Harga Tiket Masuk Candi Gedong Songo, Spot Wisata Sejarah yang Eksotis




Candi Gedong Songo (sumber: mytrip123.com)
Candi Gedong Songo (sumber: mytrip123.com)

Bandungan menjadi kawasan yang wajib Anda kunjungi jika kebetulan sedang jalan-jalan di Semarang. Pasalnya, kecamatan yang terletak tidak jauh dari Ambarawa ini punya banyak objek wisata yang menarik, dan salah satu yang cukup terkenal adalah Candi Gedong Songo. Punya sejarah yang cukup panjang serta spot foto yang oke, harga tiket masuk kawasan candi tersebut ternyata relatif terjangkau.

Apabila berbicara mengenai wisata di , nama Candi Gedong Songo memang selalu muncul dalam list. Pasalnya, candi ini setidaknya memiliki dua daya tarik wisata, yakni potensi dan potensi kebudayaan. Potensi alam Candi Gedong Songo berkat lokasinya yang berada di lereng Ungaran dengan panorama menarik, sedangkan potensi budayanya terletak pada nilai sejarah yang tinggi, karena sudah didirikan sekitar abad ke-7 sampai 9 Masehi silam.[1][2]

Terletak di ketinggian sekitar 1.200 sampai 1.300 meter di atas permukaan laut, suhu udara di Candi Gedong Songo memang cukup dingin, bahkan bisa berkabut ketika malam dan pagi hari. Meski demikian, pemandangan alam yang ditawarkan sangat memesona, dengan latar belakang Gunung Ungaran yang berdiri gagah, dataran rendah Rawa Pening di sisi timur, serta hijaunya pepohonan di sekitar.

Candi Gedong Songo (sumber: kabsemarangtourism.com)
Candi Gedong Songo (sumber: kabsemarangtourism.com)

Nama Gedong Songo sendiri diberikan oleh penduduk setempat, yang berasal dari bahasa Jawa ‘gedong’ yang berarti rumah atau bangunan dan ‘songo’ yang berarti sembilan. Memang, awalnya kompleks candi ini terdiri dari sembilan bangunan. Semua candi tersusun dari tiga bagian, yakni bagian bawah atau alas candi yang menggambarkan alam manusia, bagian atas atau puncak candi yang mendeskripsikan alam para dewa, serta bagian tengah yang merupakan alam yang menghubungkan keduanya.

Lihat Juga:   Destinasi Wisata di Kajen Pekalongan, Harga Tiket Murah Meriah

Konon, kompleks Candi Gedong Songo pertama kali ditemukan pada tahun 1740 silam.[3] Kemudian, pada tahun 1804, Thomas Stamford Raffles mencatat kompleks tersebut dengan nama Gedong Pitoe karena hanya ditemukan tujuh bangunan. Setelah itu, tulisan tentang candi muncul pada tahun 1865, kemudian disusul penelitian oleh Van Stein Callenfels pada tahun 1908 serta inventaris candi pada rentang 1910 sampai 1911.

Sebagian besar Candi Gedong Songo menghadap ke arah barat, ke arah puncak Gunung Ungaran. Kecuali Candi Gedong I, semua candi memiliki candi perwara. Dasar candi biasanya berbentuk persegi dengan ukuran 6 x 6 m atau 10 x 10 m. Arca pada relung candi induk masih dapat dijumpai, yakni Durga di relung utara, Agastya di relung selatan, Ganesha di relung timur, serta Mahakala dan Nandiswara di kiri dan kanan pintu candi.

Candi Gedong Songo (sumber: kabsemarangtourism.com)
Candi Gedong Songo (sumber: kabsemarangtourism.com)

Tidak hanya bangunan candi, di tempat ini juga terdapat kepunden sebagai sumber air panas, tepatnya di antara Candi Gedong III dan Gedong IV, Menurut mitos setempat, asap air panas tersebut berasal dari rintihan napas Dasamuka yang ditindih Gunung Ungaran oleh Raja Kera Anoman. dapat mandi dan menghangatkan badan di sebuah pemandian yang dibangun di dekat kepunden tersebut.

Masih menurut cerita penduduk setempat, konon sumber air panas ini dijaga oleh makhluk bernama Nyai Gayatri, arwah perempuan asal Pulau Dewata. Nyai Gayatri adalah salah satu dayang dari Raja Sima. Setelah meninggal, arwahnya mendiami mata air ini. Nyai Gayatri sendiri dikenal sebagai sosok yang gemar menolong, meski ia sudah tidak bernyawa. Karena itu, muncul kepercayaan bahwa sumber air panas ini dapat membantu menyembuhkan penyakit orang yang berendam di dalamnya.

Lihat Juga:   Losmen Cemara, Tawarkan Kamar Rp100 Ribuan di Kabupaten Kuningan

Candi Gedong Songo

Gerbang Candi Gedong Songo (sumber: kabsemarangtourism.com)
Gerbang Candi Gedong Songo (sumber: kabsemarangtourism.com)
Jenis TiketHarga
Tiket masukWisatawan domestik : Rp10.000 per orang
Wisatawan mancanegara : Rp75.000 per orang
Naik kudaBerat badan 80 kg ke bawah : Rp30.000 – Rp90.000 per orang
Berat badan 80 ke atas : Rp120.000 per orang
Paket air panasWisatawan domestik : Rp60.000 per orang
Wisatawan mancanegara : Rp70.000 per orang
Ayanaz Gedong SongoWisatawan anak : Rp10.000
Wisatawan dewasa : Rp25.000

Harga tiket masuk dan paket wisata Candi Gedong Songo di atas kami rangkum dari berbagai sumber. Perlu Anda catat bahwa harga tiket Candi Gedong Songo tersebut tidak mengikat dan dapat berubah sewaktu-waktu, tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Candi ini sendiri dibuka setiap hari untuk umum mulai pukul 06.30 hingga 18.00 WIB, kecuali jika ada situasi khusus.

[1] Hariyanto. 2011. Pengembangan Objek Wisata Candi Gedongsongo sebagai Laboratorium IPS Terpadu. Jurnal Geografi FIS UNNES, Vol. 8(2): 126-134.

[2] Wasino dan Jap Tji Beng. 2017. Sistem Informasi Wisata Provinsi : Studi Kasus di 8 Kabupaten/Kota. Computatio: Journal of Computer Science and Information Systems, Vol. 1(2): 144-155.

[3] Hariyanto. 2011. Op cit.




Be the first to comment

Tinggalkan Balasan