Taman Tino Sidin, Dedikasi untuk Pendidikan Anak




yang beralamatkan di Tino Sidin No. 297, Kadipiro, Ngestiharjo, Kasihan, ini diresmikan oleh Sekretaris Jenderal Pendidikan Kemdikbud Prof Ainun Na’im, PhD.

Dalam sambutannya, Ainun menyambut positif Taman Tino Sidin ini. Sosok Tino Sidin adalah seorang tokoh penting. Dimana sebagai guru bagi anak-anak, dirinya memiliki pendekatan psikologis anak. “Hampir seluruh hidupnya didedikasikan untuk pendidikan. Khususnya dalam hal teknik menggambar yang menyenangkan. Sema ngat inilah yang wajib kita kenang dan lestarikan dalam pendidikan saat ini,” kata Ainun.

Pembukaan ini sejatinya akan dibuka langsung oleh Menteri Pendidikan Nasional Prof Dr Ir KH Mohammad Nuh, DEA. Namun mendadak M Nuh harus mengikuti rapat bersama Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono.

Ainun mengungkapkan meski batal hadir, namun M Nuh berjanji akan menyusun jadwal ulang. Dimana dirinya akan hadir di lain kesempatan untuk melihat Taman Tino Sidin ini. Kemendikbud mengapresiasi Tino Sidin dalam mendirikan taman ini.

Lihat Juga:   Batu Suki Resort & Hotel, Akomodasi Kelas Premium Dekat Selecta

“Sehingga tidak hanya menjadi aset milik keluarga tapi umum. Dimana bisa melihat hasil karya beliau, teknik belajarnya. Kenangan hingga barangbarang peninggalan milik Tino Sidin. Membawa misi bahwa pendidikan juga kebudayaan,” kata Ainun.

Mantan Kapolda DIJ Haka Astana turut hadir dalam pembukaan ini. Bahkan Haka menyempatkan diri mewakili keluarga Tino Sidin membuka taman ini. Menurutnya taman ini merupakan sebuah tetenger khusus. Dengan adanya taman ini maka turut mendukung aktivitas seni budaya. Terutama bagi anak-anak dibawah naungan Taman Tino Sidin. Haka menambahkan bahwa almarhum Tino Sidin adalah sosok yang hangat.

“Nyaris menghabiskan hidupnya mendampingi anak untuk memggambar. Bukan hanya ayah yang hangat dan sabar tapi juga sosok yang multidimensional. Bisa menjadi guru olahraga, seorang veteran pejuang, relawan PMI, pemain film hingga penulis buku,” kenang Haka. Kedepannya Haka berharap agar Taman Tino Sidin dapat dimanfaatkan. Tidak hanya sebagai sebuah memorabilia namun sebuah khazanah. Mengenang sosok yang memiliki jasa besar dalam pendidikan untuk anak-anak.

Lihat Juga:   Menginap Losmen 105 Jogja, Bayar mulai Rp 50 ribuan

Salah seorang putrid Tino Sidin, Panca Takariyati Sidin aktif dalam pembangunan taman ini. Kedepannya taman ini akan dilengkapi berbagai foto, karya dan memorabilia. Bangunan dua lantai ini akan menyajikan ragam Tino Sidin.

Di pojok ruangan terdapat sebuah video menggambar bersama Tino Sidin. Salah satunya adalah program di TVRI yang bertajuk Gemar Menggambar. Sosok inilah, menurut Titik, yang selalu dikenang.

“Bapak juga mengajari bahwa anak bebas berimajinasi menurut pengertian mereka. Sehingga menggambar itu untuk senang-senang bukan menang lomba. Bapak juga menanamkan menjadi pribadi yang mengedepankan rasa dalam berperilaku serta berkontribusi dalam pembangunan Negara,” tutupnya. (dwi/ila/ty)




1 Comment

  1. Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai “Taman Tino Sidin, Dedikasi untuk Pendidikan Anak”.
    Saya juga mempunyai video mengenai Pendidikan yang bisa anda kunjungi di video.gunadarma.ac.id/play.php?vid=484

Leave a Reply

Berikan rating*

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*