Nyaman dan Memadai, Ini Spot Menginap di Bandara Suvarnabhumi




Bandara Suvarnabhumi Lounge - www.loungebuddy.com
Bandara Suvarnabhumi Lounge - www.loungebuddy.com

Bagi mereka yang sedang dalam perjalanan jauh dan memiliki bujet terbatas untuk penginapan, tidur di mungkin bisa menjadi solusi yang menarik. Pasalnya, sudah banyak bandara yang menyediakan menginap bagi yang baru datang dari penerbangan jauh atau sedang menunggu penerbangan lanjutan. Nah, salah satu pelabuhan udara yang nyaman dijadikan lokasi beristirahat adalah Bandara Suvarnabhumi.

Bisa dilihat dari namanya, Bandara Suvarnabhumi merupakan pelabuhan udara yang berlokasi di Thailand. Pusat transportasi ini tepatnya berada di Racha Thewa, Distrik Bang Phli, Provinsi Samut Prakan, sekitar 25 km sebelah timur Bangkok, ibukota Thailand. Dilansir Wikipedia, Bandara Suvarnabhumi merupakan bandara yang diposisikan untuk menggantikan Bandara Internasional Don Muang.

Dikenal juga sebagai Bandara Internasional Bangkok, Bandara Suvarnabhumi resmi dibuka untuk penerbangan terbatas pada tanggal 15 September 2006 lalu. Kemudian, pelabuhan udara ini melayani semua rute domestik dan internasional pada tanggal 28 September 2006. Di internasional, Bandara Suvarnabhumi memiliki kode BKK yang diwariskan dari Bandara Don Muang setelah bandara lama itu meniadakan penerbangan internasional.

Nama Suvarnabhumi yang dipakai bandara ini dipilih sendiri oleh Raja Bhumibol Adulyajed, merujuk pada kerajaan emas yang diduga berasal dari Thailand. Bandara ini didesain oleh Helmut Jahn dari Murphy/Jahn Architects, dengan memiliki bangunan tunggal terbesar ketiga sedunia (563.000 km persegi) serta punya menara kontrol tertinggi di dunia (132,2 meter).

Ketika Anda mendarat di bandara ini, Anda akan dimanjakan dengan gaya arsitektur modern. Warna metalik mendominasi bandara, dengan kerangka dan penyangga terlihat terbuka. Warna siluet biru menghias kerangka logam tersebut dan memiliki nyala yang membuat pendar-pendar indah. Kerangka penyangga sendiri tampak kokoh memamerkan kekuatannya dan ini memang sengaja ditunjukkan oleh desainernya. Selain itu, terlihat struktur dan siluet melengkung, pola atap seperti bongkah telur yang banyak.

Tetapi, desain Bandara Suvarnabhumi tidak melulu menonjolkan sisi modern. Untuk mengimbanginya, perancang telah menambahkan instalasi seni yang bergaya Thailand, seperti dapat Anda temukan di area keberangkatan, yang akan segera terlihat segera setelah Anda melewati imigrasi. Selain itu, terdapat juga patung besar di area kedatangan.

Lihat Juga:   Homestay Arjuna, Penginapan Murah & Strategis di Dieng, Wonosobo
Louis 'Tavern Hotel - www.booking.com
Louis ‘Tavern – www..com

Sebagai salah satu bandara paling sibuk di Asia Tenggara, Bandara Suvarnabhumi tentunya telah didukung dengan yang mentereng. Di sini, wisatawan dapat menemukan berbagai restoran makan siap saji, restoran makanan Asia dan Thailand, hingga restoran dan toko yang buka selama 24 jam. Di samping itu, tersedia area tunggu lengkap dengan toko, telepon umum berbayar kartu kredit, toilet, hingga musala.

Semua keberangkatan di Bandara Suvarnabhumi dilayani di counter check-in maskapai yang terletak di lantai empat. Check-in penerbangan domestik dimulai dari Row B dan C, sedangkan Row A dikhususkan untuk penumpang Royal First Class Thai Airways dan Royal Silk. Sementara, untuk keberangkatan internasional, check-in dilakukan di Row D hingga W.

Untuk kedatangan di gedung terminal utama, bisa melalui gerbang terminal atau gerbang bus, tergantung pada rute penerbangan Anda. Untuk gerbang bus, Anda hanya akan melewati beberapa ratus meter untuk sampai di bagian imigrasi (terletak di lantai dua), sedangkan jika melalui gerbang terminal, Anda mungkin harus berjalan cukup jauh sebelum masuk ke bagian imigrasi.

Menginap di Bandara Suvarnabhumi

Ada pameo di kalangan backpacker yang bilang bahwa Anda belum sah dikatakan sebagai backpacker sejati jika belum pernah menginap di bandara, stasiun, atau terminal. Nah, saat ini, sudah banyak pelabuhan udara yang dikatakan nyaman untuk dipakai tidur dan beristirahat, salah satunya Bandara Suvarnabhumi di Thailand ini.

Sesuai papan penunjuk, ruang tempat menunggu bagi penumpang berada di lantai empat. Anda bisa mencapai lantai ini dengan menggunakan eskalator berjalan tidak sampai lima menit. Di ruang tunggu, Anda bisa menemukan kursi yang berjejer-jejer, yang bisa Anda gunakan untuk rebahan atau istirahat. Umumnya, wisatawan yang tiduran di tempat ini adalah pelancong dari Eropa atau bule.

Jika Anda merasa kurang nyaman tidur di kursi ruang tunggu, Anda bisa bergegas menuju musala bandara. Tidak susah menemukan spot ini, karena berada di sisi dalam gedung bandara. Musala di Bandara Suvarnabhumi sendiri cukup nyaman. Meskipun demikian, memang tidak disarankan tidur di musala karena ini adalah tempat yang diperuntukkan ibadah, kecuali mereka, para musafir yang kemalaman di tengah perjalanan.

Lihat Juga:   Tarif Villa Asti Songgoriti, Akomodasi Kamaran Asri & Komplet

Ketika Anda tidur di Bandara Suvarnabhumi, Anda tidak perlu khawatir mengenai kebutuhan mendesak Anda. Jika Anda kelaparan di tengah malam, seperti diulas di atas, ada beberapa restoran dan toko yang beroperasi selama 24 jam. Sementara, jika Anda ingin buang air, di sini telah tersedia banyak toilet. Nah, untuk mengisi daya perangkat elektronik atau gawai Anda, pengelola bandara juga menyiapkan colokan listrik yang melimpah.

Hotel Transit di Bandara Suvarnabhumi

Apabila Anda memiliki bujet yang cukup berlebih, Anda bisa mencoba bermalam di hotel transit ketika tiba di Bandara Suvarnabhumi. Hotel transit di pelabuhan udara ini sendiri bernama Louis ‘Tavern Transit Hotel, yang bisa digunakan sebagai tempat tidur mereka yang tidak ingin meninggalkan bandara atau imigrasi. Akomodasi ini sendiri bisa Anda temukan di Level 4 Concourse G.

Louis 'Tavern Hotel - www.booking.com
Louis ‘Tavern Hotel – www.booking.com

Di dalam situs resminya, diketahui bahwa Louis ‘Tavern Transit Hotel telah menyediakan dua kamar, yaitu Deluxe Room dan Suite Room. Masing-masing kamar menawarkan sistem sewa yang fleksibel, mulai 6 jam, 8 jam, 10 jam, hingga 12 jam. Berikut tarif masing-masing kamar di Louis ‘Tavern Transit Hotel.

Tarif Louis ‘Tavern Transit Hotel

Tipe KamarTarif
Deluxe Room6 Jam : 2.500 baht
8 Jam : 4.845 baht
10 Jam : 5.695 baht
12 Jam : 6.545 baht
Suite Room6 Jam : 5.185 baht
8 Jam : 6.630 baht
10 Jam : 8.075 baht
12 Jam : 9.520 baht

tarif kamar di Louis ‘Tavern Transit Hotel di atas kami rangkum dari situs resmi yang bersangkutan. Tarif kamar tentunya bisa berbeda-beda, tergantung tanggal pemesanan Anda. Jika berminat, bisa Anda lakukan langsung di lokasi, via situs resmi hotel, atau melalui nomor telepon +66 2 134 6565 6.




Be the first to comment

Tinggalkan Balasan