Spot Wisata Menarik Wajib Kunjung di Loksado-Kandangan dan Update Tarifnya




Kalang Hadangan - www.wisatakalimantan.com
Kalang Hadangan - www.wisatakalimantan.com

Borneo memang punya daya tarik tersendiri yang membuatnya layak dikunjungi oleh siapa saja. Dari sekian banyak lokasi menarik di , daerah Loksado-Kandangan belakangan ini begitu menyedot perhatian wisatawan domestik dan mancanegara. Di mana saja tempat wisata menarik yang bisa dikunjungi selama berada di sana? Berikut info lengkapnya.

Tanuhi

Bagi Anda yang ingin menginap sekaligus berwisata, Anda mungkin bisa menjajal Pemandian Air Panas Tanuhi. Di tempat ini, terdapat kolam air hangat yang berasal dari sumber air panas alami. Tak tanggung-tanggung, di Pemandian Tanuhi terdapat 4 kolam sekaligus yang terdiri dari 2 kolam kecil dengan air hangat dan 2 kolam berukuran besar dengan air biasa.

Menurut review pengunjung yang pernah ke Pemandian Air Panas Tanuhi, harga tiket masuknya sekitar Rp5.000 saja per orang. Selain memiliki kolam pemandian air panas, Pemandian Tanuhi juga dilengkapi fasilitas akomodasi berupa villa atau cottage yang dikelola oleh Disbudpora Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Setidaknya, terdapat 10 unit bangunan villa bertingkat yang disewakan per kamar.

Menurut para tamu yang pernah menyewa villa di area tersebut, sewa kamar di akomodasi ini berkisar Rp200 ribuan hingga Rp250 ribuan per malam. Sebagai perbandingan, pada tahun-tahun sebelumnya, harga sewa kamar di cottage atau villa tersebut berkisar Rp165 ribuan hingga Rp275 ribuan per malam. Di sana juga terdapat lapangan tenis, gazebo, aula pertemuan, tempat bermain anak, hingga area parkir.

Pemandian Air Panas Tanuhi - banjarmasin.tribunnews.com
Pemandian Air Panas Tanuhi – banjarmasin.tribunnews.com

Riam Hanai

Air Terjun Riam Hanai berlokasi di daerah Balai Adat Malaris, Desa Loklahung, Kecamatan Loksado, Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Air terjun setinggi 4 meter ini memiliki aliran air yang sangat deras dan sangat jernih. Karena lokasinya dikelilingi pepohonan dan bebatuan, Riam Hanai masih terkesan begitu alami dan asri. Di bawahnya, terdapat kolam yang tak terlalu dalam dan relatif aman digunakan berenang atau sekadar merendam kaki.

Untuk dapat mencapai Air Terjun Riam Hanai, setelah dari pertigaan Desa Hulu Banyu, Anda dapat berbelok ke arah kanan sekitar 7 km. Kemudian, jalan kaki sejauh 200 meter ke lokasi air terjun. Namun, perlu diingat bahwa akses jalannya hanya dapat dilalui oleh sepeda motor. Jika naik mobil, Anda dapat berhenti di Desa Loklahung dan berjalan kaki sejauh 700 meter. Jika Anda berminat pergi ke tempat tersebut, Anda perlu menyiapkan anggaran mulai Rp3.000 per orang untuk membayar tiket masuknya.

Air Terjun Riam Hanai - zainalhakimmsc.blogspot.co.id
Air Terjun Riam Hanai – zainalhakimmsc.blogspot.co.id

Kalang Hadangan

Tempat wisata satu ini memang agak unik. Pada dasarnya, Kalang Hadangan hanyalah sebuah kandang kerbau, tetapi bukan sembarang kandang kerbau. Berbeda dengan kandang pada umumnya, kerbau-kerbau yang ada di Kalang Hadangan berada di kawasan rawa-rawa dengan pemandangan eksotis. 

Di tempat yang berlokasi di Desa Pandak Daun, Kecamatan Daha Utara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan ini, kerbau-kerbau tersebut bisa dengan bebas mandi dan mencari makan. Yang lebih unik, sang penggembala mengawasi kerbau-kerbaunya dengan naik perahu. Anda sebagai wisatawan diizinkan untuk menyaksikan langsung kegiatan kerbau yang berada di sana sambil menikmati pemandangan senja yang begitu memikat di Kalang Hadangan.

Oh ya, Anda juga boleh berkeliling rawa dengan naik perahu. Asyik, kan? Jangan khawatir, kerbau-kerbau yang ada di sana sudah jinak. Menurut pengunjung yang pernah ke Kalang Hadangan, untuk menyewa perahu di sini, Anda harus membayar sekitar Rp250 ribuan hingga Rp500 ribuan per perahu.

Kalang Hadangan - www.wisatakalimantan.com
Kalang Hadangan – www.wisatakalimantan.com

Bamboo Rafting (Balanting Paring)

Anda pernah mencoba rafting? Mungkin sebagian besar dari Anda pernah menjajal serunya rafting dengan perahu karet. Lalu, bagaimana rasanya rafting dengan perahu rakit bambu? Yup, sensasi arung jeram yang menarik ini hanya bisa Anda temukan di Loksado. Jika hanya melihat sekilas, mungkin terkesan sangat ekstrem dan terlalu berbahaya. Apalagi aliran Sungai Amandit memang dikenal cukup deras. Namun, ternyata tidak, karena Anda tak akan serta-merta dilepas sendirian saat mencoba bamboo rafting di Loksado.

Biasanya, akan ada 1 pemandu yang sudah terlatih untuk memandu perjalanan rafting Anda. Selain itu, bambu yang dipilih untuk dijadikan perahu memang tidak sembarangan, melainkan bambu yang memang terpilih dan dalam kondisi benar-benar kering sehingga relatif aman dinaiki beberapa orang. 

Untuk mencoba bamboo rafting, biasanya para wisatawan diwajibkan melakukan pemesanan terlebih dahulu beberapa hari sebelumnya agar perahu rakit bambunya bisa disiapkan. Wah, tertarik mencoba? Berdasarkan review pengunjung, untuk menikmati rafting di Balanting Paring (Sungai Amandit), Anda perlu membayar mulai Rp250 ribuan hingga Rp300 ribuan per orang.

Bamboo Rafting (Balanting Paring) - banjarmasin.tribunnews.com
Bamboo Rafting (Balanting Paring) – banjarmasin.tribunnews.com

Tebing Batu Laki

Satu lagi objek wisata tersembunyi di Kabupaten HSS, yakni Tebing Batu Laki. Batu Laki berada di antara Desa Malutu dan Desa Batu Laki, jaraknya sekitar 14 km dari Kota Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Terletak di kawasan Pegunungan Meratus, Tebing Batu Laki menjadi salah satu tempat wisata andalan di HSS.

Tebing Batu Laki berupa gunung batu kapur berukuran besar. Kabarnya, pemandangan matahari terbit (sunrise) dan matahari tenggelam (sunset) di puncak Tebing Batu Laki sangat indah. Di bawah Tebing Batu Laki, Anda bisa camping alias berkemah, membuat api unggun, dan makan bersama rekan-rekan Anda sambil mendengarkan bunyi gemericik air Sungai Amandit. Jika sedang beruntung, Anda bisa memperoleh bonus pemandangan para pembawa lanting paring (rakit bambu) yang akan dijual ke Kota Kandangan.

Tepat di dekat gunung ini, terdapat gunung lain bernama Gunung Batu Bini. Kedua gunung ini konon memiliki cerita legenda yang mirip Malin Kundang di Sumatera Barat. Tebing Batu Laki digambarkan sebagai putra yang durhaka terhadap ibunya, sedangkan Gunung Batu Bini adalah istri dari putra yang durhaka tersebut.

Air Terjun Rampah Menjangan

Destinasi wisata ini baru saja populer setelah diliput dalam sebuah acara traveling di televisi. Kata Rampah sendiri berasal dari Bahasa Dayak Meratus yang artinya adalah air terjun. Lokasi Air Terjun Rampah Menjangan sangat asri dan dikelilingi bebatuan. Saat hendak menuju ke sana Anda perlu berhati-hati karena banyak batu besar yang mengelilingi air terjun. Terlepas dari itu semua, pemandangan di Air Terjun Rampah Menjangan sangat sejuk dan airnya sangat jernih.

Menurut mereka yang pernah pergi ke Air Terjun Rampah Menjangan, Anda hanya perlu membayar biaya parkir untuk menikmati view objek wisata tersebut. Biaya parkir tersebut berkisar Rp3.000 hingga Rp5.000 per kendaraan.

Air Terjun Kilat Api

Air Terjun Kilat Api adalah alternatif air terjun yang wajib Anda kunjungi saat berada di Loksado. Lokasi Air Terjun Kilat Api hanya berjarak sekitar 950 meter dari Air Panas Tanuhi. Walaupun cukup dekat, Anda harus jeli mencari lokasi Air Terjun Kilat Api. Pasalnya, papan petunjuk menuju objek wisata ini masih minim. Untuk mencapai lokasi air terjun, bisa dilakukan dengan berjalan kaki menyeberangi sungai atau dengan naik rakit bambu dan membayar seikhlasnya. Biasanya, wisatawan memberikan uang sekitar Rp5 ribuan sebagai biaya penyeberangan. 

Dinamakan demikian karena ini memiliki air yang sangat jernih. Walaupun ukurannya tidak terlalu besar, kejernihan airnya saat terkena pantulan sinar matahari mampu memantulkan cahaya yang mirip seperti kilatan api yang sedang menyala. Jika ingin ke Air Terjun Kilat Api, pastikan untuk membawa bekal. Pasalnya, di sana tak tersedia fasilitas umum seperti kamar mandi, toilet, musala, atau penjaja makanan dan minuman.

Batu Baduduk

Apabila Anda termasuk orang yang suka tantangan dan hobi trekking, Anda wajib coba berpetualang ke Batu Baduduk. Bukit Batu Baduduk adalah kawasan perbukitan yang berlokasi di Desa Gumbil, Kecamatan Telaga Langsat, Kandangan, Kabupaten HSS. Batu Baduduk terdiri dari 2 puncak. Puncak yang pertama memiliki sebuah kecil yang dapat Anda gunakan untuk tempat beristirahat sementara, sedangkan puncak yang kedua dilengkapi beberapa warung yang bisa Anda pakai untuk mengisi perut.

Jika cuaca sedang cerah, pemandangan di Batu Baduduk akan terlihat sangat menakjubkan dengan hampiran bukit serba hijau dan awan yang berwarna biru. Apabila Anda tak percaya, Anda bisa melihat sendiri hasil jepretan para traveler yang pernah menginjakkan kakinya di Batu Baduduk. Pasti Anda akan tergiur untuk berkunjung ke sana juga.

Bukit Langara

Satu lagi destinasi wisata bagi Anda penggemar trekking, yakni Bukit Langara. Lokasi bukit yang tengah populer ini ada di Desa Lumpangi, Kecamatan Loksado, tepatnya hanya berjarak 10 km dari Kota Kandangan. Medan untuk menuju ke Bukit Langara memang cukup sulit. Pasalnya, di sana dipenuhi dengan batuan karst yang tajam dan memaksa Anda untuk selalu berhati-hati memperhatikan setiap pijakan kaki. Waktu trekking yang dibutuhkan agar dapat sampai ke puncak bukit batu ini sekitar 30-60 menit, tergantung kondisi fisik Anda.

Jika ingin mendaki Batu Baduduk, Anda akan dikenai biaya parkir sepeda motor Rp5 ribuan atau Rp10 ribuan untuk mobil. parkir tersebut masih sama dengan tarif parkir tahun lalu. Setelah bersusah payah trekking, Anda akan diganjar pemandangan Bukit Ketawang yang sangat indah dari kejauhan. Bahkan, di bawahnya juga ada pemandangan tambahan berupa Sungai Amandit yang mengalir dengan eloknya.

[Almasshabur]

Lihat Juga:   Umbul Pelem, Kolam Pemandian Alami yang Cocok Jadi Tempat Rekreasi di Klaten




Tentang Dian Kartika1091 Articles
Solo traveler. Menyukai akomodasi murah, tapi tidak anti dengan yang mahal.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan