Liburan Murah di Singapura, Akhirnya Berujung Bokek :)




“Eh, ada nih! Sub-Sin cuma 800an PP.”
“Ok! Marilah kita pergi !”

So, cuma dengan dasar tiket murah itulah, aku dan empat temen lain (tiga cewek dan satu cowok sebagai bodyguard kami semua) berangkat ke .

Dari awal, mental kami mental murah meriah dan yang penting hepi. Berangkat dengan tiket murah, nginep gratisan dan modal secukupnya.

Dari hari pertama kami berpegang teguh akan prinsip irit. Main seharian di Universal Studios melawan panasnya matahari yang bikin haus, kami pake trik refill botol minum yang beli di sana. Masuk di USS, kami beli botol yang lucu-lucu seharga 20 dollar, tapi setiap refill minuman cuma bayar 2 dollar. Bandingkan dengan beli sebotol air mineral seharga 5 dollar setiap kali. Jadi, mahal di depan, irit sampe pulang!

Tentang makanan, kami pun asli irit karena tiap makan bareng selalu share-share aja. In the name of diet, katanya. Tapi, menurutku, walau kami makan full-portion pun, food is still cheap in !

Tentang nginep, kami nggak keluar sepeser pun. Modalnya cuma satu, kartu ‘Thank you!’ by the end our stay. Hahaha. Thanks to our lovely Singaporean friends, Inge and Eugene Chan. We stayed for five days for free! Beneran nggak mau rugi dah, ini ceritanya…

Lihat Juga:   4 Tempat Penginapan Murah di Singapore, mulai SGD 9 per malam

So, main, makan dan tidur kami itungannya paket super hemat! But why when I came home from the trip, I felt totally broke? Also known as Bokek Berat? This is why. Dari awal, groupies kami ini (seharusnya) udah kebaca gelagat shopaholic-nya. Cuma aku tetap pede nggak akan tertular virus itu. But, those cute shoes in Charles & Keith were so… tempting!

Yang namanya Charles & Keith di Singapore itu di setiap mal ada. Jadi, ke Orchard Road, Bugis Junction, Vivo City up to Queenstown, semuanya ada outlet. Dan sebagai penggila sepatu, adalah ‘haram’ hukumnya kalo ke Singapore tapi nggak mampir ke situ. Jadilah kami (lebih khususnya aku) selalu akan mendatangi outlet itu di mana pun kami ngemal.

Lihat Juga:   Ini Rute ke Gunung Bromo dari Probolinggo

Sampe suatu kali, baterai BlackBerry abis dan aku nggak bisa dikontak. But my friends can still find me. They know me very well that I’ll be most likely stranded in that shoes store! So, yah I have to make a confession.

By the end of the trip I had like three shoes, one bag and few more stuffs that I bought around in Singapore… But, that shoes store make it as the champion!

As Eugene said, “Did u happen to be owing money to Charles & Keith? So that u keep paying them whenever you come around?” Hahahaha! I laughed my heart out when he said that! But when I looked my bills the next month, “Hmmm, maybe Eugene was right!”

Oh Charles & Keith! U’ve ruined my murah meriah holiday! Tapi ya, tetep ya, yang penting hepi! Love you all girls and boys! I dedicate this to Uli, Grace, Nita, Hendra, Inge and Eugene, my precious ones 🙂

RENNY HERWANTO




Be the first to comment

Leave a Reply

Berikan rating*

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*