Referensi Tempat Wisata Murah di Nusa Lembongan




Pesisir Nusa Lembongan (sumber: lonelyplanet.com)
Pesisir Nusa Lembongan (sumber: lonelyplanet.com)

Nusa Penida saat ini tengah menjadi destinasi hits di kalangan traveler dalam maupun luar negeri. Tak hanya Nusa Penida, dua di dekatnya, Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan, juga tidak kalah keren. Khusus Nusa Lembongan, ini merupakan sebuah pulau yang memiliki wisata seru dengan relatif terjangkau.

Nusa Lembongan memiliki luas sekitar 1.000 ha dengan jumlah penduduk 5.169 orang, tersebut terbilang masih asri serta dihuni oleh banyak burung jalak Bali.[1] Jalak liar yang berwarna putih dan kerap hingga di dahan pohon di pulau inilah yang memikat para pengunjung untuk menghabiskan waktu di tempat tersebut. Selain itu, ada beberapa spot rekreasi yang bisa Anda kunjungi dengan bebas di wilayah tersebut.

Yellow Bridge

Jembatan kuning atau dikenal dengan nama Yellow Bridge ini letaknya ada di antara Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan. Memang, jembatan dibuat khusus untuk menghubungkan dua pulau tersebut, sehingga pengunjung bisa mengakses dua pulau ini tanpa harus memakai perahu. Jembatan ini juga dikenal dengan nama Jembatan Cinta, karena banyak orang yang memasang gembok cinta di pinggir jembatan.

Yellow Bridge (sumber: thebalibible.com)
Yellow Bridge (sumber: thebalibible.com)

Selain dipakai untuk menyeberang antar pulau, jembatan dengan latar belakang berupa , , dan tumbuhan hijau sering digunakan untuk berfoto. Dari atas jembatan, Anda juga bisa mendapatkan beberapa objek menarik, seperti perahu yang berlalu lalang, warna air laut yang kebiruan, dan biota laut seperti karang yang tampak berkilau.

Lihat Juga:   Tempat Wisata Asyik di Pelabuhan Cirebon dan Sekitarnya

Sayangnya, untuk mendapatkan foto yang bagus, Anda harus rela antre. Karena, ada banyak orang yang ingin berfoto di tempat tersebut  dan biasanya menghabiskan waktu selama berjam-jam. Mengenai biaya, Anda tidak perlu membayar jika hanya ingin berfoto atau melewati jembatan tersebut. Bisa dibilang, ini adalah salah satu tempat wisata gratis di Nusa Lembongan.

Devil’s Tear

Bagi Anda yang suka berpetualang, tidak ada salahnya untuk menjelajahi bagian paling ujung Nusa Lembongan. Di daerah tersebut, Anda akan menemukan sebuah tempat wisata bernama Devil’s Tear. Tempat ini juga disebut dengan Air Mata Iblis, karena terjangan ombak yang besar dan menghantam bebatuan dengan keras, menghasilkan gelombang buih yang menyembur hingga ke udara. Buih yang menyembur jatuh ke udara dan mengalir secara perlahan ke laut, persis seperti air mata yang sedang mengalir.

Devil's Tear (sumber: pinterest)
Devil’s Tear (sumber: pinterest)

Pemandangan ini tidak hanya indah, tetapi juga memacu adrenalin. Apalagi suara ombak yang keras dan berdebum, membuat siapa saja dapat merasakan ketegangan luar biasa. Anda bisa merasakan hal ini ketika berdiri di atas karang atau tebing  Devil Tear. Bagi yang bernyali, akan mengabadikan momen tersebut dengan kameranya.

Batuan karang di sekitar Devil Tear terbilang cukup tajam dan besar, sehingga Anda disarankan untuk memakai sepatu dengan sol yang tebal. Sementara, bagi Anda yang merasa memiliki gangguan kesehatan seperti lemah jantung dan takut ketinggian, sebaiknya tidak datang ke tempat tersebut. Tarif memasuki area wisata ini gratis dan Anda bisa datang kapan pun tanpa membayar.

Lihat Juga:   Villa Intan 2, Akomodasi Rp400 Ribuan Dekat Coban Rais dan BNS

Dream Beach

Jika Anda ingin snorkeling atau berenang, Anda bisa mengunjungi Dream Beach. Pantai tersebut memiliki pemandangan yang indah dan dikelilingi oleh pepohonan rimbun, sehingga hawanya tidak terlalu panas. Kawasan wisata ini juga menawarkan spot khusus untuk bersantai dengan fasilitas berupa pondokan dan gazebo.

Dream Beach (sumber: tripsavvy.com)
Dream Beach (sumber: tripsavvy.com)

Tak jauh dari pantai, Anda bisa melihat banyak warung dan toko yang menjual makanan berbahan seafood segar. Selain itu, Anda bisa meminjam peralatan berenang dan menyelam di beberapa kios. Meskipun pantai ini bisa dipakai untuk berenang dan snorkeling, Anda perlu berhati-hati, karena ombaknya cukup kencang.

Kawasan pantai ini terbilang cukup ramai, terutama menjelang sore, karena banyak orang ingin melihat sunset sekaligus nongkrong di pinggir pantai. Selain itu, di sore hari, banyak burung jalak yang hinggap di dahan dan beterbangan, menjadi salah satu pertunjukan yang seru bagi para pendatang.

Untuk menikmati fasilitas di pantai tersebut, wisatawan cukup membayar tiket parkir mulai Rp2.000 hingga Rp10.000, tergantung jenis kendaraannya. tersebut belum termasuk perangkat berenang yang Anda sewa atau makanan yang ingin Anda beli. Setidaknya, Anda bisa mengeluarkan uang mulai Rp50.000 hingga Rp100.000 jika ingin snorkeling atau berenang dan di warung seafood.

[1] Sudaryanto, F. X., dkk. 2015. Peranan Awig-Awig Desa Adat dalam Konservasi Jalak Bali di Kepulauan Nusa Penida. Jurnal Kajian Bali, Vol. 9(1): 227-240.




Be the first to comment

Tinggalkan Balasan