur Grand Canyon Tiket Murah
Seruni Point Bromo (sumber: jawa pos)
Seruni Point Bromo (sumber: jawa pos)

Dengan udara yang sejuk, bahkan cenderung dingin, pemandangan yang indah memanjakan mata, dan perbukitan diselimuti awan, wisatawan seolah-olah berada di Negeri Kayangan ketika tiba di Seruni Point. Jangan lupakan juga pemandangan matahari terbit di ufuk timur yang muncul dari balik gunung, yang dijamin tidak akan dapat Anda lupakan seumur hidup Anda.

Untuk menarik lebih banyak kedatangan wisatawan, Pemerintah Provinsi Probolinggo pun menambah di Seruni Point. Pada tahun 2018 lalu, dibangun 256 anak tangga yang berada di lereng menuju puncak bukit. Dinamakan The Great Wall of Seruni Point Peak lantaran mirip dengan Tembok Raksasa China, bangunan tersebut berada di perbukitan dengan ketinggian sekitar 2.400 meter dari permukaan laut, menyajikan sensasi pemandangan yang luar biasa.

Di puncak ini, terdapat pula sebuah menara dengan empat pilar Tugu Brawijaya menjadi titik utama pesona The Great Wall of Seruni Point Peak. Selain cocok digunakan foto-foto selfie, tempat ini layak dijadikan sebagai area mengenang kejayaan Kerajaan Majapahit. Pasalnya, warga Bromo-Tengger memang dikabarkan sebagai masyarakat Kerajaan Majapahit yang masih tersisa.

ke Seruni Point Bromo

Nah, apabila Anda tertarik mengunjungi Seruni Point, sebenarnya tidak susah menuju spot ini. Anda dapat menempuh perjalanan sekitar tiga jam menggunakan kendaraan pribadi menuju Desa Ngadisari apabila bertolak dari pusat Kota Probolinggo. Sementara itu, untuk backpacker, dapat menumpang kendaraan umum dengan estimasi waktu sekitar lima jam. Setibanya di pintu masuk Cemoro Lawang, Sukapura, bisa menyewa jeep atau ojek untuk melanjutkan perjalanan.

Lihat Juga:   Info Terbaru Tarif dan Fasilitas Penginapan di Agrowisata Pagilaran Batang, Jawa Tengah
Jalan menuju Seruni Point Bromo (sumber: investor.id)
menuju Seruni Point Bromo (sumber: investor.id)

Setelah itu, wisatawan diharuskan menapaki anak tangga sejauh 2 km dari pintu masuk Cemoro Lawang dengan jalanan menanjak. Suguhan yang Anda dapatkan adalah hamparan lahan warga Tengger, yang berada di perbukitan sekitar puncak Seruni Point. Tidak perlu khawatir capek, karena di sepanjang jalur ini, sudah disediakan area istirahat untuk mengambil napas atau untuk memulihkan stamina.

Meski mungkin capek, rasa lelah itu akan terbayar lunas saat Anda tiba di puncak. Pemandangan Gunung Batok, Kawah Gunung Bromo, dan puncak Gunung Semeru yang berdiri berjejer langsung akan membuat Anda lupa akan lelah. Dinding kaldera yang memisahkan Dusun Cemoro Lawang dan lautan pasir Gunung Bromo juga tampak jelas. Selain itu, tentu saja pemandangan matahari terbit apabila Anda datang pada pagi hari.

Harga Tiket Seruni Point Bromo

Lalu, berapa harga tiket yang perlu dibayarkan untuk bisa mengunjungi Seruni Point? Dilansir dari berbagai sumber, tarif tiket tempat ini sebenarnya sangat terjangkau, cuma Rp5.000 per orang. Namun, jika wisatawan memilih menyewa kuda, perlu membayar biaya sewa sekitar Rp100 ribu hingga Rp150 ribuan untuk pergi-pulang. Perlu dicatat bahwa harga tiket tersebut tidak mengikat dan dapat berubah sewaktu-waktu.

[1] Sugianto, Febrian, Achmad Yanu Alif Fianto, Sutikno. 2015. Penciptaan Media Promosi Gunung Bromo Berbasis Website untuk Meningkatkan Loyalitas Pengunjung. Jurnal Desain Komunikasi Visual STIKOM Surabaya, Vol. 4(2).

[2] Ibid.




Be the first to comment

Tinggalkan Balasan