Rekomendasi Tempat Menginap di Kansai Airport, Berbayar dan Gratis




Kansai International Airport, Osaka, Jepang
Kansai International Airport, Osaka, Jepang

Bagi mereka yang hendak melakukan perjalanan udara, mungkin membutuhkan tempat bermalam sementara yang tidak jauh dari agar tidak ketinggalan pesawat. Nah, daripada repot-repot mencari terdekat, dan tentunya membutuhkan budget khusus, tidak ada salahnya untuk menginap di pelabuhan udara. Pasalnya, sudah banyak bandara yang menyediakan tempat yang nyaman untuk beristirahat, termasuk Kansai Airport yang berlokasi di Osaka, .

Kansai International Airport merupakan salah satu bandara yang berlokasi di Jepang dan menjadi pintu masuk negara tersebut dari bagian barat. Berbeda dengan kebanyakan bandara lain di dunia, Kansai Airport ini didirikan di sebuah pulau buatan yang terletak di Teluk Osaka, sekitar 5 km dari Pantai Senshu. Kabarnya, bandara sengaja dibangun di pulau reklamasi lantaran banyaknya protes penduduk setempat yang khawatir polusi udara jika pembangunan dilakukan di tengah permukiman warga.[1]

Sering disebut pula sebagai Bandara Osaka, pembangunan Kansai Airport pertama kali dilakukan pada tahun 1987 silam. Empat tahun kemudian, terminal konstruksi dimulai. Lalu, pada September 1994, Kansai Airport resmi beroperasi sebagai hub untuk beberapa maskapai, seperti All Nippon Airways, Japan Airlines, dan Nippon Cargo Airlines. Pernah dikhawatirkan akan tenggelam seiring beban yang berat, proyek ini malah mendapatkan penghargaan dari American Society of Civil Engineers pada tahun 2001.

Tempat Menginap di Kansai Airport

Hotel Okura Nikko Kansai Airport (sumber: okura-nikko.com)
Hotel Okura Nikko Kansai Airport (sumber: okura-nikko.com)

Bagi yang baru datang ke bandara atau hendak melanjutkan penerbangan, mungkin membutuhkan tempat beristirahat sejenak untuk melepaskan lelah. Untuk memenuhi kebutuhan ini, di dekat Kansai Airport sebenarnya sudah tersedia Hotel Nikko Kansai Airport yang berjarak hanya 192 meter dari bandara. Sementara, jarak hotel menuju Taman Rinku berkisar 5,5 km.

Lihat Juga:   3 Penginapan Terdekat di Kawasan Pantai Baron, Gunung Kidul

Namun, untuk menginap di tempat ini, tarif yang perlu dibayarkan relatif mahal, sekitar Rp2,2 jutaan per malam untuk Room Assign On Arrival, Rp2,4 jutaan per malam untuk Economy Class, dan Rp2,5 jutaan per malam untuk Premium Economy Class. Ada pula yang lebih mahal, yakni Business Class dengan harga Rp2,9 jutaan per malam dan First Class dengan Rp5,8 jutaan per malam.

Nah, apabila Anda tidak memiliki bujet berlebih untuk menginap di hotel atau ingin menghemat anggaran perjalanan, tidak perlu khawatir. Pasalnya, Bandara Kansai menyediakan sejumlah tempat yang dapat Anda pakai untuk bermalam sambil menunggu penerbangan lanjutan. Jika Anda punya fisik yang fit dan tahan dengan angin malam, arrival hall bisa menjadi yang pas karena menyediakan banyak kursi yang cukup nyaman untuk dipakai berleha-leha.

Aeroplaza First Cabin Kansai Airport (sumber: gotokyo.org)
Aeroplaza First Cabin Kansai Airport (sumber: gotokyo.org)

Sementara, apabila Anda ingin tempat tidur yang lebih nyaman, mungkin bisa meluncur ke Aeroplaza lantai 2, tepatnya di seberang outlet Burger King. Di area tersebut, terdapat sebuah tempat khusus untuk rehat. Anda bisa datang ke receptionist yang sedang bertugas, lalu mengutarakan niat Anda, dan langsung bisa mencari lapak yang pas untuk tiduran secara gratis. Jika ingin memakai bantal dan selimut, ada tambahan biaya.

Lihat Juga:   Homestay Bunga Kopi 8, Akomodasi Rp100 Ribuan & Dekat Kampus Populer di Malang

Tempat istirahat ini memang kalah elegan dibandingkan serupa di Changi Airport. Kursi malas dan sofa di ruangan ini hanya tersedia beberapa di pojok-pojok ruangan, sehingga berlaku siapa cepat dia dapat. Kalau kebetulan datang belakangan, harus ikhlas dengan kursi tunggu biasa. Jika sedang apes karena semua kursi sudah penuh, harus rela rebahan di lantai. Namun tenang saja, lantainya beralaskan karpet yang cukup lembut.

Fasilitas yang disediakan area ini lumayan memadai, termasuk akses Wi-Fi gratis dan stop kontak. Ada banyak colokan di tempat istirahat tersebut, yang tersedia di beberapa spot. Pengelola pun sudah menyiapkan meja yang dilengkapi terminal colokan. Sementara, jaringan Wi-Fi yang disediakan lumayan kencang sehingga pas untuk browsing atau bermain game online sambil membunuh waktu.

Apabila pengunjung ingin mengisi perut, di dekat area tersebut juga sudah tersedia sejumlah outlet makanan, seperti Burger King atau Lawson yang menjual nasi kotak dan aneka roti. Ada pula kafe di belakang Lawson bagi mereka yang ingin menikmati secangkir kopi panas. Sementara, jika ingin membersihkan diri atau mandi, terdapat ruang shower di samping waiting area dengan biaya cukup 500 yen atau sekitar Rp70 ribuan.

[1] Nicholson, Alvin dan Chaidir A. Makarim. 2019. Analisis Creep terhadap Waktu pada Tanah Dasar dalam Proyek Reklamasi Bandara Kansai International Airport. Jurnal Mitra Teknik Sipil Universitas Tarumanagara, Vol. 2(3): 153-161.




Be the first to comment

Tinggalkan Balasan