Jangan Bingung, Ini Pilihan Transportasi Umum di Bali




Komotra - www.totalbaliactivities.com
Komotra - www.totalbaliactivities.com

Sebagai destinasi liburan paling populer di Indonesia, Bali sewajarnya telah dilengkapi dengan fasilitas pendukung pariwisata yang memadai, termasuk transportasi umum. Sayangnya, ketika menginjakkan kaki di Pulau Dewata, jumlah atau varian angkutan umum yang ditemukan tidak sebanyak kota-kota atau daerah lainnya. Kalaupun ada, rute yang dilayani cukup terbatas.

Ditinjau dari sisi makro ekonomi, transportasi bukan hanya merupakan salah satu sarana pembangunan yang berperan dalam menjangkau sumber kekayaan untuk dikelola, melainkan juga melayani kegiatan ekonomi yang telah berkembang.[1] Sementara, dari sisi mikro ekonomi, transportasi salah satunya sistem yang dijual perusahaan atau penyedia untuk mendapatkan keuntungan.

Transportasi ini sebenarnya memiliki peranan yang penting, baik di perkotaan maupun pedesaan, untuk memajukan perekonomian nasional, regional, dan lokal. Masyarakat perkotaan yang maju membutuhkan akses untuk melakukan kegiatan bisnis, pendidikan, dan kebutuhan untuk rekreasi.[2] Sayangnya, hal tersebut belum terlihat secara nyata di .

Sebagai destinasi , infrastruktur di Bali memang sudah cukup bagus. Bahkan, sudah ada tol Mandara sepanjang 8 km yang melintasi laut untuk menghubungkan Nusa Dua, Bandar Udara Ngurah Rai, dan Tanjung Benoa. Tol ini juga bisa dilintasi pengendara motor, baik siang maupun malam. Sayangnya, baik warga lokal maupun yang datang, lebih senang berkeliling menggunakan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor.

Menurut Organda setempat, jumlah angkutan umum yang beroperasi di Pulau Dewata saat ini jumlahnya terus berkurang. Bahkan, untuk peremajaan angkutan umum saja nyaris tidak ada. Penyusutan jumlah angkutan umum menjadi penanda kuat bahwa transportasi publik di Pulau Seribu Pura tersebut memang sedang berada di ambang kematian karena masyarakat lokal sudah sangat nyaman dengan kendaraan pribadi.

Namun, itu bukan berarti penyedia angkutan umum di Bali benar-benar tidak ada. Saat ini, ada beberapa operator yang melayani beberapa rute, termasuk dari I Gusti Ngurah Rai. Bahkan, ada rencana untuk membuat angkutan umum yang menghubungkan Bali sisi selatan dengan Bali sebelah utara, yang terdiri dari dua model. Nah, bagi Anda yang hendak bertamasya ke Bali, berikut beberapa transportasi publik yang dapat Anda manfaatkan.

Lihat Juga:   Biaya & Cara Reschedule Tiket Kereta di Traveloka

Trans Sarbagita

Ini adalah bus yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2011. Dilansir dari Wikipedia, sebenarnya gagasan Trans Sarbagita telah dicanangkan sejak tahun 1998 silam. Sayangnya, hal tersebut gagal terealisasi lantaran Indonesia dan kawasan Asia sedang diguncang krisis moneter yang hebat. Kemudian, berawal dari UU No. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dibentuk sebuah Peraturan Presiden Nomor 45 tahun 2011 tentang Perencanaan Tata Ruang di Sarbagita.[3]

Awalnya, bus Trans Sarbagita beroperasi di dua koridor, yakni Kota-Garuda Wisnu Kencana PP dan Batubulan-Nusa Dua PP. Kemudian, pada tahun 2015, diluncurkan dua koridor lagi, yakni Tabanan-Mengwi-Bandara I Gusti Ngurah Rai serta Mahendradatta-Sanur-Lebih. Sayangnya, dua koridor terakhir kabarnya sudah tidak beroperasi lagi alias telah ditutup.

Bus Trans Sarbagita sendiri sempat berhenti beroperasi. Namun, pada bulan Mei 2019, layanan tersebut kembali dioperasikan oleh pemerintah setempat setelah melalui uji coba operasional mulai tanggal 26 April hingga 1 Mei 2019. Pengoperasian kembali bus Trans Sarbagita melayani rute Bandara I Gusti Ngurah Rai-Nusa Dua PP serta Bandara I Gusti Ngurah Rai-Batubulan PP berkekuatan 6 armada bus.

Bus Trans Sarbagita - en.wikipedia.org
Bus Trans Sarbagita – en.wikipedia.org

Trans Sarbagita

Rute Trans Sarbagita Tarif
Bandara – Nusa DuaRp3.500
Bandara – BatubulanRp3.500
Bandara – TabananRp7.000

Trans Metro Dewata

Layanan ini mulai diluncurkan pada awal September 2020, yang melayani empat koridor dalam kawasan aglomerasi Trans Sarbagita, yang mencakup , Badung, Gianyar, dan Tabanan. Merupakan perluasan dari Trans Sarbagita, dalam merealisasikan layanan transportasi publik ini, pemerintah memberikan subsidi sebesar 100 persen untuk biaya operasional kendaraan (BOK).

Yang menarik, bus ini dilengkapi dengan  peralatan canggih IoT (Internet of Things) seperti CCTV, reader kartu non-tunai, sensor penghitung jumlah penumpang, serta sensor alarm pada pengemudi untuk mendeteksi jika ada pelanggaran pada pengemudi seperti pengemudi mengantuk, merokok, tidak menggunakan seatbelt dan keluar jalur/trayek, yang lantas sistem membunyikan alarm dan mengirim informasi ke Command Center secara real time.

Dengan armada 105 bus, ada empat rute yang dilayani Trans Metro Dewata, yakni GOR Ngurah Rai-Bandara I Gusti Ngurah Rai, Persiapan-Central Parkir Kuta Badung, Pantai Matahari Terbit-Dalung, dan Terminal Ubung-Sentral Parkir Monkey Forest. Untuk bisa memakai layanan ini, hingga 31 Desember 2020, pemerintah setempat menggratiskan tarif Trans Metro Dewata.

Lihat Juga:   5 Penginapan Recommended di Alor NTT, Fasilitas dan Tarifnya
Trans Metro Dewata - indobalinews.pikiran-rakyat.com
Trans Metro Dewata – indobalinews.pikiran-rakyat.com

Kura-Kura Bus

Ini adalah layanan transportasi umum bus yang beroperasi setiap hari di daerah pariwisata yang populer di Bali, seperti Kuta, Legian, Seminyak. Nusa Dua, Jimbaran, Sanur, dan Ubud . Operator akan menjemput wisatawan dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menuju tempat mereka atau menuju sejumlah spot wisata yang dikehendaki.

Kura-Kura Bus - www.befreetour.com
Kura-Kura Bus – www.befreetour.com

Tarif Kura-Kura Bus

LineTarif
Line 3ARp20.000
Line 4ARp20.000
Line 1ARp40.000
Line 1BRp40.000
Line 2ARp40.000
Line 2BRp40.000
Line 1CRp80.000
Line 2CRp80.000
Line 3BRp80.000
Line 3CRp80.000
Line 4BRp80.000
Line 4CRp80.000

Komotra

Ini adalah transportasi umum khas Bali yang sebenarnya sudah beroperasi sangat lama. Berupa minibus, Komotra umumnya memiliki kapasitas 20 penumpang. Untuk menarik wisatawan, pengelola biasanya mendesain tampilan kendaraan dengan gambar dan warna yang tidak biasa. Ada yang berwarna kuning mencolok, merah menyala, serta dilengkapi gambar-gambar yang unik.

Sayangnya, rute perjalanan yang dilayani oleh mini bus Komotra tak terlalu banyak. Transportasi bus wisata ini biasanya bisa Anda temukan dengan mudah ketika berada di kawasan Kuta. Anda akan menjumpai kendaraan ini yang bisa digunakan untuk mengantar ke berbagai tempat wisata yang berada tak jauh dari Kuta, seperti Tanjung Benoa, Sanur, atau Jimbaran, dengan tarif rata-rata Rp10 ribuan per orang.

Komotra - www.totalbaliactivities.com
Komotra – www.totalbaliactivities.com

[1] Siregar, Muchtarudin. 2012. Beberapa Masalah Ekonomi dan Manajemen Transportasi. Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, hlm. 1.

[2] Murray, Alan T., et al. 1998. Public Transportation Access. Transportation Research Part D: Transport and Environment, Vol. 3(5): 319.

[3] Widhyastuti, Anak Agung Mita, dkk. 2016. Implementasi Program Trans Sarbagita dalam Pengembangan Transportasi Publik di Bali. Citizen Charter, Vol. 1(1).




Be the first to comment

Tinggalkan Balasan