Pantai Wohkudu Mengkudu, Surga Tersembunyi di Gunung Kidul




Pantai Wohkudu - travellerx.net
Pantai Wohkudu - IG @nurnkld23

Berbicara mengenai objek , kita tentu tidak boleh melupakan kawasan Gunung Kidul. Wilayah yang berlokasi di bagian selatan ini memang punya segudang pantai keren yang bisa dijadikan refreshing. Nah, salah satu pantai terbilang masih asri dan belum terjamah adalah Pantai Wohkudu atau Pantai Mengkudu.

Sebelum membahas mengenai Pantai Wohkudu, tidak ada salahnya jika kita mengulik sedikit mengenai kawasan Gunung Kidul. Sering juga ditulis Gunungkidul, ini adalah salah satu kabupaten yang termasuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Dengan luas sekitar satu per tiga dari luas daerah induknya, tingkat kepadatan penduduk di Gunung Kidul memang relatif lebih rendah daripada kabupaten-kabupaten lain.

Di sebelah utara, Kabupaten Gunung Kidul berbatasan dengan Kabupaten Klaten dan Kabupaten Sukoharjo. Di sebelah timur, berbatasan dengan Kabupaten Wonogiri, sedangkan di sisi barat, berbatasan dengan Kabupaten Bantul dan Kabupaten . Terakhir, di sisi selatan, kawasan ini berbatasan langsung dengan Samudera Hindia.

Sebenarnya, sebagian besar wilayah Kabupaten Gunung Kidul berupa perbukitan dan pegunungan kapur, yang merupakan bagian dari Pegunungan Sewu. Kawasan ini dikenal sebagai daerah yang tandus dan sering mengalami kekeringan di musim kemarau. Meski demikian, Gunung Kidul menyimpan sejarah yang unik, juga potensi wisata, baik alam, budaya, maupun yang mengagumkan.

Bersebelahan langsung dengan Samudera Hindia, pantai menjadi suguhan utama sektor pariwisata di Gunung Kidul. Tidak terhitung berapa banyak pantai yang terdapat di kawasan ini. Beberapa yang sudah populer di kalangan wisatawan antara lain Pantai Baron, Pantai Wediombo, Pantai Drini, Pantai Pok Tunggal, Pantai Ngrenehan, Pantai Jogan, Pantai Indrayanti, Pantai Sundak, Pantai Siung, Pantai Krakal, Pantai Muncar, Pantai Nglambor, Pantai Ngobaran, dan lain-lain.

Pantai Wohkudu - liburmulu.com
Pantai Wohkudu – liburmulu.com

Lokasi dan Rute ke Pantai Wohkudu

Selain pantai-pantai di atas, ada salah satu pantai lagi di Gunung Kidul yang menawarkan pemandangan eksotis. Bernama Pantai Wohkudu, alam ini tepatnya berada di Kampung Ngalos, Dukuh Wiloso, Desa Girikarto, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunung Kidul. Dari pusat Yogyakarta, Anda memerlukan waktu sekitar dua jam berkendara untuk tiba di pantai ini.

Setidaknya, ada dua rute yang dapat ditempuh jika wisatawan ingin berlibur ke Pantai Wohkudu. Rute pertama melalui Jalan Wonosari, dilanjutkan ke Piyungan, Patul, Lapangan Terbang Gading, lalu belok kanan ke Pasar Playen, Paliyan, Girikarto, dan Pantai Wohkudu. Sementara, untuk rute kedua, bisa melewati Banguntapan, Imogiri, kemudian ke Siluk, Panggak, Girikarto, dan Pantai Wohkudu. Setibanya di area parkir kendaraan, Anda masih harus berjalan sekitar 10 menit untuk sampai di pantai.

Sebenarnya, lokasi Pantai Wohkudu tidak jauh dari Pantai Kesirat dan Pantai Celengtibo. Pantai ini hanya berjarak sekitar 200 meter ke arah timur dari Pantai Kesirat. Sayangnya, objek wisata alam ini sering terlewatkan oleh wisatawan, mungkin karena letaknya yang cukup tersembunyi serta jalan yang dilalui cukup terjal.

Perjalanan menuju Pantai Wohkudu memang harus melewati jalan setapak dan tidak semudah yang dibayangkan. Setelah memarkir sepeda motor di sebuah gubuk tanpa penjagaan, pengunjung Pantai Wohkudu harus menyusuri jalan setapak melewati ladang pertanian warga. Beberapa bagian jalan setapak yang dilalui penuh dengan tanaman liar yang lebat sehingga harus hati-hati dalam memilih jalan.

Beberapa simpangan jalan setapak terkadang juga cukup membingungkan dan menyesatkan. Untungnya, masih banyak penduduk setempat, yang sebagian besar bekerja sebagai petani, yang dapat memberitahu arah jalan ke pantai tersebut. Penduduk sekitar sering menyarankan kepada pengunjung Pantai Wohkudu untuk berhati-hati.

Setelah melewati area semak belukar dan rimbunan pohon jati, pengunjung akan menemukan sebuah jalan setapak yang berada di atas tebing. Dari tempat ini, mulai terlihat vegetasi khas tepi laut seperti pohon pandan laut dan rumput ilalang. Di bagian bawah tebing, terdapat tanah lapang yang dipenuhi tumbuhan semak belukar dan rumput ilalang. Sementara, di sisi tanah lapang, terlihat tebing karang atau batu kapur yang lebih tinggi dari tebing karang tempat jalan setapak yang dilewati pengunjung.

Pesona Pantai Wohkudu

Pantai ini sendiri tergolong kecil, mungkin hanya punya lebar bibir pantai 100 meter, yang diapit bukit karang yang cukup tinggi. Jika dibandingkan dengan Pantai Greweng yang juga berada di antara dua bukit, Pantai Wohkudu jauh lebih sempit dan tidak memiliki hamparan pasir seluas Pantai Greweng. Bisa dibilang, Pantai Wohkudu merupakan adalah golongan pantai terkecil dalam daftar wisata pantai di Gunung Kidul.

Pantai Wohkudu - www.pantainesia.com
Pantai Wohkudu – www.pantainesia.com

Nama Pantai Wohkudu sendiri diberikan bukan tanpa sebab. Pasalnya, di sekitar kawasan pantai tersebut, dapat ditemukan pohon mengkudu. Disebut juga pohon pace oleh penduduk setempat, mengkudu adalah salah satu tanaman yang sering dijadikan bahan obat herbal. Dan, nama pantai merupakan bahasa Jawa dari buah (woh) dan mengkudu (kudu).

Lalu, apa yang bisa dilakukan di Pantai Wohkudu? Meski punya area yang tidak terlalu lapang, namun masih banyak aktivitas yang bisa Anda lakukan. Anda akan dimanjakan dengan pemandangan yang masih alami. Jika kondisi pantai sedang surut, akan terlihat dasar laut berupa karang memanjang lebih dari 50 meter. Di celah-celah karang tersebut, terkadang tampak beberapa ikan kecil dan hewan laut lainnya.

Pantai Wohkudu sendiri merupakan area yang sering dijadikan lokasi memancing. Biasanya, para pengujung membawa alat pancing pribadi karena di sana dikatakan sebagai surganya lobster. Sementara, bagi mereka yang hobi berkemah, Pantai Wohkudu adalah tempat yang cocok untuk mendirikan tenda, kemudian menyalakan api unggun dan menikmati malam bersama teman.

Pantai Wohkudu

Karena masih belum dikelola secara profesional, maka harga tiket masuk ke Pantai Wohkudu sangat terjangkau. Wisatawan hanya perlu membayar tarif parkir kendaraan sebesar Rp3.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil. Selain itu, wisatawan juga dikenakan tiket masuk dengan nominal sama seperti retribusi parkir.

Lihat Juga:   Daftar Lokasi dan Tarif Penginapan di Bedugul, Bali




Be the first to comment

Tinggalkan Balasan