Mengenal Tipe-Tipe Traveller, Simak Perbedaannya!




Ilustrasi: wisatawan memenuhi objek wisata
Ilustrasi: wisatawan memenuhi objek wisata

Jika tiba waktu libur, tentu sebagian orang akan langsung bergegas untuk memilih . Keliling tempat-tempat unik menjadi pilihan tepat untuk mengisi waktu libur Anda. Namun, tak banyak yang mampu menyiapkan diri untuk kegiatan tersebut, mengingat setiap individu pasti memiliki tipe-tipe berbeda.

Travelling diartikan sebagai kegiatan seseorang yang bepergian dalam waktu tertentu menuju lokasi yang cukup jauh. Saat ini, travelling sudah menjadi hobi sekaligus gaya hidup khususnya bagi masyarakat perkotaan. Travelling mampu menjadi sarana penyegaran dari rutinitas padat sehari-hari.

Orang-orang yang gemar travelling kemudian akan singgah ke sejumlah objek untuk mengumpulkan dokumentasi perjalanan selama . Bagi para traveller yang menerapkan sistem minim budget, tentu akan menelusuri tempat-tempat unik yang murah meriah. Tak ketinggalan mengincar promo yang disuguhkan oleh beberapa agen perjalanan. Lalu tipe seperti apakah Anda saat travelling?

Well Planned Traveller

Tipe traveler satu ini gemar menyiapkan rencana dalam agenda liburannya. Tak jarang, para traveller tersebut melisting agenda liburan dari A-Z dengan begitu perfeksionis. Ciri lain traveller perencana yakni selalu menggunakan jasa agen dalam setiap kegiatan, sehingga memastikan kegiatan travellingnya akan berjalan sesuai rencana.

Lihat Juga:   Diksa Homestay Kamaran, Akomodasi Murah Tarif Rp250 Ribuan Dekat BNS

Bahkan, riset sengaja dilakukan untuk menyusun destinasi sempurna, mulai dari keluar , makan, dan jalan-jalan udah ada dan lokasi pastinya masing-masing. Beberapa dari orang-orang tersebut adalah travel organizer yang rajin mengajak yang lainnya untuk melakukan open trip di forum-forum komunitas traveler.

No Plan Traveller

Bagi individu yang tergolong No Plan Traveller akan siap keliling tempat-tempat unik secara mendadak dan tanpa rencana (spontan). Tipe ini adalah kebalikan dari Well Planned Traveller. Travel impulsif yang begitu punya keinginan akan langsung berangkat, sehingga bagi traveler ini tak akan membutuhkan susunan agenda yang harus diikuti pada setiap perjalanan karena secara natural para traveller ini menikmati ke mana angin membawa langkahnya.

Ilustrasi: traveller memperhatikan peta lokasi tempat liburan
Ilustrasi: traveller memperhatikan peta lokasi tempat liburan

Menjadi bagian dari bujet traveller, para backpacker ini secara otomatis akan banyak mempertimbangkan tujuan bepergian sekaligus yang nanti dibutuhkan. Untuk itu, para backpacker akan lebih sering memilih semua tempat yang murah atau tanpa . Sebagian dari backpacker yang didominasi muda-mudi ini juga memutuskan untuk lone traveler atau bepergian sendiri. Tentu dengan berupaya minim bujet, travelling Anda akan berkesan lebih seru dan tak terduga.

Lihat Juga:   Tarif Rp400 Ribuan Dekat BNS, Villa Puncak Garuda A26 Dibekali Fasilitas Lumayan

Promo Traveller

Bagi Anda yang suka diskonan, tak menutup kemungkinan dalam travelling akan menjadi bagian dari promo traveller. Seperti istilahnya, para traveller tersebut tak hanya keliling tempat-tempat menarik saja melainkan juga berburu promo-promo dari OTA. Saat menemukan salah satu agen perjalanan dengan promo menarik, sudah pasti Anda akan langsung menyabetnya.

Free Traveller

Tak jauh berbeda dari promo traveller dalam menjalankan prinsip travelling. Anda akan lebih suka mencari gratisan, baik ajakan travelling dari teman dari kantor atau saudara. Untuk itu, para traveller ini akan bepergian ketika ada ajakan karena karakternya yang enggan mengeluarkan biaya meski gemar bepergian.




Be the first to comment

Tinggalkan Balasan