Harga Tiket Masuk ‘Istana Ratu Boko’ & Sekilas Sejarah




Istana Ratu Boko merupakan kompleks istana kerajaan megah yang dibangun pada masa pemerintahan Rakai Panangkaran, salah satu keturunan Wangsa Syailendra di abad ke-8. Istana ini awalnya diberi nama Abhayagiri Vihara (biara di bukit yang penuh kedamaian) karena tujuan awal pembangunannya adalah untuk tempat menyepi.

Istana Ratu Boko ini berdiri di ketinggian 196 mdpl dengan luas area istana mencapai 250.000 m2 . Bangunan istana terbagi menjadi 4 bagian, yakni barat, tengah, timur, dan tenggara. Bagian barat hanya didominasi oleh perbukitan, sedang di bagian tengah berdiri gapura utama, kolam, pembakaran, berumpak, paseban, dan lapangan. Di bagian timur terdapat kompleks gua, stupa budha, dan sebuah kolam. Sementara di bagian tenggara bisa Anda temukan Pendopo, Balai-Balai, 3 buah candi, kolam, serta kompleks Keputren.istana-ratu-boko

Tak banyak juga yang tahu bahwa istana ini menjadi saksi bisu awal kejayaan Balaputradewa di tanah Sumatera. Ketika diserang oleh Rakai Pikatan, Balaputradewa sempat melarikan diri ke istana ini sebelum akhirnya menyeberang ke Sumatera dan menjadi raja di Kerajaan Sriwijaya. Balaputradewa diusir dari kerajaan Mataram Kuno setelah kalah bersaing dari Pramudhawardani dan Rakai Pikatan (Suami Pramudhawardani) dalam memperebutkan tahta kerajaan.

Meski didirikan oleh seorang Budha, banyak unsur-unsur Hindu yang tertanam pada istana ini misalnya seperti  pada Lingga dan Yoni atau arca Ganesha. Ada juga lempengan emas yang bertuliskan “Om Rudra ya namah swaha” yang melambangkan pemujaan terhadap Dewa Rudra (Dewa Siwa). Kentalnya unsur Hindu pada bangunan istana ini membuktikan eratnya toleransi antar umat beragama Hindu dan Budha pada masa pemerintahan dan sepeninggal Rakai Panangkaran.

Untuk bisa menikmati indahnya pemandangan di Istana Ratu Boko ini, Anda harus membayar masuk yang harganya bisa dibilang relatif lebih tinggi dari pada kompleks candi lainnya. Tapi tak usah khawatir, karena pengalaman yang akan Anda dapatkan di dalamnya sangat sebanding dengan jumlah uang yang harus Anda keluarkan. Untuk orang dewasa harga tiket masuk istana ratu Boko dibanderol Rp 25.000 per orang, sedangkan untuk menikmati sunset di kompleks istana ini, Anda harus membayar lebih mahal yakni Rp 35.000 per orang. Bagi rombongan atau kalangan pelajar akan mendapat diskon dari pihak pengelola sehingga cukup membayar Rp 10.000 saja per orang. Sedangkan untuk turis asing dikenai tiket seharga USD 25/orang.

Lihat Juga:   Pantai Ngrenehan, ‘Pantai Nelayan’ dengan Pemandangan Menawan di Saptosari-Gunungkidul




Be the first to comment

Tinggalkan Balasan