Sertifikasi Hotel Berbintang Kini Bukan Lagi Dari PHRI




Eastparc Jogjakarta menerima sertifikasi bintang lima Rabu (20/8/14). Sejak lembaga penentu klasifikasi berbintang dilakukan oleh lembaga sertifikasi usaha (LSU) independen, Eastparc menjadi pertama yang menerima sertifikasi berbintang dari LSU.

Direktur LSU Adi Karya Zahir Ravana Zubir menerangkan untuk mendapatkan klasifikasi bintang lima, hotel harus memiliki skor minimal 935. Beberapa aspek yang dinilai untuk menjadi syarat hotel berbintang meliputi aspek bangunan, dan pengelolaan. “Jika dilihat dari aspek pelayanan, tenaga kerja hotel harus memiliki sertifikasi,” kata Zahir usai penyerahan SK Sertifikasi Bintang Lima di hotel setempat.

Zahir menerangkan sertifikasi sendiri memiliki masa berlaku selama tiga tahun. Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No 52/2012 tentang Sertifikasi Kompetensi dan Sertifikasi Usaha di Bidang . PP itu kemudian dijabarkan melalui Peraturan Menteri dan Ekonomi Kreatif Nomor PM.53/Hm.001/MPEK/2013 tentang Standar Usaha Hotel, terhitung mulai 3 Oktober 2013, sertifikasi bintang hotel dilakukan oleh LSU bidang independen, bukan lagi .

Lihat Juga:   Update Losmen dan Penginapan Murah di Pekalongan, Mulai Rp40 Ribuan

Hanya saja, bagi hotel yang menggunakan sertifikasi dari PHRI dan masih berlaku tidak perlu mengajukan perpanjangan sertifkasi. Sertifikasi dilakukan bila masa berlakunya telah habis. Menurut Zahir sertifikasi hotel bersifat wajib bagi hotel. Sesuai dengan aturan daerah, hotel yang tidak memiliki sertifikasi bisa dikenai ancaman pembekuan operasional. “Memang pengawasan dan pembinaannya ada di pemerintah daerah,” terangnya.

Lihat Juga:   Rekomendasi Guest House Nyaman di Lebak Bulus, Jakarta

Seperti diketahui ada sejumlah undang-undang yang mengatur tentang sertifikasi hotel berbintang. Salah satunya adalah UU No 10 Tahun 2009 tentang Pariwisata. “Dalam Pasal 1 UU tersebut disebutkan bahwa sertifikasi adalah proses pemberian sertifikat kepada usaha dan pekerja pariwisata untuk mendukung peningkatan mutu produk pariwisata, pelayanan, dan pengelolaan kepariwisataan,” paparnya.

Sementara itu, Director of Retail Eastparc Hotel Ni Komang Darmiati menjelaskan dengan standar sertifikasi yang sudah terpenuhi, hotel akan terus meningkatkan kualitas pelayanan. Selain kenyamanan 190 tersedia, sejumlah penunjang lain seperti restoran akan terus ditingkatkan. (bhn/ila/ty/radarjogja)




Be the first to comment

Leave a Reply

Berikan rating*

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*