Spot Wisata Hits di Karangsambung, Kebumen

Curug Plumbon - androzmeda.blogspot.com

Jika menyebut objek di kawasan Kebumen, salah satu nama yang langsung terlintas adalah Goa Jatijajar. Selain itu, , termasuk Karang Bolong, menjadi destinasi lain yang cukup populer. Namun, tidak hanya itu, Kebumen juga memiliki pesona alam yang mengagumkan yang berlokasi di Karangsambung.

Karangsambung sendiri merupakan salah satu kecamatan yang berlokasi di Kabupaten Kebumen. Kecamatan ini setidaknya terdiri dari 14 desa, antara lain Banioro, Kaligending, Kalisana, Karangsambung, Kedungwaru, Langse, Pencil, Plumbon, Pujotirto, Seling, Tlepok, Totogan, Wadasmalang, dan Widoro.

Di telinga orang awam, nama Karangsambung mungkin belum terlalu familiar di telinga. Namun, di kalangan pencinta geowisata Tanah Air dan mancanegara, kawasan ini cukup populer karena menyimpan berbagai monumen geologi yang sangat unik. Ini tidak terlepas dari letak geografis wilayah ini sekitar 120 juta tahun yang lalu, yang merupakan dasar laut dan menjadi pertemuan lempeng benua dan samudera. Proses subduksi selama ratusan juta tahun ini menyebabkan batu-batuan purba itu tersingkap ke permukaan.

Bukit Pentulu Indah

Salah satu objek wisata di Karangsambung yang tengah menjadi tren di kalangan adalah Bukit Pentulu Indah. ini berada di Dukuh Dakah, Karangsambung. Secara garis besar, lokasi bukit bisa diakses melalui Pasar Mertakanda, dilanjutkan ke Bumi Perkemahan Widoro, lalu ke LIPI Karangsambung, kemudian sampai di Bukit Pentulu Indah. Dari pusat Kebumen, objek wisata ini bisa ditempuh dalam jarak sekitar 20 km.

Awalnya, satu di antara puncak lereng Paras, Desa Karangsambung ini hanyalah perbukitan sepi yang dipenuhi oleh pepohonan pinus. Kemudian, para pemuda Karangsambung yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Paras Adi Prakasa ‘menyulap’ bukit tersebut menjadi objek wisata yang menarik. Tidak mengherankan jika kemudian dalam beberapa tahun terakhir, bukit ini ramai dikunjungi pelancong.

Sebelum mencapai bukit, pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan sawah dengan model berundak (terasering) di sisi jalan berkelok menuju puncak. Di samping itu, turis juga dijamin dibuat kagum dengan bentangan tebing yang tersusun dari batuan purba di sisi jalan tersebut. Sementara, pepohonan pinus yang tumbuh bersaf-saf di bukit itu tidak hanya menciptakan hawa sejuk, melainkan juga menyempurnakan keelokan alam bukit dengan karakter yang khas.

Lihat Juga:   Rekomendasi Penginapan Murah di Anyer yang Cocok untuk Backpacker

Memasuki gerbang wisata bukit yang berarti bukit kecil tersebut, seperti mengawali ke alam bebas. Jalan menuju puncak dibangun di sela pepohonan pinus yang membentuk barisan rapi. Wisatawan pun tidak perlu berkeringat untuk bisa sampai ke puncak bukit, karena hanya berjarak sekitar 150 meter dari pintu masuk.

Ketika sampai di puncak bukit, sama halnya mencapai puncak kepuasan. Sejauh mata memandang, deretan perbukitan hijau tampak meliuk tanpa ada putusnya. Lekukan perbukitan tersebut bagaikan memagari Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing yang tampak berdiri gagah sekaligus megah di kejauhan.

Yang membedakan tempat ini dengan objek puncak di lokasi lainnya adalah bentang alam yang khas. Deretan perbukitan dan lembah Karangsambung yang tampak utuh dari puncak tersebut adalah objek morfologi yang khas. Singkapan bebatuan purba yang membentuk perbukitan itu tampak lamat-lamat. Selain itu, pengunjung juga bisa menyaksikan bekas lantai samudera pada ratusan juta tahun yang lalu, yang kini berubah menjadi hamparan daratan karena aktivitas subduksi (pergerakan lempeng tektonik).

Pesona lainnya adalah matahari terbit atau sunrise yang bisa disaksikan di tengah-tengah Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing. Jika ingin merasakan sensasi lain, pengunjung bisa menaiki rumah kecil di atas pohon melalui anak tangga. Dari spot ini, wisatawan bisa mengabadikan diri melalui kamera dengan latar pemandangan yang mengagumkan.

Dibuka pertama kali pada tahun 2015 lalu, menurut Tribun News, Bukit Pentulu Indah rata-rata dikunjungi 50 wisatawan per hari. Jika di akhir pekan atau hari libur, jumlah wisatawan melonjak hingga 200 orang sampai 300 orang per hari. Pasalnya, meski memiliki panorama yang indah, harga tiket masuk ke tempat ini sangat , cuma Rp5 ribu per orang.

Bukit Pentulu Indah - pakben.blogspot.com

Bukit Pentulu Indah – pakben.blogspot.com

Curug Plumbon

Curug Plumbon atau Air Terjun Plumbon, seperti namanya, berlokasi di antara Dusun Grigak dan Dusun Plumbon, di Desa Plumbon, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen. Air terjun yang elok ini berada tidak jauh dari SDN 2 Plumbon dan berjarak cukup dekat dengan Jalan Raya Plumbon-Wadasmalang. Jika datang dari Kebumen, jarak yang ditempuh sekitar 16 km.

Lihat Juga:   Alamat dan Tarif Villa di Kawasan Wisata Tangkuban Perahu, Lembang

Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 15 meter. Meski tidak begitu tinggi, namun curug ini terkenal akan kejernihan airnya yang siap memanjakan wisatawan dengan kesejukan dan kesegaran. Keistimewaan lainnya adalah bentuknya yang unik, yang mengucur deras di atas batuan sedimen yang nampak bertumpuk, sehingga sangat cocok dijadikan lokasi berfoto.

Curug Plumbon - androzmeda.blogspot.com

Curug Plumbon – androzmeda.blogspot.com

Curug Wringin

Masih seputar air terjun, ada Curug Wringin yang berlokasi Dusun Era Gemiwang, Desa Pujotirto, Kecamatan Karangsambung. Untuk menjangkau objek wisata ini, wisatawan harus berjalan kaki menyusuri jalan setapak karena lokasinya yang jauh dari pemukiman penduduk. Karena bukan wisata yang dikelola, di sekitar air terjun ini tidak ada kecuali tempat parkir di halaman rumah warga.

Curug Wringin sendiri memiliki ketinggian 20 meter yang berada di lereng selatan Perbukitan Indrakila. Air terjun ini mempunyai keunikan tersendiri karena lingkungannya masih betul-betul alami di tengah hutan. Curug Wringin mengucur bebas dari ketinggian tebing dan kemudian jatuh membentuk kolam besar, yang mencapai kedalaman sekitar 7 meter, dengan air yang biru kehijauan.

Curug Wringin - www.lihat.co.id

Curug Wringin – www.lihat.co.id

Goa Langse dan Goa Silodong

Namanya mirip dengan goa yang berada di Gunung Kidul, Yogyakarta. Goa ini sendiri berada di Desa Tototan, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen. Di lokasi yang sama, juga terdapat Bukit Jatibungkus. Nah, di bukit inilah, Anda bisa menjumpai banyak goa seperti Goa Langse di sisi barat, serta Goa Sikepul dan Goa Silodong di sebelah timur.

Khusus Goa Silodong, tempat ini memiliki tiga lantai dengan kedalaman goa mencapai 150 meter. Untuk menuju lokasi goa, wisatawan disarankan berhati-hati. Pasalnya, meski akses jalan menuju goa sudah ditata dengan baik, tetapi Anda akan menjumpai jalanan berbatu terjal. Yang perlu diperhatikan, jika ingin selfie, wisatawan diharapkan tidak sampai lupa diri.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>