Update Penginapan Anjani, Villa Murah di Pagilaran Batang




Wisata kebun teh di Pagilaran, Batang (sumber: liputan6.com)
Kawasan Pagilaran, Batang (sumber: travel.kompas.com)

Bagi Anda yang suka melakukan wisata yang bersentuhan dengan alam, sekali waktu Anda disarankan untuk mampir ke Pagilaran. Ini adalah sebuah desa di Kabupaten yang menyuguhkan agrowisata perkebunan teh yang asri dan sejuk. Anda pun tidak perlu khawatir akan akomodasi penginapan, karena di area ini telah berdiri beberapa tempat singgah yang layak, salah satunya Penginapan Anjani.

Sebelum membahas mengenai Penginapan Anjani, kita kupas sedikit mengenai wisata Pagilaran. Dikutip dari situs resminya, kawasan Agrowisata Pagilaran menawarkan hamparan pohon teh yang membentang sejauh mata memandang, ditingkahi embusan angin yang membawa hawa sejuk, dijamin bakal membuat Anda betah. kebun teh ini sendiri dapat Anda tempuh setelah melakukan perjalanan tidak lebih dari satu jam berkendara dari pusat kota Batang.

Dikutip dari Kompas, dengan luas sekitar 1.130 meter persegi, Kebun Teh Pagilaran berada di atas ketinggian 600 meter sampai 1.600 meter di atas permukaan laut. Dengan kondisi tersebut, kawasan ini memang memiliki udara yang sangat sejuk, bahkan cenderung dingin, dan bisa mencapai 16 derajat celsius pada saat pagi hari menjelang terbit.

Layaknya kebun teh pada umumnya, atraksi utama yang ditawarkan Agrowisata Pagilaran adalah tea walk, menelusuri jalur perkebunan teh dengan jarak sekitar 6 kilometer. Nah, agar tidak ketinggalan momen memetik teh, disarankan untuk keluar pada pukul 05.00 atau 06.00 pagi. Dalam kondisi tersebut, udara dingin tentunya bakal menjadi tantangan tersendiri menikmati keindahan matahari terbit di tengah kesegaran hamparan kebun teh.

Wisata kebun teh di Pagilaran, Batang (sumber: liputan6.com)
Wisata kebun teh di Pagilaran, Batang (sumber: liputan6.com)

Ada dua tea walk yang bisa diikuti wisatawan, yaitu menggunakan truk menuju perbukitan dan berjalan di kebun di sekitar pabrik. Jika Anda memilih yang pertama, Anda akan ikut rombongan truk dengan berkeliling kebun teh menuju Bukit Kamulyan. Truk yang digunakan untuk berkeliling adalah truk double, dengan tinggi sekitar satu meter.

Ketika menumpang truk, Anda disarankan untuk berdiri agar bisa melihat pemandangan sekitar yang elok. Namun, jika Anda tidak terlalu tahan melewati perjalanan terjal naik turun dengan kontur bebatuan, Anda lebih baik duduk untuk menghindari mual. Pasalnya, tidak jarang wisatawan akan jatuh bangun ketika truk melewati jalanan bebatuan.

Di tengah perjalanan, Anda pun bisa turun di beberapa titik untuk mengambil beberapa foto. Puncaknya setelah jarak sekitar tiga km, akan terlihat kebun yang menawan dengan barisan ibu-ibu pemetik teh. Anda pun bisa turun dari truk untuk berfoto bersama para ibu tersebut, sambil belajar cara memetik teh yang baik dan benar.

Selepas jarak 6 km, wisatawan akan tiba di pabrik pengolahan teh. Di dalam pabrik tersebut, dikatakan tidak kurang 8.000 ton teh diproduksi setiap tahun. Sekitar 70 sampai 80 persen dari teh tersebut diekspor ke luar negeri sebagai teh premium. Teh hitam yang diproses secara ortodoks dan teh hijau kualitas premium kebanyakan dikirim ke AS, Inggris, Rusia, dan Jepang.

Fasilitas dan Penginapan Anjani

Penginapan Villa Anjani - @Fatya Zaki
Penginapan Villa Anjani – @Fatya Zaki

Karena kunjungan wisatawan ke Batang semakin hari semakin bertambah, maka di sekitar kawasan Pagilaran pun mulai bermunculan tempat menginap. Salah satu akomodasi yang cukup direkomendasikan adalah Penginapan Anjani. Ini adalah salah satu akomodasi yang memiliki fasilitas cukup memadai untuk sekadar beristirahat atau melepas lelah.

Penginapan Anjani sendiri beralamat di Kalisari, Blado, Kabupaten Batang, atau di Jalan Pagilaran-Blado KM 7. Menurut penuturan banyak pelancong yang pernah singgah, Villa Anjani dikatakan sebagai sebuah penginapan yang sangat nyaman, dengan tarif yang cukup terjangkau. Namun, ada beberapa pengunjung yang mengeluhkan fasilitas villa yang dinilai tidak terlalu komplet.

Jika Anda menelusuri situs pencarian Google, memang sangat minim ulasan mengenai tempat inap ini. Namun, berdasarkan hasil penelusuran penulis, akomodasi ini diketahui mengusung desain yang cukup modern untuk ukuran villa dengan tarif murah. Ketika Anda sampai di depan lokasi, Anda akan menemukan tulisan ‘Penginapan Anjani’ yang tertulis di atas dinding bercat biru.

Villa ini sendiri terdiri dari dua lantai. Lokasinya yang ada di tengah pedesaan membuat Penginapan Anjani memiliki pemandangan yang menawan sekaligus udara yang sejuk. Bangunan villa terutama didominasi warna krem. Sentuhan warna merah tua terlihat di beberapa bagian, seperti pilar penyangga dan sedikit area dinding interior.

Penginapan Villa Anjani - @Fatya Zaki
Penginapan Villa Anjani – @Fatya Zaki

Secara tampilan, Penginapan Anjani sebenarnya memiliki ukuran yang terbilang luas. Di depan villa, terdapat area parkir kendaraan, yang meskipun masih berupa tanah bebatuan, namun cukup lapang dan bisa diisi dua hingga tiga unit kendaraan roda empat. Di sebelah lahan parkir, terdapat teras dengan lantai keramik, yang bisa Anda gunakan untuk bersantai sambil menghirup udara segar.

Masuk ke ruang tamu, wisatawan akan menemukan ruangan yang luas dan bersih, dengan lantai keramik berwarna putih. Dinding interior masih didominasi warna krem, dengan aksen merah di beberapa bagian. Pintu villa berukuran cukup lebar, demikian juga dengan jendela, sehingga memungkinkan cahaya matahari masuk dengan lebih leluasa.

Fasilitas yang disediakan Penginapan Anjani sendiri terbilang cukup memadai. Pihak pengelola telah menyiapkan kursi untuk bersantai di area ruang tamu dan meja. Masuk agak ke dalam, Anda akan menemukan televisi di ruang tengah, yang bisa dijadikan tempat berkumpul bersama keluarga atau sahabat dan rekan kantor.

Jika Anda menginginkan lebih, Anda bisa naik tangga untuk menuju lantai dua. Di area ini, terdapat sebuah balkon dengan dominasi kayu, yang cocok dijadikan tempat untuk menyaksikan pemandangan sekitar dengan lebih leluasa. Meski punya fasilitas memadai, tarif Penginapan Anjani konon cukup murah. Menurut penuturan beberapa tamu, sewa di tempat ini tidak sampai Rp250 ribuan per malam. Jika Anda membutuhkan lebih detail, bisa langsung datang ke lokasi.

[Update: Galih Conainthata]

Lihat Juga:   Rekomendasi Penginapan/Hotel Murah di Dekat Pasar Klewer Solo




Be the first to comment

Tinggalkan Balasan