Apabila berbicara mengenai wisata di Lamongan, pasti tidak jauh-jauh dari wisata religi ke makam Wali Songo dan juga pelesir ke kawasan pantai Wisata Bahari Lamongan. Padahal, tempat liburan di daerah yang berjuluk Kota Soto tersebut tidak cuma itu. Apabila Anda ingin melepaskan penat sekaligus membuat tubuh menjadi lebih fit, Anda bisa mampir ke Pemandian Air Panas Brumbung, yang punya harga tiket murah meriah.
Selama ini wisata di Lamongan memang identik dengan wisata religi. Pengunjung atau wisatawan yang datang ke lokasi wisata religi dikatakan konsisten tinggi dan mencapai angka lebih dari 50 persen dari seluruh traveler yang datang ke Lamongan.[1] Dengan tingginya animo pelancong, untuk satu objek wisata religi saja, menurut data Dinas Pariwisata Kabupaten Lamongan, kontribusi sektor tersebut mencapai angka Rp644,1 juta per tahun.[2]
Seiring waktu, wisata di Lamongan tidak cuma didominasi ziarah ke makam atau masjid. Ada pula Wisata Bahari Lamongan alias WBL, yang merupakan pengembangan dari Tanjung Kodok. Didirikan pada tahun 2004 silam, WBL menawarkan tidak cuma wisata bahari, tetapi juga sejumlah wahana menarik seperti rumah kucing, rumah sakit hantu, istana bawah laut, gua insectarium, space shuttle, anjungan Wali Songo, Texas city, paus dangdut, tembak ikan, hingga rumah kaca.[3]
Lokasi Pemandian Air Panas Brumbung
Kemunculan WBL dapat dikatakan mengubah mindset wisatawan yang ingin tamasya ke Lamongan. Sebagian besar traveler sekarang menetapkan tujuan mereka ke destinasi di pesisir Laut Jawa tersebut, terutama untuk liburan anak sekolah. Padahal, Lamongan masih punya banyak wisata alam yang oke lainnya untuk dijelajahi, salah satunya Pemandian Air Panas Brumbung.
Pemandian Air Panas Brumbung dapat ditemukan di Dusun Tepanas, Desa Kranji, RT 0t RW 01, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Apabila Anda berangkat dari pusat Lamongan, Anda dapat berkendara selama sekitar 50 menit menempuh jarak sejauh kurang lebih 31 km. Disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi, selain karena lokasinya cukup jauh, Anda juga dapat langsung tiba di lokasi. Sementara itu, jika memakai kendaraan umum, Anda harus sedikit berjalan kaki terlebih dahulu untuk tiba di tempat ini.
Menurut kepercayaan masyarakat setempat, pemandian yang juga kerap disebut Sendang Brumbung tersebut sudah ada sejak zaman Wali Songo, tepatnya di masa Sunan Drajat. Saat itu, sendang di sini dimanfaatkan warga sekitar untuk mencuci pakaian dan mandi. Entah kenapa, air di dalam kolam berubah warna dan rasa, yang membuat banyak warga sakit.
Lantas, Sunan Drajat menolong penduduk dengan menancapkan tongkat ke tanah kapur di dekat sendang. Dari lubang tongkat tersebut, keluar air tawar dan bersih. Keluarnya air tawar itu ternyata tidak pernah berhenti, sehingga airnya sampai tumpah berlebihan. Sunan Drajat kemudian meminjamkan bokor dan meminta warga untuk membersihkan air sendang hingga bersih. Seiring waktu, semakin banyak pengunjung yang ingin membuktikan khasiat air sendang, yang konon dapat meringankan berbagai macam penyakit, terutama penyakit kulit.
fasilitas Pemandian Air Panas Brumbung
Memiliki dua sumber mata air, awalnya Pemandian Air Panas Brumbung cuma dapat dipakai dua orang. Kemudian, penduduk sekitar mengelolanya dan akhirnya dibuat tiga kolam air, yakni berukuran kecil, sedang, dan besar. Lantas, jumlah kolam ditambah lagi menjadi empat, dengan rincian dua kolam air hangat yang berasal dari sumber mata air panas untuk laki-laki dan perempuan, satu kolam untuk dewasa, dan satu kolam untuk anak-anak.
Tidak hanya kolam untuk berendam, di area Pemandian Air Panas Brumbung, juga berdiri sejumlah stand yang menawarkan aneka makanan dan minuman. Ada pula stand yang menyewakan peralatan renang untuk wisatawan yang datang. Fasilitas lainnya termasuk area parkir kendaraan, kamar untuk bilas dan mandi, serta tempat ibadah atau musala.
Harga Tiket Pemandian Air Panas Brumbung
| Tipe Tiket | Tarif |
| Tiket Masuk | Rp5.000 |
| Parkir Mobil | Rp5.000 |
| Parkir Motor | Rp2.000 |
Informasi harga tiket Pemandian Air Panas Brumbung di atas kami peroleh dari berbagai sumber, termasuk bocoran sejumlah wisatawan yang pernah berkunjung. Dengan membayar biaya tersebut, traveler dapat berendam sepuasnya karena Pemandian Air Panas Brumbung beroperasi selama 24 jam. Namun, perlu diingat bahwa harga tiket masuk pemandian ini tidak terikat dan dapat berubah sewaktu-waktu.
[1] Salmon, Indra P. P., et al. 2020. Embrio Destinasi Wisata Religi Baru: Identifikasi Komponen 3A Berbasis Wisata Ziarah Desa Balun, Lamongan. Jurnal Ilmiah Syiar IAIN Bengkulu, Vol. 20(1): 33-45.
[2] Dinas Pariwisata Kabupaten Lamongan. 2020. Pemerintah Kabupaten Lamongan.
[3] Ramadhan, Fikry Aulya dan Hendro Aryanto. 2021. Perancangan Ulang Feed Instagram Wisata Bahari Lamongan. Jurnal Barik, Vol. 2(3): 217-228.
