7 Tempat Wisata Hits dan Kekinian di Pagaralam




Green Paradise - deddyhuang.com
Green Paradise - deddyhuang.com

Jika Anda sedang berkunjung ke Sumatera Selatan, jangan hanya berlibur ke . Sempatkan juga mampir ke Pagaralam. Ini adalah yang kerap disebut sebagai puncaknya Sumatera Selatan, karena berada di kawasan perbukitan dengan ketinggian sekitar 400 sampai 3.000 meter di atas permukaan laut. Ada banyak spot wisata oke yang dapat Anda temukan dan berikut yang tengah hits di kalangan traveler.

Gunung Dempo

Dari sekian banyak tempat rekreasi di Pagaralam, mungkin inilah yang bisa dikatakan paling populer. Gunung Dempo sendiri merupakan bagian dari Pegunungan Bukit Barisan dan menjadi gunung tertinggi di Sumatera Selatan, sekitar 3.173 meter di atas permukaan air laut. Bagi mereka yang hobi mendaki, gunung ini merupakan salah satu tujuan yang tidak boleh dilewatkan.

Soal pesona, Gunung Dempo dikatakan menawarkan panorama mirip di Kebun Teh Ciwidey, Bandung. Karena itu, tidak mengherankan jika kemudian kawasan tersebut menjadi salah satu objek wisata yang ramai didatangi wisatawan. Nah, jika Anda berminat liburan ke tempat ini, Anda perlu melakukan perjalanan selama sekitar tujuh jam berkendara jika bertolak dari Palembang.

Gunung Dempo - nyero.id
Gunung Dempo – nyero.id

Dempo Park

Masih di kawasan Gunung Dempo, ada Dempo Park. Terletak di kaki gunung, ini adalah taman wisata yang menyajikan panorama perkebunan teh yang asri dari ketinggian. Apabila pelancong berminat liburan ke daerah ini, cukup menempuh perjalanan sekitar 15 sampai 20 menit berkendara dari Pagaralam dan membayar tiket yang sangat murah, cuma Rp5 ribu per orang, belum termasuk parkir.

Selain menikmati keindahan alam, ada banyak kegiatan yang bisa lakukan selama berlibur ke taman dengan ketinggian sekitar 1.800 meter di atas permukaan air laut tersebut. Pengelola sudah menyediakan sejumlah spot menarik dan oke yang dapat Anda jadikan background untuk berfoto. Oh ya, Dempo Park beroperasi setiap hari mulai jam 8 pagi hingga 6 sore WIB.

Kebun Teh Lereng Dempo

Masih di kawasan Gunung Dempo, wisata alam lainnya yang dapat Anda eksplorasi adalah kebun teh yang berada di lereng gunung tersebut. Dari kejauhan, hamparan hijau kebun teh yang berada di kaki gunug sesekali tertutup kabut. Menuju ke lokasi menggunakan akses jalan utama, menghabiskan waktu hanya sekitar 15 menit. Jalan yang berkelok dan terjal bisa dilalui oleh kendaraan roda dua maupun mobil.

Kebun Teh Pagaralam sendiri berada pada ketinggian sekitar 1.520 meter di atas permukaan laut. Memasuki akhir pekan, kawasan ini sering diramaikan oleh wisatawan, baik yang datang dari wilayah Sumatera Selatan, maupun dari luar daerah. Selain menikmati panorama kebun, pelancong juga dapat menemukan sejumlah penjual oleh-oleh khas setempat bahkan penginapan berupa villa dengan tarif .

Green Paradise

Objek wisata ini dapat Anda temukan di Dusun Sukarame, Kelurahan Bumi Agung, Kecamatan Dempo Utara. Green Paradise menawarkan pesona alam yang sangat berbeda dengan objek wisata lain di Pagaralam. Pasalnya, ketika memutuskan untuk liburan ke tempat ini, Anda akan menemukan sejumlah mini, lengkap dengan telaga kecil yang dihiasi ikan koi.

Selain menikmati sajian alam, pengunjung juga dapat melakukan berbagai menarik lainnya. Anda berkesempatan untuk memancing, berenang, memanen sayur, bahkan menunggang kuda. Pengelola pun telah menyiapkan wahana seperti flying fox, memungkinkan Anda meluncur dari ketinggian sekitar dua meter sambil menikmati panorama sekitar, termasuk taman bunga.

Green Paradise - deddyhuang.com
Green Paradise – deddyhuang.com

Air Terjun Lematang Indah

Banyak air terjun yang bisa Anda temukan saat berkunjung ke Pagaralam dan salah satu yang sudah sangat populer di kalangan traveler adalah Air Terjun Lematang Indah. Spot wisata ini berada sekitar 10 km dari Kota Pagaralam. Jika Anda kebetulan berangkat dari Kota Palembang, Anda membutuhkan waktu sekitar enam jam berkendara menempuh jarak hampir 300 km untuk tiba di tempat ini.

Jika Anda merupakan pencinta alam, berkunjung ke air terjun ini dijamin tidak akan mengecewakan. Pasalnya, udara sekitar air terjun masih sangat bersih dan sejuk, dengan air yang meluncur deras dan bersih, aliran sungai yang segar, dikombinasikan dengan kicauan burung. Harga tiket masuk salah satu objek wisata andalan Pagaralam ini pun cukup terjangkau, cuma Rp4 ribuan per orang.

Air Terjun Curup Maung

Masih seputar air terjun, tempat lain yang juga tidak kalah populer adalah Air Terjun Curup Maung yang terletak di daerah Dempo Selatan, dekat dengan Atung Bungsu. Jika Anda bertolak dari Kota Pagaralam, membutuhkan waktu sekitar tiga jam berkendara untuk tiba di kawasan ini. Namun, perjalanan panjang dan melelahkan Anda akan terbayar tunai saat tiba di lokasi.

Air terjun yang bertingkat-tingkat dan debit air yang mengalir deras dari tebing ke sungai di bawahnya akan membuat Anda terpana. Turunlah pelan-pelan ke bebatuan besar di tepi sungai dan rasakan dingin dan segarnya air yang mengalir. Namun, hati-hati apabila Anda hendak berfoto selfie di tempat ini karena bebatuan di sekitar lokasi cukup licin dan sungainya berarus deras. 

Danau Merah

Spot wisata lain di Pagaralam yang tengah menjadi hits di kalangan traveler kekinian adalah Danau Merah. Berlokasi di perbukitan Raje Mandare, ini adalah sebuah danau yang memang ‘istimewa’. Alih-alih berwarna biru seperti danau pada umumnya, air di kolam alami tersebut benar-benar berwarna merah, bahkan seperti darah ketika dilihat dari ketinggian.

Dapat dicapai setelah melewati kawasan hutan dan Bukit Rimbacandi, keistimewaan Danau Merah tidak  berhenti di situ. Konon, menurut beberapa pelancong yang pernah mampir, ada sejumlah satwa ‘unik’ yang berkeliaran di hutan Raje Mandare, termasuk kelabang dengan lebar 30 cm dan panjang 50 cm, burung raksasa, serta kerbau dengan telinga sarang lebah. Percaya atau tidak, pesona Danau Merah benar-benar luar biasa.

Danau Merah - bataritours.com
Danau Merah – bataritours.com
Lihat Juga:   Rekomendasi Penginapan Murah Meriah di Bromo Untuk Backpacker, Tarif Cuma Rp 100 Ribuan




Be the first to comment

Tinggalkan Balasan