Info Fasilitas Tempat Tidur & Menginap Gratis di Bandara Changi Singapura




Oasis Lounge - id.pinterest.com
Oasis Lounge - id.pinterest.com

Melakukan ke luar negeri memang cukup melelahkan. Apalagi jika Anda masih harus transit terlebih dahulu di lain sebelum melanjutkan ke destinasi Anda. Lalu bagaimana jika Anda kebetulan harus singgah sejenak di Bandara Changi dan ternyata waktu penerbangan berikutnya masih lama? Rupanya di Changi Airport tersedia tempat tidur gratis yang bisa digunakan untuk menginap bagi Anda para penumpang transit. Berikut informasi lengkapnya.

Tempat Menginap Gratis di Bandara Changi Singapura

Di tiap yang ada di Changi Airport Singapore ternyata terdapat beberapa spot atau area yang bebas digunakan secara gratis bagi para penumpang transit untuk sekadar beristirahat atau tidur. Tempat tidur gratis itu ternyata tersebar di berbagai penjuru 1, 2, dan 3 Bandara Changi.

Oasis Lounge - id.pinterest.com
Oasis Lounge – id.pinterest.com

Adapun untuk di Terminal 1 Anda bisa menemukan spot tidur nyaman di Snooze Lounge, Transit East, Level 3, dan Transit Area. Kemudian di Terminal 2 terdapat Sanctuary Lounge, Transit North Pier, Opp E5, Oasis Lounge, Transit North Pier, dan Opp E11. Lalu di Terminal 3 juga terdapat Snooze Lounge layaknya di Terminal 1, atau Anda bisa juga menepi untuk tidur di area Transit North Mezzanine, dekat Singapore Food Street.

Selain spot-spot yang telah disebutkan tadi, beberapa maskapai penerbangan yang Anda naiki biasanya menyediakan lounge eksklusif khusus bagi Anda. Informasi mengenai lounge eksekutif tersebut bisa Anda tanyakan pada pihak maskapai atau mengakses situs resmi Changi Airport.

Namun dari sekian banyak tempat tidur gratis di Bandara Changi, para backpacker atau penumpang yang sedang transit biasanya lebih suka untuk tidur dan beristirahat di Snooze Lounge. Pasalnya di Snooze Lounge menyediakan bangku-bangku panjang unik yang dapat digunakan untuk berselonjor sekaligus tidur dengan nyaman. Sayangnya bangku-bangku tidur di Snooze Lounge tersebut jumlahnya terbatas dan tidak selalu tersedia. Anda pasti paham bahwa banyak penumpang lain yang sedang transit dan juga berpikiran untuk menggunakan waktu transitnya tersebut untuk tidur terlebih dahulu di Snooze Lounge sembari mengumpulkan tenaga.

Lihat Juga:   Update Jadwal dan Harga Tiket KMP Siginjai Rute Jepara-Karimunjawa

Nah, bila Anda punya budget lebih atau kehabisan tempat, maka solusi lainnya adalah dengan tidur di lounger berbayar yang ada di Changi Airport. Tak perlu khawatir, sebab lounge berbayar di Bandara Changi ternyata bukan mematok berdasarkan durasi atau kurun waktu tertentu, melainkan tarifnya dipatok per pemakaian. Asyik kan?

Lounger berbayar tersebut menyuguhkan lingkungan yang tenang bagi Anda yang ingin beristirahat dan bersantai sebelum, setelah, atau berada di antara jadwal penerbangan Anda berikutnya. Lounge berbayar tersebut menawarkan fasilitas dan layanan berkelas internasional. Selain itu, di lounge berbayar Anda juga bisa menikmati beragam pilihan menu lezat seperti Laksa Singapura dan Chicken Rice, atau bersantai dalam kamar pribadi sekaligus mandi dengan fasilitas yang cukup lengkap.

Nah, posisi atau letak lounge berbayar tersebut juga tersebar di tiap terminal. Adapun lounge berbayar di Terminal 1 bisa Anda temukan di Plaza Premium Lounge dan Level 3 Departure Transit Lounge yang ada di atas Gate C-1. Lalu untuk di Terminal 2 bisa ditemukan di Level 3 dan Departure Transit Lounge yang berada di atas Taman Anggrek. Yang terakhir di Terminal 3 rupanya berada di Level 3 dan Departure Transit Lounge yang terletak di sebelah bioskop. Anda bisa memilih sendiri spot tidur mana yang kira-kira paling nyaman dan sesuai dengan kebutuhan Anda.

Oasis Lounge - id.pinterest.com
Oasis Lounge – id.pinterest.com

Tetapi jika tidur di spot tidur gratis atau di area lounge berbayar masih Anda rasa tidak cukup, maka Anda bisa beralih menginap di hotel transit yang tersedia di Bandara Changi. Karena lokasinya bukan di luar, melainkan di dalam area bandara, maka Anda tak perlu panik atau khawatir dengan urusan transportasi dari dan ke hotel transit tersebut.

Lihat Juga:   Tips Wisata Murah ke Malang Naik Kereta Api

Anda bisa memesan kamar yang nyaman di hotel transit tanpa harus mengantre di imigrasi. Hotel transit di Bandara Changi bisa Anda temukan di Terminal 1, tepatnya di Aerotel Airport Transit Hotel, Departure Transit Lounge Level 3 (di atas Gate D41). Kemudian di Terminal 2, yakni di Lounge Departure Transit Level 3 (di atas Taman Anggrek), serta di Terminal 3 Lounge Departure Transit Level 3 (setelah Bioskop). atau rate kamar di hotel transit tersebut kabarnya berkisar antara SGD 70-100 atau sekitar Rp 736 ribuan hingga Rp 1 jutaan.

Tips Agar Bisa Tidur Gratis di Bandara Changi

Namanya juga gratis, maka ada aturan yang wajib Anda penuhi jika ingin menginap atau tidur di Bandara Changi. Spot-spot tidur gratis di Changi Airport sebenarnya memang disediakan bagi traveler yang terkoneksi dengan penerbangan lain atau Flight Connect dari maskapai yang mereka naiki. Complimentary dari pihak maskapai biasanya sebesar Rp 180 ribu.

Tetapi bagi Anda bukan penumpang yang terhubung dengan penerbangan lain sebenarnya juga bisa menikmati layanan tidur gratis tersebut. Hanya saja, usahakan untuk tidak molor tertidur hingga melebihi jam 02.00 pagi. Mengapa? Karena sekitar jam 03.00 pagi biasanya ada petugas berseragam bersama petugas Imigrasi yang akan patroli ke seluruh terminal bandara untuk memeriksa lokasi yang penuh dengan backpacker yang memanfaatkan waktu untuk tidur sejenak dan terpantau di CCTV.

Sementara itu untuk urusan mandi dan bersih diri, Changi Airport punya beberapa toilet yang memang bersih dan nyaman. Misalnya saja kamar mandi di T1 Transit yang ada tepat di atas area landasan ternyata punya pemandangan super indah dengan tampilan pesawat-pesawat yang rasanya begitu dekat di depan Anda. Kemudian ada juga Powder Room khusus wanita di T1 dan T3 yang menawarkan toilet sekaligus ruang rias layaknya show Broadway.




Tentang Dian Kartika1085 Articles
Solo traveler. Menyukai akomodasi murah, tapi tidak anti dengan yang mahal.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan