Sebagai negara kepulauan, memang tidak sulit menemukan pantai di Indonesia. Tidak cuma Bali, Lombok, atau Jawa bagian selatan yang punya deretan pantai cantik, Anda juga bisa mampir ke Sungailiat. Kecamatan yang berada di Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung tersebut memang dianugerahi banyak pantai eksotis, salah satunya Pantai Turun Aban atau Teluk Turun Aban.
Potensi objek wisata terbesar kawasan Kepulauan Bangka Belitung memang tidak jauh-jauh dari pantai, selain wisata sejarah, kuliner, dan adat istiadat, lantara sebagian besar wilayahnya terdiri dari perairan dan pesisir. Tercatat, dari 81.725 km2 luas wilayah Kepulauan Bangka Belitung, sekitar 65.301 km2 atau 79 persen adalah perairan dan sisanya sekitar 16.424 km2 (21,10 persen) adalah daratan yang terdiri dari pulau-pulau berjumlah ribuan, termasuk dua pulau besar, Bangka dan Belitung.[1]
Kawasan Wisata Matras, yang berlokasi di Kelurahan Sinar Baru misalnya, adalah sebuah daerah wisata yang tidak hanya menyajikan pantai (Pantai Matras, Parai Tenggiri, Batu Bedaun) dan bahari (diving, snorkeling, surfing, fishing, sunbathing), tetapi juga atraksi wisata seperti festival seni budaya, olahraga, hingga kuliner.[2] Pada tahun 2010 silam, Kampung Matras bahkan telah ditetapkan sebagai desa atau kampung wisata, yang berkorelasi positif dengan program pengembangan wisata di Kepulauan Bangka Belitung.
Lokasi Pantai Turun Aban
Pantai elok lainnya yang dapat Anda temukan di kawasan Kampung Matras adalah Pantai Turun Aban. Sebelumnya bernama Pantai Teluk Limau, lokasinya berada di daerah Sinar Baru, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung. Secara geografis, Pantai Turun Aban terletak di antara Pantai Matras dan Pantai Parai Tenggiri, serta tidak jauh dari Konservasi Penyu Tukik Babel.
Apabila wisatawan berangkat dari Kota Pangkalpinang, jarak menuju pantai tersebut sekitar 42 km atau satu jam berkendara jika memakai transportasi darat. Rute yang dapat ditempuh adalah dari Jalan Raya Pangkalpinang-Sungailiat. Setelah sampai di Bundaran Air Ancur Juang Sungailiat, dilanjutkan ke Simpang Empang Sungailiat. Kemudian, traveler bisa melanjutkan perjalanan ke Jalan Belinyu-Sungailiat hingga bertemu persimpangan Jalan Parai Indah. Pelancong akan melewati kawasan Pantai Parai Tenggiri dan lokasi Pantai Turun Aban tidak jauh dari pantai tersebut.
Pesona dan Fasilitas Pantai Turun Aban
Menurut ulasan sejumlah pelancong, Pantai Turun Aban menjadi objek wisata yang wajib dikunjungi saat liburan ke Bangka dan Anda akan menyesal jika tidak sempat mampir. Bahkan, ada beberapa traveler yang mengatakan bahwa pesona pantai tersebut lebih oke dibandingkan Pantai Kuta di Bali. Tidak cuma eksotis, harga tiket masuk Pantai Turun Aban pun sangat terjangkau.
Lalu, apa sih keistimewaan Pantai Turun Aban? Secara luas, garis pantai tersebut memang tidak terlalu panjang, tetapi punya banyak spot foto yang keren. Pantai ini menghadirkan pasir putih yang bersih, dikelilingi batuan granit yang indah, air laut yang biru dan jernih plus tenang, ditambah adanya tambatan perahu nelayan setempat yang sedang tidak melaut.
Ada banyak kegiatan yang dapat Anda lakukan saat berwisata ke Pantai Turun Aban. Mengabadikan diri lewat lensa kamera atau ponsel adalah yang tidak boleh dilewatkan. Pasalnya, seperti disinggung di atas, Pantai Turun Aban menghadirkan banyak spot foto yang keren. Anda dapat berpose dengan latar belakang lautan yang luas, batu granit kokoh dan berukuran besar, atau perahu nelayan yang sedang bersandar.
Untuk mereka yang hobi berenang, Pantai Turun Aban cocok digunakan untuk menyalurkan hobi tersebut. Pasalnya, ombak di pantai ini memang cenderung tenang dan tidak terlalu besar berkat adanya batuan granit raksasa yang mengapit wilayah tersebut. Meski demikian, pengunjung tetap disarankan berhati-hati karena bisa saja ombak besar datang secara tiba-tiba.
Sebagai sebuah objek wisata, fasilitas yang disediakan di Pantai Turun Aban bisa dikatakan cukup memadai, meskipun mungkin tidak terlalu mewah. Untuk mereka yang membawa kendaraan pribadi, sudah disediakan area parkir yang cukup lapang. Tersedia pula warung yang menjajakan aneka makanan dan minuman, toilet untuk bilas atau mandi, hingga tempat ibadah atau musala.
Harga Tiket Pantai Turun Aban
Seperti disinggung sebelumnya, untuk mereka yang tertarik dengan keindahan Pantai Turun Aban, tiket masuk yang perlu dibayarkan tidak mahal. Menurut bocoran sejumlah traveler, harga tiket masuk pantai tersebut cuma Rp3.000 ketika melewati gerbang Pantai Matras. Jika Anda membawa kendaraan pribadi, akan dikenakan tarif parkir sebesar Rp3.000 untuk sepeda motor atau Rp5.000 untuk mobil. Jadi, berminat mengeksplorasi Pantai Turun Aban yang eksotis?
[1] Kaswandi dan Joko Christanto. 2014. Study of Perception and Participation of Local Society in Sinar Baru Village Toward The Development of Matras Tourism Village, Sungailiat, Bangka Regency. Jurnal Bumi Indonesia, Vol. 3(2): 1-12.
[2] Ibid.
