Rekomendasi Tempat Wisata di Malang yang Murah

  • Whatsapp
Kampoeng Heritage Kajoetangan - (@Eryc Octaviano)
Kampoeng Heritage Kajoetangan - (@Eryc Octaviano)

Sebagai salah satu kota tujuan liburan , Malang memang menawarkan banyak objek wisata kece yang dapat dinikmati solo traveler maupun mereka yang datang bersama keluarga maupun rombongan. Anda dapat menemukan sejumlah tempat kuliner enak, pusat perbelanjaan, museum dan candi, hingga amusement park. Rata-rata memang mengenakan tiket masuk, tetapi tidak sedikit yang menawarkan , bahkan gratis.

Seperti diketahui, wisata merupakan kegiatan perjalanan yang dilakukan seseorang atau sekelompok orang mengunjungi tempat tertentu untuk beberapa tujuan, seperti rekreasi maupun mempelajari daya tarik wisata yang didatangi.[1] Menurut sejumlah studi, alasan wisatawan mancanegara hadir ke suatu daerah karena tertarik faktor budayanya (60 persen), faktor alam (30 persen), dan sisanya faktor buatan.[2]

Bacaan Lainnya

Di Indonesia sendiri, sudah banyak tempat yang menjadi favorit pelancong, salah satunya Malang. Kota Malang sering dikatakan sebagai kota dengan perkembangan wisata yang cukup baik karena memiliki keanekaragaman dan sejarah yang menarik untuk dikunjungi. Selain itu, Malang juga memiliki sejumlah tempat wisata kuliner hingga objek wisata buatan yang cocok untuk turis keluarga.

Kecenderungan saat ini, orang mengidentikkan wisata di Malang dengan pantai. Memang, ada banyak pantai keren dengan , tetapi itu rata-rata terletak di Kabupaten Malang sebelah selatan yang membutuhkan waktu sekitar dua jam berkendara dari pusat kota. Karena itu, biaya yang dibutuhkan, termasuk ongkos transportasi, pun menjadi lebih tinggi.

Untuk mereka yang ingin menghemat anggaran liburan, sebenarnya di Kota Malang banyak tempat rekreasi murah yang terletak tidak jauh dari pusat transportasi seperti stasiun dan terminal. Bahkan, tidak sedikit objek wisata yang tidak mengenakan tarif masuk alias gratis. Nah, berikut rekomendasi spit wisata paling murah yang bisa Anda temukan saat liburan ke Malang.

Lihat Juga:   Pantai Lebih di Bali, Cocok Untuk Rest Area dan Wisata Kuliner

Malang

Sebenarnya ada dua alun-alun besar yang dapat ditemukan di Kota Malang. Pertama adalah Alun-Alun Tugu Malang atau Alun-Alun Bundar atau Alun-Alun Jan Pieterszoon Coen Plein, sedangkan yang kedua adalah Alun-Alun Malang. Keduanya sama-sama menjadi spot rekreasi favorit warga lokal karena punya yang asri, juga tidak mengenakan tarif masuk alias gratis, kecuali parkir kendaraan.

Bedanya, Alun-Alun Tugu, seperti disinggung di atas, berbentuk bundar, dengan tugu di tengah-tengah kolam, sedangkan Alun-Alun Malang berbentuk persegi, memiliki air mancur dan playground. Jarak Alun-Alun Tugu dari Stasiun Kota Baru tidak sampai 5 menit berjalan kaki, sedangkan perjalanan menuju Alun-Alun Malang sekitar 15 menit berjalan kaki.

Alun-Alun Malang - (@Real Realme)
Alun-Alun Malang – (@Real Realme)

Kampung Warna-Warni Jodipan

Alternatif tempat wisata murah lainnya di Malang adalah  Kampung Warna-Warni Jodipan atau kerap disingkat KWJ. Lokasinya berada di Jalan Ir. H. Juanda No. 9, Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Jika wisatawan berangkat dari Stasiun Kota Baru, cukup berjalan kaki sekitar 7 menit untuk tiba di tempat ini, sedangkan perjalanan dari Terminal Arjosari berkisar 20 menit berkendara..

Disebut Warna-Warni karena hampir semua rumah penduduk di kampung tersebut dicat dengan warna yang beragam. Selain itu, ada pula sejumlah graffiti yang oke, cocok bagi mereka yang doyan selfie, Paling baru, KWJ menyediakan Jembatan Kaca yang menghubungkannya dengan Kampung Tridi. Untuk bisa berkunjung ke tempat ini, harga tiket masuknya cuma Rp5 ribu per orang, belum termasuk tarif parkir kendaraan.

Kampung Warna-Warni Jodipan - (@mllsptn)
Kampung Warna-Warni Jodipan – (@mllsptn)

Kampoeng Heritage Kajoetangan

Apabila Anda tertarik dengan hal-hal yang berbau vintage, dapat mengunjungi Kampoeng Heritage Kajoetangan. Seperti namanya, spot wisata ini berada di kawasan Kayutangan, tepatnya di Jalan Jenderal Basuki Rahmat Gang 4, Kecamatan Klojen, Kota Malang, sangat dekat dengan Alun-Alun Malang dan berselang cuma 5 menit berkendara dari Stasiun Kota Baru.

Menawarkan suasana kampung zaman kolonial Belanda, harga tiket masuk objek wisata ini cuma Rp10 ribu per orang, sudah termasuk voucher belanja produk lokal seharga Rp3 ribu. Jika ingin berwisata edukasi, ada paket dengan harga Rp25 ribu per orang (minimal 10 peserta), sedangkan untuk mereka yang ingin melakukan foto pre-wedding, foto album sekolah, atau pembuatan film dokumenter, dikenakan biaya antara Rp200 ribu sampai Rp300 ribuan per tim.

Lihat Juga:   Rekomendasi Penginapan di Blangkejeren dan Tarifnya
Kampoeng Heritage Kajoetangan - (@Eryc Octaviano)
Kampoeng Heritage Kajoetangan – (@Eryc Octaviano)

Kayutangan Heritage Street View

Tidak jauh dari Kampoeng Heritage Kajoetangan, Anda pun bisa mengunjungi Kayutangan Heritage Street View. Ini adalah jalanan kawasan Kayutangan atau Jalan Jenderal Basuki Rahmat yang disulap menjadi tempat yang oke untuk nongkrong, foto-foto, atau menikmati kopi di malam hari. Ini merupakan spot wisata yang tergolong anyar karena baru dibuka sekitar akhir tahun 2020 lalu.

Di kawasan tersebut, pengunjung akan menemukan suasana khas zaman dahulu, lengkap dengan bangku-bangku panjang untuk bersantai. Beberapa bangunan peninggalan Belanda masih tampak seperti aslinya, cocok dijadikan background foto. Ada pula sajian live music di trotoar dari seniman-seniman lokal. Jika itu belum cukup sejumlah kafe bisa disambangi untuk menghabiskan malam bersama kolega. Anda pun tidak perlu membayar tiket masuk, kecuali jika ingin memesan kopi atau memarkir kendaraan Anda.

Selain tempat-tempat di atas, sebenarnya masih banyak spot rekreasi murah lainnya yang bisa Anda temukan di Kota Malang. Apabila Anda datang bersama keluarga, termasuk anak-anak, bisa meluncur ke Tarekot atau Kota Malang, Brawijaya Edupark, atau Taman Rekreasi Tlogomas. Sementara itu, untuk yang ingin berenang, beberapa kolam renang dengan harga tiket murah antara lain Kolam Renang Lembah Dieng, Zwembad di Stadion Gajayana, dan Kolam Renang Tirta Marabunta.

[1] Prakoso, Aditya Bagus, dkk. 2017. Optimasi Lokasi Wisata Kota Malang Menggunakan Metode Algoritma Genetika. Jurnal Informatika Polinema, Vol. 3(3).

[2] Mayangsari, Sita Ayu dan Kartika Kusuma Wardani. 2019. Desain Website Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Malang. Jurnal Sains dan Seni ITS, Vol. 8(1): 1-6.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan