Update Lokasi & Harga Tiket Masuk Panorama Pabangbon Bogor




harga, tiket, panorama, pabangbon, spot, foto, selfie, perbukitan, alas, kaki, jam, buka, weekend, sore, khas, menarik, flying, fox, jalan, hutan, pinus, rumah, pohon, tarif, parkir, motor, mobil, masuk
Wisata alam Pabangbon (instagram: @aldiexplore)

Hampir setiap kini tampaknya memiliki rumah pohon. Selain di dan Yogyakarta, rupanya Bogor juga mempunyai objek serupa bernama Panorama Pabangbon. alamat Panorama Pabangbon berada di Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Untuk masuk ke kawasan Panorama Pabangbon Anda perlu membayar tiket masuk dengan harga Rp 10 ribuan saja per orang. Cukup bukan?

Rute menuju Panorama Pabangbon jika Anda berangkat dari Bogor kota ada 2 alternatif, yaitu melalui Leuwiliang dan Raya Dramaga. Akan tetapi, karena Jl. Raya Dramaga kerap macet, sebaiknya Anda melewati Leuwiliang saja. Untuk mencapai Panorama Pabangbon, setidaknya Anda membutuhkan waktu perjalanan sekitar 2,5 jam.

Apabila sampai di kawasan Leuwiliang, Anda bisa terus berkendara sampai di pertigaan Kracak, yaitu sebelum Pasar Leuwiliang. Kemudian belok ke kiri melewati SMK Pertanian Leuwiliang dan menuju Desa Pabangbon. Saat sampai di percabangan, Anda tinggal belok kiri menuju Gunung Benteng untuk sampai di Panorama Pabangbon. Apabila Anda kebingungan, Anda bisa bertanya ke penduduk setempat.

Namun, apabila Anda berangkat dari atau Depok, maka bisa melalui jalur Parung-Antang Sanjaya menuju Kecamatan Leuwiliang, Bogor. Kemudian, ikuti saja rute seperti berangkat dari Bogor.

Harga Tiket Masuk

Harga tiket masuk ke lokasi cukup murah, pengunjung cukup membayar tiket masuk Rp 10.000 per orang dan per spot foto kembali dikenakan biaya sebesar Rp 5.000-Rp 10.000 per orang. Dan apabila mau menggunakan jasa foto oleh fotografer dikenakan biaya Rp 10.000/5 foto.

Lihat Juga:   Gunung Panderman, Gunung Mirip Putri Tidur dengan Pemandangan Alam Mempesona
harga, tiket, panorama, pabangbon, spot, foto, selfie, perbukitan, alas, kaki, jam, buka, weekend, sore, khas, menarik, flying, fox, jalan, hutan, pinus, rumah, pohon, tarif, parkir, motor, mobil, masuk
Panorama dari atas ketinggian Pabangbon (instagram: @geikco27)

Selain membayar tiket masuk, Anda biasanya juga akan dikenai parkir sebesar Rp 5.000 untuk sepeda motor, sedangkan parkir mobil Rp 10.000. Bagi pengendara motor, bisa memanfaatkan jasa titip helm yang dikenai biaya Rp 5.000 per helm.

Fasilitas & Jam Buka

Ada beberapa spot foto selfie menarik yang bisa Anda coba di Panorama Pabangbon, mulai dari Sarang Burung, Papan Kayu Love, Papan Kayu Kupu-Kupu, Flying Fox, Tangan Raksasa, Jembatan Cinta, Ayunan Ekstrem, Gardu Pandang, hingga Perahu Kayu. Panorama Pabangbon buka setiap hari sampai pukul 17.00 WIB. Sedangkan, khusus hari Minggu, tempat ini tutup lebih sore, yaitu jam 18.00 WIB.

Rute menuju Panorama Pabangbon jika Anda berangkat dari Bogor kota ada 2 alternatif, yakni melalui Jalan Leuwiliang dan Jalan Raya Dramaga. Akan tetapi karena Jl. Raya Dramaga kerap macet, sebaiknya Anda melewati Jalan Leuwiliang saja. Untuk mencapai Panorama Pabangbon, setidaknya Anda membutuhkan waktu perjalanan sekitar 2,5 jam.

Apabila sampai di kawasan Leuwiliang, Anda bisa terus berkendara sampai di pertigaan Kracak, yaitu sebelum Pasar Leuwiliang. Kemudian belok ke kiri melewati SMK Pertanian Leuwiliang dan menuju Desa Pabangbon. Saat sampai di percabangan, Anda tinggal belok kiri menuju Gunung Benteng untuk sampai di Panorama Pabangbon. Apabila Anda kebingungan, Anda bisa bertanya ke penduduk setempat. Namun bila Anda berangkat dari Jakarta atau Depok, maka Anda bisa melalui jalur Parung – Antang Sanjaya menuju Kecamatan Leuwiliang, Bogor. Kemudian ikuti saja rute seperti berangkat dari Bogor.

Lihat Juga:   Info Terbaru Fasilitas dan Harga Tiket Masuk Owabong Waterpark
Panorama Pabangbon Bogor - news.liputan6.com
Panorama Pabangbon Bogor – news.liputan6.com

Selain membayar tiket masuk, Anda biasanya juga akan dikenai tarif parkir sebesar Rp 5.000 untuk sepeda motor, sedangkan parkir mobil Rp 10.000. Apabila Anda ingin berfoto di setiap spot yang sediakan, kabarnya Anda masih harus membayar lagi dengan tarif yang berkisar antara Rp 5.000 – Rp 10.000 per spot dan Anda diberi batas waktu 5 menit untuk berfoto.

Ada beberapa spot foto selfie menarik yang bisa Anda coba di Panorama Pabangbon, mulai dari Sarang Burung, Tangan Raksasa, Papan Kayu Love, Papan Kayu Kupu-Kupu, Flying Fox, Jembatan Cinta, Ayunan Ekstrem, Gardu Pandang, hingga Perahu Kayu. Panorama Pabangbon buka setiap hari sampai pukul 17.00 WIB, sedangkan khusus hari Minggu tempat ini tutup lebih sore, yakni jam 18.00 WIB.

Di sana Anda bisa melihat hamparan hutan pinus yang sejuk dan asri. Bila ingin bersantai, Anda juga bisa duduk atau merebahkan diri di atas hammock warna-warni yang digantungkan di pohon pinus. Dari sekian banyak spot yang ada, tentu saja pemandangan dari Gardu Pandang dan Rumah Pohon yang paling menyita perhatian. Pasalnya Anda dapat langsung menyaksikan seperti apa indahnya kawasan perbukitan di sana.

Oleh sebab itu, bila ingin berwisata ke Panorama Pabangbon, pastikan Anda membawa kamera untuk mengabadikan setiap momen di Panorama Pabangbon. Kemudian gunakanlah alas kaki yang nyaman karena jalan menuju Panorama Pabangbon menanjak dan menurun khas perbukitan.

[Update: Nurina Thirafi]




1 Comment

  1. Gak rekomen banget, gak dikelola baik, moso tiap apot harus bayar per orang 5rb rupiah, /orang lagi. Kalau di aitu mau foto 10 spot audah 50rb. Itu diluar biaya masuk yg 10rb. Plus mobil juga bayar. Kalau tempat lain kan enggak.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*