Pantai Karang Taraje, Pantai Asyik dengan Pemandangan Unik di Bayah




Pantai Karang Taraje (sumber: iklantravel.com)
Pantai Karang Taraje (sumber: iklantravel.com)

Banten memang punya banyak yang menarik untuk dikunjungi, salah satunya Karang Taraje. Karang Taraje adalah sebuah objek alam yang terletak di Jalan Raya Transit Baya Cisolok, Desa Darmasari, Kabupaten Lebak, Banten, 42393. Pantai Karang Taraje dekat dengan beberapa tempat menarik lain seperti Pantai Legon Pari dan Pantai Beureum. Pantai Karang Taraje berada di sebelah timur Pantai Legon Pari. Nah, ternyata meski saling berdekatan Pantai Karang Taraje mempunyai situasi yang berbeda dari Legon Pari.

Apabila di pantai lainnya Anda akan disuguhi pemandangan ombak, pasir, atau bentang laut yang luas, maka di Pantai Karang Taraje Anda justru bakal menikmati pemandangan berupa bebatuan karang yang unik. Di pantai satu ini hampir semua sisi pantai dipenuhi batu karang dalam berbagai ukuran. Di sebelah kiri pantai juga ada karang yang bentuknya mirip teras luas dan berundak-undak seperti tangga. Tak heran jika kemudian warga setempat menamai pantai ini dengan sebutan Karang Taraje. Dalam Bahasa Sunda, Taraje bermakna tangga.

Rute Jalan Menuju Pantai Karang Taraje

Bagi Anda yang tertarik untuk mengunjungi Pantai Karang Taraje pun tak perlu kebingungan. Pasalnya ada banyak rute yang bisa Anda lalui. Jika Anda berangkat dari Jakarta dan sekitarnya, terdapat 2 jalur yang dapat Anda coba, yakni lewat jalur barat (Serang, Rangkasbitung, dan Cilegon) atau jalur timur (Bogor).

Apabila Anda lewat jalur barat dari Jakarta, maka Anda justru akan melewati jalur yang lebih jauh. Tetapi, jalur ini kondisi jalannya sudah relatif aman karena seluruh jalanan sudah dicor dan kondisinya pun lebih minim belokan dan sedikit tanjakan. Pilihan rutenya adalah dari Jakarta – Serang – Pandeglang – Saketi – Malingping – Bayah – Sawarna. Selain itu, Anda juga bisa lewat Jakarta – Rangkasbitung – Gunung Kencana – Malingping – Bayah – Sawarna. Atau yang terakhir lewat Jakarta – Cilegon – Anyer – Labuan – Malingping – Bayah – Sawarna.

Lihat Juga:   Teluk Hijau, Pantai Eksotis di Banyuwangi
Ilustrasi: rute perjalanan dari Jakarta ke Pantai Karang Taraje (via Google map)
Ilustrasi: rute perjalanan dari Jakarta ke Pantai Karang Taraje (via Google map)

Jika ingin jalur yang lebih dekat, Anda bisa lewat jalur timur. Tetapi perlu diingat bahwa jalur ini kerap terjadi kemacetan di sejumlah titik. Selain itu, kondisi jalan dari Pelabuhan Ratu ke Sawarna kabarnya juga ada beberapa ruas yang rusak, belum lagi dengan sejumlah tanjakan dan turunan yang menuntut performa kendaraan dalam kondisi prima.

Setidaknya ada beberapa alternatif rute di jalur timur yang bisa Anda coba, yakni dari Jakarta – Ciawi, Bogor – Cibadak – Pelabuhan Ratu – Cisolok – Sawarna, atau Jakarta – Ciawi, Bogor – Cikidang – Pelabuhan Ratu – Cisolok – Sawarna, dan bisa juga dari Jakarta – Bogor – Cijeruk – Cikidang/Cibadak – Pelabuhan Ratu – Cisolok – Sawarna.

Sedangkan untuk Anda yang berangkat dari atau sekitarnya bisa melalui rute yang aman dan umum dipakai oleh wisatawan, yakni dari – Cianjur – Sukabumi – Cibadak – Pelabuhan Ratu – Cisolok – Sawarna. Jika ingin ke Pantai Karang Taraje, sebaiknya Anda menggunakan kendaraan pribadi atau bisa juga menyewa mobil. Sebab jika Anda naik kendaraan umum justru akan memakan waktu perjalanan yang lebih lama. Dengan jarak dari Jakarta ke Sawarna sekitar 230 km, bila naik kendaraan umum diperkirakan waktu tempuhnya mencapai 8-9 jam. Sangat lama bukan?

Masuk Pantai Karang Taraje

Untuk menikmati keindahan alam Pantai Karang Taraje ini Anda akan dikenai tiket masuk dengan tarif yang cukup terjangkau. Kabarnya untuk pengunjung dikenai tiket masuk seharga Rp5.000 per orang. Kemudian, bagi yang naik kendaraan akan dikenai parkir sekitar Rp2.000 untuk sepeda motor, sedangkan untuk mobil parkirnya Rp5.000. Tetapi Anda tak perlu khawatir, karena harga tiket masuk tersebut sudah termasuk untuk mengunjungi Pantai Legon Pari dan Karang Beureum juga. Asyik kan? Sekali bayar sudah bisa menikmati 3 pantai sekaligus.

Lihat Juga:   Harga Tiket Masuk, Fasilitas, dan Biaya Paralayang Batu-Malang

Daya Tarik & Kegiatan Seru di Pantai Karang Taraje

Pantai Karang Taraje (sumber: idntimes.com)
Pantai Karang Taraje (sumber: idntimes.com)

Seperti yang telah dipaparkan sebelumnya, Pantai Karang Taraje terkenal dengan pemandangan batu-batu karangnya yang unik. Waktu terbaik untuk mengunjungi pantai ini biasanya adalah pagi atau sore hari. Saat itu posisi ombak sedang tinggi-tingginya, sehingga Anda bisa melihat seperti deburan ombak yang memecah batu karang.

Ombak yang besar dan pecah menghantam karang itu akan kembali turun dan terlihat seperti mini. Fenomena itulah yang biasanya banyak ditunggu oleh para pengunjung. Tetapi fenomena ‘ mini’ itu tak bisa selalu Anda nikmati karena sangat bergantung pada kondisi cuaca. Biasanya fenomena ini akan bisa dinikmati pada pagi hari saat pasang air laut dan tanggal-tanggal di pertengahan bulan. Karena ombak di Pantai Karang Taraje cukup besar, Anda tidak disarankan untuk berenang apalagi menyelam di sana.

Di Pantai Karang Taraje Anda dapat melakukan berbagai kegiatan seru seperti hunting spot-spot foto yang keren untuk dengan latar belakang bebatuan karang seperti air terjun. Selain itu, Anda juga dapat sekadar berjalan menyusuri pantai, piknik bersama rombongan sambil membawa bekal, camping bersama teman-teman sambil membakar ikan di pinggir pantai, memancing, hingga melihat pemandangan matahari terbit (sunrise) atau terbenam (sunset) yang indah.

Penginapan di Pantai Karang Taraje

Di sekitar Pantai Karang Taraje kabarnya sudah ada beberapa penginapan berupa yang dikelola oleh penduduk setempat. Harga sewa kamar untuk menginap di yang jaraknya dekat pantai itu relatif terjangkau, berkisar mulai Rp100 ribuan per malam. Tetapi jika Anda di villa atau resort, maka siapkan budget lebih karena tarifnya bisa terpaut lebih mahal, mencapai Rp500 ribuan per malam. Penginapan di Sawarna biasanya terpusat di daerah Cikaung.




Tentang Dian Kartika1108 Articles
Solo traveler. Menyukai akomodasi murah, tapi tidak anti dengan yang mahal.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan