Memacu Adrenaline Arungi Jeram di Ndayung Rafting Poncokusumo




Rafting, ndayung rafting, poncokusumo, kabupaten malang, kota batu, jawa timur, jeram, coban pelangi, soe hok gie, jalur watu pecah, gubugklakah, wisata, tarif, biaya
Seorang pedayung berjibaku dengan jeram

Ndayung Rafting merupakan provider rafting yang beralamat di Jalan Raya Gubugklakah, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang Jawa Timur. Dari Kota Malang, Anda bisa menjangkaunya dengan berkendara selama sekitar 45 menit sampai 1 jam perjalanan.

Ndayung Rafting diklaim sebagai salah satu pionir penyedia jasa rafting di Malang Raya. Tempat rafting ini juga dibilang cukup unik dibandingkan dengan yang lainnya, karena terletak di ketinggian sekitar 1.250 meter dpl.

Ndayung Rafting memiliki dua jeram, yakni Jalur Watu Pecah dengan panjang sekitar 7 km dan Jalur Loading dengan panjang sekitar 5 km. Nah, untuk mengarungi Jalur Watu Pecah, Anda butuh waktu sekitar 3 jam perjalanan. Sementara, untuk menikmati Jalur Loading, Anda hanya membutuhkan waktu sekitar 2 jam.

Jalur Watu Pecah

Jalur Watu Pecah merupakan favorit para pengunjung. Pasalnya, pengunjung bisa lebih puas bersenang-senang karena waktu tempuhnya yang lebih lama. Tidak hanya itu, jalur ini diklaim menyuguhkan pemandangan yang istimewa.

Lihat Juga:   Objek Wisata & Daftar Penginapan di Lasem
Rafting, ndayung rafting, poncokusumo, kabupaten malang, kota batu, jawa timur, jeram, coban pelangi, soe hok gie, jalur watu pecah, gubugklakah, wisata, tarif, biaya
Aliran sungai sepanjang Ndayung Rafting

Di titik awal keberangkatan, Anda akan disuguhi pemandangan hutan pinus yang memukau, karena alamnya memang masih sangat terjaga. Berbeda dengan rafting lainnya di Malang Raya, di 200 meter awal Jalur Watu Pecah, Anda sudah bisa mendapatkan jeram yang menantang. Maklum saja, rafting yang mengambil tempat di kali aiir Coban Pelangi ini memang berada di ketinggian 1.250 meter dpl.

Aliran sungai yang dilalui saat rafting di sini akan terlihat jernih saat musim kemarau, dan sedikit keruh ketika musim penghujan. Namun, bila Anda pecinta tantangan, Anda lebih baik rafting ketika musim hujan, karena jeramnya lebih menantang.

Selain bisa memacu adrenaline, rafting melalui Jalur Watu Pecah juga bisa memanjakan mata Anda. Pasalnya, selain bisa menikmati keindahan hutan pinus, Anda juga bisa melihat eloknya kebun apel dan eksotisme Semeru.

Nah, untuk bisa menikmati jalur tersebut, perlu terlebih dahulu membayar biaya sebesar Rp250.000 per orang (min 4 pax). Dengan membayar biaya tersebut, Anda sudah bisa mendapatkan berbagai macam fasilitas, seperti jasa pemandu, peralatan rafting, snack, , dan minuman.

Lihat Juga:   Curug Bayan, Keindahan di Tengah Hutan Kawasan Baturraden

Sekadar tambahan , Jalur Watu Pecah juga dikenal sebagai jalur pendakian Soe Hok Gie. Jadi, jalur ini cocok bagi Anda yang gemar membaca buku-buku atau yang suka dengan karya-karya Sang Demonstran.

Rafting, ndayung rafting, poncokusumo, kabupaten malang, kota batu, jawa timur, jeram, coban pelangi, soe hok gie, jalur watu pecah, gubugklakah, wisata, tarif, biaya
Perahu karet berpenumpang melewati jeram curam

Jalur Loading

Jalur Loading merupakan jalur yang lebih pendek jika dibandingkan dengan Jalur Watu Pecah. Dinamakan Jalur Loading, karena jalur ini dimulai dari sebuah jembatan bambu kecil yang biasanya digunakan warga untuk menuju ladang. Nah, saking ramainya jembatan tersebut, warga perlu antre untuk bisa menyebranginya.

Tarif yang dipatok untuk untuk bisa menikmati Jalur Loading lebih murah, yakni sebesar Rp200.000 per orang (min 4 pax). Dengan membayar biaya tersebut, Anda sudah bisa mendapatkan berbagai macam fasilitas, seperti jasa pemandu, peralatan rafting, snack, makanan, dan minuman.




Be the first to comment

Leave a Reply

Berikan rating*

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*